Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naik Bus Shalawat Gratis, Jamaah Haji Indonesia Tak Perlu Bayar

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 12 Juni 2022 |17:18 WIB
Naik Bus Shalawat Gratis, Jamaah Haji Indonesia Tak Perlu Bayar
Petugas haji dan Bus Shalawat (Foto : MPI/Istimewa)
A
A
A

MAKKAH - Simulasi operasional bus shalawat telah dilakukan. Bus shalawat disiapkan untuk jamaah haji Indonesia selama di Makkah.

Nantinya, bus shalawat berfungsi untuk mengantar jamaah haji Indonesia yang ingin ke Masjidil Haram untuk shalat wajib. Setiap bus shalawat akan berhenti di terminal dekat Masjidil Haram.

Operasional bus shalawat sudah siap hampir 100%. Bus shalawat yang disediakan sebanyak 200 bus dengan 3 terminal.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan layanan bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram secara pergi pulang (PP).

Layanan ini beroperasi selama 24 jam secara shuttle untuk memudahkan jemaah dalam menjalani ibadah.

“Kita baru saja melakukan simulasi angkutan shalawat mulai dari depan Kantor Daerah Kerja Makkah menuju terminal Jiad. Kita cek juga jalur layanan dari terminal Jiad menuju Misfalah. Insya Allah, bus shalawat dan petugas siap sambut dan layani jemaah di Makkah,” kata Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif di Makkah, Minggu (12/6/2022).

Operasional bus shalawat selama 24 jam dan gratis, alias tidak dipungut biaya.

"Layanan ini disiapkan untuk jamaah selama di Makkah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," kata Khanif.

Ada enam unit bus shalawat yang disiapkan dalam simulasi ini. Keenam bus tersebut telah dipasang stiker bertuliskan Indonesia.

Bus tersebut akan dioperasikan secara bertahap sesuai dengan rasio jumlah jemaah yang telah tiba di Makkah.

"Bus Shalawat beroperasi 24 jam. Pada posisi puncak, saat seluruh jemaah sudah di Makkah, 200 bus shalawat siap antar jemput jamaah Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram," tegasnya.

Kabid Transportasi Sutikno menjelaskan, ada lima rute bus shalawat di Makkah sesuai wilayah hotel jemaah dengan tiga terminal, yaitu: Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad. Rute pertama, Mahbas Jin - Bab Ali.

Sebanyak 16 bus disiapkan untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.

"Rute ini merupakan rute bersama. Setiap negara yang jamaahnya melalui rute ini harus menyiapkan bus. Dan bus yang melalui jalur ini, bisa digunakan seluruh jemaah haji dari berbagai negara," terangnya.

Kedua, rute Syisyah - Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jamaah yang tinggal di 9 hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.

Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jamaah yang tinggal di 6 hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhantian.

Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayanu 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.

Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhantian.

"Bus berkapasitas sekitar 70 penumpang, dilengkapi air conditioner (AC), tombol darurat pembuka pintu, GPS, serta alat pemecah kaca," jelasnya.

(Angkasa Yudhistira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement