Share

3 Doa agar Bisa Meninggal Husnulkhatimah, Mari Sering-Sering Dibaca!

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 618 2606392 3-doa-agar-bisa-meninggal-husnulkhatimah-mari-sering-sering-dibaca-tsgwy2yHBJ.jpg Ilustrasi membaca doa agar bisa meninggal dalam keadaan husnulkhatimah. (Foto: Shutterstock)

SETIAP Muslim pasti menginginkan meninggal dalam keadaan husnulkhatimah. Sebab dengan begitu perjalanan menuju akhirat akan dipermudah. Berbagai cara dilakukan selama hidup, salah satunya memperbanyak doa-doa dan amalan salih sesuai perintah Allah Subhanahu wa ta'ala dan sunah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) untuk Jakarta Timur Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan tidak ada satu pun yang mengetahui cara menghadapi kematian. Pasalnya, ini semua sudah jadi rahasia Allah Azza wa Jalla.

Baca juga: Temui Ridwan Kamil, Ustadz Adi Hidayat: Eril Sosok Berbakti ke Orangtua 

Menurut Ustadz Asroni, salah satu cara yang bisa dilakukan agar kaum Muslimin meninggal dalam keadaan husnulkhatimah adalah dengan cara bertakwa, yakni meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Namun, tentu modal takwa adalah yang utama dan juga terus meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," ujarnya saat dihubungi MNC Portal.

Jika dilihat dalam kitab 'Nashaihul Ibad' karya Syekh Nawawi Al Bantani, diajarkan amalan atau doa untuk meraih husnulkhatimah. Ada tiga doa yang bisa dibacakan setiap hari:

Doa Pertama

اللّهُمَّ أَكْرِمْ هٰذِهِ الْأُمَّةَ الْمُحَمَّدِيَّةَ بِجَمِيْلِ عَوَائِدِكَ فِى الدَّارَيْنِ إِكْرَامًا لِمَنْ جَعَلْتَهَا مِنْ أُمَّتِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

"Ya Allah, muliakanlah umat Nabi Muhammad dengan keindahan orang-orang yang kembali kepada-Mu di dunia dan akhirat, sebagai penghormatan-Mu kepada orang yang telah Engkau jadikan bagian dari umatnya."

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Senin 6 Juni 2022M/6 Dzulqa'dah 1443H 

Doa Kedua

Secara spesifik ditentukan waktu membacanya yakni setiap pertengahan antara sholat sunah sebelum subuh, dan sholat fardhu subuh, yaitu:

اللّهُمَّ اغْفِرْ لِأُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اللّهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللّهُمَّ اسْتُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللّهُمَّ اجْبُرْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اللّهُمَّ أَصْلِحْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اللّهُمَّ عَافِ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اللّهُمَّ احْفَظْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اللّهُمَّ ارْحَمْ أُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّد رَحْمَةً عَآمَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ . اللّهُمَّ اغْفِرْ لِأُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مَغْفِرَةً عَآمَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ . اللّهُمَّ فَرِّجْ عَنْ أُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فَرْجًا عَاجِلًا يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ .

"Ya Allah, sayangilah umat baginda kami Muhammad. Ya Allah, tamballah (kekurangan) umat baginda kami Muhammad. Ya Allah, perbaikilah umat baginda kami Muhammad. Ya Allah, sehatkanlah umat baginda kami Muhammad. Ya Allah, peliharalah umat baginda kami Muhammad. Ya Allah, sayangilah umat baginda kami Muhammad dengan rahmat yang menyeluruh. Wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah, berilah pengampunan yang menyeluruh, Wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah, lapangkanlah umat baginda kami Muhammad dengan kelapangan yang segerah, wahai Tuhan semesta alam."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Doa Ketiga

Dibaca rutin tanpa waktu yang khusus yakni:

يَارَبَّ كُلِّ شَيْءٍ بِقُدْرَتِكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ اِغْفِرْلِيْ كُلَّ شَيْءٍ وَلَا تَسْأَلَنِيْ عَنْ كُلِّ شَيْءٍ وَلَا تُحَاسِبْنِيْ فِى كُلِّ شَيْءٍ وَأَعْطِنِيْ كُلَّ شَيْءٍ

"Wahai Tuhan segala sesuatu, dengan kekuasaan-Mu atas segala sesuatu, ampunilah seluruh dosaku. Janganlah Engkau menanyakan kepadaku tentang segala sesuatu. Janganlah Engkau menghisabku mengenai segala sesuatu, dan berilah aku segala sesuatu."

Terlebih lagi ada enam golongan yang dinyatakan mati syahid atau husnulkhatimah. Masing-masing adalah:

1. Al Mabthun: Mati karena penyakit.

2. Al Ghariq: Mati karena tenggelam.

3. Al Hariq: Mati karena terbakar.

4. Dzatul Janbi: Mati karena (semacam) penyakit paru-paru.

5. Wanita mati karena sedang nifas.

6. Mati di tempat asing.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini