Share

Luar Biasa! Ini Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Yuk Perbanyak Amalan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 330 2620537 luar-biasa-ini-keutamaan-10-hari-pertama-bulan-dzulhijjah-yuk-perbanyak-amalan-Z28gqIz8Az.jpg Ilustrasi keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. (Foto: Shutterstock)

KEUTAMAAN 10 hari pertama bulan Dzulhijjah jangan sampai dilewatkan begitu saja. Tersimpan faedah luar biasa besar di baliknya. Maka itu, perbanyak amal ibadah demi meraih pahala melimpah.

Diketahui bahwa Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender hijriah. Terdapat keutamaan sangat besar di balik bulan ini. Dzulhijjah masuk kategori bulan mulia atau al-asyhur al-hurum bersama bulan Dzulqa'dah, Muharram, dan Rajab.

Baca juga: Dzulhijjah, Bulan Mulia yang Beri Pahala Besar untuk Setiap Amal Salihย 

Pada waktu-waktu di bulan Dzulhijjah ini Allah Subhanahu wa ta'ala menjanjikan pahala berlipat ganda atas setiap amalan. Begitu juga sebaliknya, Allah Ta'ala memberikan ancaman berlipat pula atas setiap dosa yang diperbuat manusia.

Dikutip dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc mengungkapkan keutamaan melakukan amal salih di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sebagaimana diterangkan dalam hadis Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma:

ยซ ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญู ูููŠู‡ูŽุง ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ยป. ูŠูŽุนู’ู†ูู‰ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูˆูŽู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุฌูุนู’ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูุดูŽู‰ู’ุกู ยป.

"Tidak ada satu amal salih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal salih yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah). Para sahabat bertanya, 'Tidak pula jihad di jalan Allah?' Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjawab, 'Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satu pun'."

Baca juga: 5 Amalan di Bulan Dzulhijjah, Mulai Puasa hingga Berkurbanย 

Adapun dalil lain yang menunjukkan keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

ูˆูŽู„ูŽูŠูŽุงู„ู ุนูŽุดู’ุฑู

"Dan demi malam yang sepuluh." (QS Al Fajr: 2)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Di sini Allah Subhanahu wa ta'ala menggunakan kalimat sumpah. Ini menunjukkan keutamaan sesuatu yang disebutkan dalam sumpah.

Makna ayat tersebut ada empat tafsiran dari para ulama yaitu: (1) Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, (2) Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, (3) Sepuluh hari pertama bulan Ramadhan, dan (4) Sepuluh hari pertama bulan Muharram.

Baca juga: Puasa Dzulhijjah, Simak Niat hingga Tata Caranya Sesuai Sunahย 

Malam (lail) kadang juga digunakan untuk menyebut hari (yaum), sehingga ayat tersebut bisa dimaknakan sepuluh hari Dzulhijjah.

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan bahwa tafsiran yang menyebut sepuluh hari Dzulhijah, itulah yang lebih tepat. Pendapat ini dipilih oleh mayoritas pakar tafsir dari para salaf dan selain mereka, juga menjadi pendapat Ibnu โ€˜Abbas.

Lantas manakah yang lebih utama, apakah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah atau 10 malam terakhir bulan Ramadhan?

Baca juga: Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Benarkah Lebih Besar dari Perang Jihad?ย 

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitab Zaadul Maโ€™ad memberikan penjelasan yang bagus tentang masalah ini. Beliau berkata:

"Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama dari bulan Dzulhijjah. Dan sepuluh hari pertama Dzulhijah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada. Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan lebih utama ditinjau dari malamnya. Sedangkan sepuluh hari pertama Dzulhijah lebih utama ditinjau dari hari (siangnya) karena di dalamnya terdapat hari nahr (kurban), hari Arafah dan terdapat hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah)."

Sebagian ulama mengatakan bahwa amalan pada setiap hari di awal bulan Dzulhijjah sama dengan amalan satu tahun. Bahkan ada yang mengatakan sama dengan 1.000 hari, sedangkan hari Arafah sama dengan 10.000 hari.

Keutamaan ini semua berlandaskan pada riwayat fadhoโ€™il yang lemah (dhoโ€™if). Namun hal ini tetap menunjukkan keutamaan beramal pada awal bulan Dzulhijah berdasarkan hadis sahih seperti hadis Ibnu โ€˜Abbas yang disebutkan di atas.

Mujahid mengatakan, "Amalan di sepuluh hari pada awal bulan Dzulhijjah akan dilipatgandakan."

Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini