Share

5 Bulan Baik untuk Menikah Menurut Syariat Islam, Kapan Saja?

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 330 2613543 5-bulan-baik-untuk-menikah-menurut-syariat-islam-kapan-saja-Qn2C8v9ByA.jpg Ilustrasi bulan baik untuk menikah menurut syariat Islam. (Foto: Unsplash)

MENIKAH merupakan amal ibadah yang disyariatkan dilakukan oleh mereka yang sudah mampu. Pernikahan memiliki banyak manfaat, salah satunya mencegah zina. Tapi tahukah Anda, ternyata ada bulan-bulan baik untuk menikah menurut syariat Islam.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon KH Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya mengatakan boleh menikah di waktu kapan saja karena di dalam ajaran agama Islam tidak ada larangan.

"Segala kebaikan dilakukan kapan saja, selama tidak ada larangan khusus, seperti pernikahan boleh kapan saja," jelas Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV, Jumat (17/6/2022).

Nah berikut ini lima bulan Hijriah yang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Baca juga: Kisah Mualaf Mantan Pembenci Islam, Pernah Sumpah 1000% Tidak Akan Pindah Agama hingga Hampir Atheis 

1. Bulan Syawal

Pada Bulan Syawal tepatnya tahun ke-10 kenabian beberapa hari selepas wafatnya Khadijah, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam akhirnya menikahi Saudah binti Zam'ah, dan pada tahun ke-11 kenabian.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam juga menikah dengan Aisyah binti Abu Bakar tepatnya 5 bulan sebelum hijrah. Kejadian tersebut berlangsung di bulan yang sama yakni Syawal.

Dalam kitab Syarh An-Nawawi ala Muslim dijelaskan:

وَقَصَدَتْ عَائِشَةُ بِهَذَا الْكَلَامِ رَدَّ مَا كَانَتِ الْجَاهِلِيَّةُ عَلَيْهِ وَمَا يَتَخَيَّلُهُ بَعْضُ الْعَوَامِّ الْيَوْمَ مِنْ كَرَاهَةِ التَّزَوُّجِ وَالتَّزْوِيجِ وَالدُّخُولِ فِي شَوَّالٍ وَهَذَا بَاطِلٌ لَا أَصْلَ لَهُ وَهُوَ مِنْ آثَارِ الْجَاهِلِيَّةِ كَانُوا يَتَطَيَّرُونَ بِذَلِكَ لِمَا فِي اسْمِ شَوَّالٍ مِنَ الْإِشَالَةِ والرفع

Artinya: "Aisyah dengan perkataan ini bermaksud menjawab apa yang terjadi pada masa jahiliyah dan apa yang dibayangkan sebagian orang awam pada saat itu bahwa makruh menikah, menikahkan atau berhubungan suami istri di bulan syawal, ini sebuah kebatilan yang tidak memiliki dasar. Ini adalah peninggalan orang jahiliyah yang menganggap sial bulan tersebut karena kata Syawal yang diambil dari Isyalah dan Raf̕’i (mengangkat)." (Syarh An-Nawawi ala Muslim halaman 209)

Baca juga: Sempat Tidak Percaya Islam, Pria Ini Dapat Hidayah Setelah Lihat Ceramah Dr Zakir Naik 

2. Bulan Muharram

Selanjutnya adalah Muharram sebagai salah satu bulan yang baik untuk melangsungkan pernikahan menurut Islam. Hal ini dikarenakan pada bulan tersebut Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam mempersunting Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan.

Kemudian ketika itu Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam memberikan surat kepada Raja Najasyi di bulan Muharram tahun 7 Hijrah. Pada bulan tersebut juga Rasulullah menikahi wanita dari Bani Israil yaitu Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Bulan Dzulqa'dah

Pada bulan ini tahun ke-5 Hijriah, yaitu Dzulqa'dah, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menikahi wanita dari Bani Asad bin Khuzaimah. Ia adalah Zainab binti Jahsyi bin Royab.

Selain itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam juga menikahi seorang janda tua bernama Maimunah binti Al Harits. Beliau menikah saat melaksanakan umrah qadha, tepatnya di bulan Dzulqa'dah tahun ke-7 hijrah.

4. Bulan Syakban

Selanjutnya bulan yang baik dan dianjurkan untuk menikah menurut Islam yaitu Syakban. Sebab pada bulan ini Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menikah dengan Hafsah binti Umar bin Khattab di tahun ke-3 Hijriah. Ini beralasan untuk menghormati Umar bin Al Khattab sebagai ayahanda dari Hafsah.

Pada bulan Syakban juga Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menikah dengan seorang tawanan perang yaitu Juwairiyah binti Al Harits beliau menikah di tahun ke-6 Hijriah.

5. Bulan Rabiul Awal

Kemudian bulan yang baik untuk menentukan waktu pernikahan menurut Islam selanjutnya yaitu Rabiul Awal. Banyak juga pasangan calon pengantin yang memilih bulan ini.

Hal itu dikarenakan pada bulan ini Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menikah dengan Khadijah binti Khuwailid saat Nabi berusia 25 tahun, sedangkan istrinya berumur 40 tahun. Mereka menikah tepat pada tanggal 10 Rabiul Awal.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini