Share

3 Waktu yang Dilarang untuk Sholat Istikharah, Kapan Saja?

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 08:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 330 2611743 3-waktu-yang-dilarang-untuk-sholat-istikharah-kapan-saja-35hKC9y7ij.jpg Ilustrasi waktu yang dilarang untuk sholat istikharah. (Foto: Shutterstock)

WAKTU yang dilarang untuk sholat istikharah wajib diketahui setiap Muslim. Sholat istikharah termasuk salah satu ibadah yang sunah dikerjakan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu, dia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الاِسْتِخَارَةَ فِي الأُمورِ كُلِّهَا

Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wassallam mengajari kami sholat istikharah di dalam segala urusan kami."

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Rabu 15 Juni 2022M/15 Dzulqa'dah 1443H 

Sholat istikharah adalah sholat sunah yang dapat dilaksanakan 2 rakaat atau paling banyak 12 rakaat. Umumnya sholat istikharah dilakukan oleh kaum Muslimin untuk meminta petunjuk kepada Allah Subhanahu wa ta'ala sebab mengalami kebingungan dengan hati terkait pilihan yang ada dan merasa ragu ketika akan memutuskan sesuatu.

Sholat istikharah sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, asalkan bukan waktu-waktu terlarang untuk melakukan sholat.

Meski begitu, sholat istikharah akan lebih efektif jika dilakukan pada sepertiga malam. Pasalnya, berdoa dan memohon petunjuk di keheningan malam bisa membuat ibadah yang dilakukan lebih khusyuk.

Lantas, kapan saja waktu yang dilarang untuk sholat istikharah?

Baca juga: Doa Bercermin Nabi Yusuf agar Diberi Rupa dan Akhlak Terbaik 

Diketahui, waktu yang dibenci atau dilarang melakukan sholat adalah setelah Sholat Subuh hingga terbitnya matahari seukuran tombak.

Juga dilarang melakukan sholat ketika matahari berada di tengah atau tengah hari, dan setelah Sholat Ashar hingga Maghrib atau saat waktu terbenam matahari. Maka di luar ketiga waktu itu boleh melaksanakan sholat istikharah.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abi Sa'id al khudri, ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

لا صَلَاةَ بَعْدَ صَلاةِ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ، وَلا صَلاةَ بَعْدَ صَلاةِ الْفَجْرِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ

"Tidak ada sholat selepas Sholat Ashar hingga matahari terbenam, dan tidak ada sholat selepas subuh hingga matahari telah naik."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lalu diriwayatkan Imam Muslim dari Amr bin Abbas As-Sulami berkata:

أَخْبِرْنِي عَنْ الصَّلاةِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صَلِّ صَلاةَ الصُّبْحِ، ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلاةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ، فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ، وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ، ثُمَّ صَلِّ، فَإِنَّ الصَّلاةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى يَسْتَقِلَّ الظِّلُّ بِالرُّمْحِ، ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلاةِ، فَإِنَّ حِينَئِذٍ تُسْجَرُ جَهَنَّمُ، فَإِذَا أَقْبَلَ الْفَيْءُ فَصَلِّ، فَإِنَّ الصَّلاةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى تُصَلِّيَ الْعَصْرَ، ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلاةِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ، فَإِنَّهَا تَغْرُبُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ، وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

"Tolong kabarkan kepadaku tentang sholat, maka Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjawab: Kerjakanlah Sholat Subuh, kemudian jangan sholat ketika matahari sedang terbit hingga dia meninggi, karena waktu tersebut sedang keluar dua tanduk setan, dan ketika itu orang-orang kafir sedang sujud (pada matahari). Kemudian jika matahari sudah meninggi, maka sholatlah, karena sholat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri (oleh para malaikat) hingga pertengahan siang."

Demikian waktu-waktu yang dilarang untuk sholat istikharah. Semoga jelas dan bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini