Share

Doa Sebelum dan Setelah Berhubungan Suami Istri agar Mendatangkan Pahala Melimpah

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 614 2611330 doa-sebelum-dan-setelah-berhubungan-suami-istri-agar-mendatangkan-pahala-melimpah-3DZcLKQpRK.jpg Ilustrasi doa sebelum dan setelah berhubungan suami istri. (Foto: Shutterstock)

DOA sebelum dan setelah berhubungan suami istri wajib diketahui pasangan Muslim. Amalan ini sangat penting dikerjakan supaya lebih berkah, terutama mendapat keturunan yang salih/salihah.

Agama Islam sendiri telah mengatur segala sesuatu terkait kehidupan kaum Muslimin, termasuk hubungan suami istri atau berjimak. Menurut syariat Islam, ada doa khusus jimak supaya mendatangkan pahala melimpah bagi mereka yang melakukannya.

Berikut ini doa berjimak bagi pasangan suami istri, sebagaimana dijelaskan dalam kitab 'Uqudulujain' karya Syekh Nawawi bin Umar Al Bantani dan kitab 'Qurrotul Uyun' yang ditulis Syekh Muhammad Al Tahami bin Madani.

Baca juga: Doa agar Suami Tidak Selingkuh, Insya Allah Rumah Tangga Harmonis 

Ilustrasi doa sebelum dan sesudah berhubungan suami istri. (Foto: Muslimgirl)

1. Doa sebelum berhubungan suami istri

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺟَﻨِّﺒْﻨَﺎ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻭَﺟَﻨِّﺐِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘَﻨَ

Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa

Artinya: "Dengan nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan agar tidak mengganggu apa (anak) yang Engkau rezekikan kepada kami." (HR Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Geger Wanita di Riau Diduga Bersuami Dua, MUI: Poliandri Haram 

2. Doa setelah berhubungan suami istri

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

Alhamdu Lillaahi Lladzii Khalaqa Minal Maa I Basyaraa

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut ada waktu-waktu tertentu yang dilarang bagi pasangan suami istri yang akan berjimak yakni ada tiga keadaan yang perlu diperhatikan.

"Terkait larangan waktu atau keadaan setidaknya ada tiga, suami dilarang berhubungan suami istri: pertama adalah ketika istri sedang haid, kedua ketika sedang melaksanakan puasa di bulan Ramadan, ketiga saat sedang berihram dalam rangka melaksanakan ibadah haji atau umrah," papar Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu.

Allahu a'lam bisshawab.

Baca juga: Doa Pagi Hari Rasulullah: Memohon Perlindungan dari Kemalasan dan Siksa Akhirat Kelak 

Baca juga: Abu Nawas Bisa Bikin Keledai Baca Buku, Caranya Unik Banget! 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini