Share

Keutamaan Doa Inna Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rojiun, Bukan Hanya untuk Orang Meninggal

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 330 2607139 keutamaan-doa-inna-lillaahi-wa-innaa-ilaihi-rojiun-bukan-hanya-untuk-orang-meninggal-2zO8vCFb9j.jpg Ilustrasi membaca doa Inna lillaahi wa inna illaihi rojiun. (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)

DOA Inna Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rojiun pastinya sudah cukup diketahui kaum Muslimin. Doa ini biasa dilafazkan ketika terjadi musibah, seperti orang meninggal dunia. Tersimpan keutamaan sangat luar biasa besar dari doa ini.

Tapi tahukah Anda, doa ini tidak hanya untuk orang yang meninggal dunia, bisa dilafazkan ketika terjadi musibah lainnya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam kitab suci Alquran:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: 'Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun'." (QS Al Baqarah: 156)

Baca juga: Bacaan Doa untuk Orang Meninggal Laki-Laki dan Perempuan 

Setiap manusia pasti menghadapi musibah dan anugerah yang selalu hadir silih berganti dalam kehidupan. Umumnya musibah dikaitkan dengan sesuatu yang merugikan, sedangkan anugerah adalah sesuatu yang menguntungkan.

Sesungguhnya musibah atau anugerah bukanlah kejadian yang merugikan, namun lebih kepada bagaimana diri menyikapinya. Musibah bisa menjadi anugerah, begitu juga sebaliknya anugerah dapat menjadi musibah jika tidak disikapi dengan benar.

Sebagai contoh, musibah bisa diartikan sebagai azab atau peringatan atau sebagai ujian atau cobaan. Cara memahami musibah dari perspektif pertama ini lebih baik karena dapat mendorong introspeksi diri dalam mengoreksi kekurangan-kekurangan dengan berusaha memperbaiki diri.

Baik musibah maupun anugerah merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Hal ini sejalan dengan ayat-ayat Alquran yang menegaskan bahwa setiap orang beriman senantiasa akan mendapat ujian dari Allah Ta'ala (QS Al Ankabut [29]: 2–3).

Baca juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Eril Pernah Tanya soal Air dan Kekuasaan Allah Ta'ala 

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, ketika tertimpa musibah hendaknya membaca doa berikut ini:

إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.

Artinya: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dikutip dari nu.or.id, dalam kitab hadis Shahih Muslim disebutkan bahwa barang siapa membaca doa tersebut, niscaya Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberinya pahala dalam musibahnya dan memberinya ganti yang lebih baik daripadanya. (Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkar, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Doa ini memberi pesan tentang hakikat kepemilikan yang seluruhnya dikembalikan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai Pemilik Sejati. Setiap musibah tidak ada yang sia-sia, bahkan bisa berpahala, bila si penerima musibah mampu menyikapinya secara benar.

Allahu a'lam bisshawab.

Baca juga: 2 Doa untuk Orangtua yang Sudah Meninggal, Yuk Rajin-Rajin Dibaca! 

Baca juga: 10 Panduan MUI Supaya Hewan Kurban Tidak Terpapar Wabah PMK, Yuk Disimak! 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini