Share

Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap Tata Caranya Sesuai Sunah

Hantoro, Jurnalis · Minggu 10 Juli 2022 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 09 330 2626586 doa-menyembelih-hewan-kurban-lengkap-tata-caranya-sesuai-sunah-Heu3latPbX.jpg Ilustrasi doa menyembelih hewan kurban lengkap tata caranya sesuai sunah. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)

DOA Menyembelih Hewan Kurban lengkap tata caranya sesuai sunah sangat penting diketahui kaum Muslimin di momen hari raya Idul Adha ini. Semoga hewan kurban sembelihan jadi lebih berkah dan diridhoi Allah Subhanahu wa ta'ala.

Disitat dari Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan mulai hari Nahr (Idul Adha) atau pada tanggal 10 Dzulhijjah sampai hari Tasyrik yakni 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat dan Benar Menyembelih Hewan Kurban? Ini Kata Para Ulama 

Info grafis hewan kurban. (Foto: Okezone)

Ketika menyembelih hewan kurban hendaknya membaca doa berikut. Berdasarkan hadis dari riwayat Aisyah Radhiyallahu anha:

أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ, يَطَأُ فِي سَوَادٍ, وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ, وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ; لِيُضَحِّيَ بِهِ, فَقَالَ: “اِشْحَذِي اَلْمُدْيَةَ” , ثُمَّ أَخَذَهَا, فَأَضْجَعَهُ, ثُمَّ ذَبَحَهُ, وَقَالَ: “بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ” –

"Nabi pernah memerintahkan agar diambilkan gibas (domba jantan) bertanduk, kuku dan perutnya hitam dan sekeliling matanya hitam. Lalu gibas tersebut dibawa ke hadapan Beliau Shallallahu alaihi wa sallam untuk dijadikan kurban. Beliau pun bersabda, 'Asahlah dengan batu pengasah.' Kemudian Aisyah mengasahnya dan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam membaringkan hewan tersebut lalu menyembelihnya. Saat menyembelih, Beliau mengucapkan, 'Bismillah, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad (Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad)'." (HR Muslim nomor 1967)

Baca juga: Lebih Afdol Berkurban di Perantauan atau Kampung Halaman? 

Faedah dari hadis tersebut adalah disunahkan membaca doa agar diterimanya kurban dengan bacaan "Allahumma taqobbal minni" (Ya Allah, terimalah kurban dariku). Ini diucapkan setelah sebelumnya mengucapkan "Bismillah" sebagaimana telah dijelaskan dalam hadis tersebut.

Doa ini dibaca jika menyembelih atas nama diri sendiri. Sedangkan bila menjadi wakil orang lain, maka yang diucapkan adalah "Allahumma taqobbal min …. " (disebutkan nama pemilik kurban).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Mayoritas ulama menyatakan bisa pula menggunakan bacaan yang disebut dalam ayat:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Ya Rabb kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS Al Baqarah: 127)

Baca juga: Bolehkah Kurban dengan Cara Arisan? 

Baca juga: 18 Ciri Hewan yang Tidak Boleh Dijadikan Kurban, Jangan Salah Pilih Ya 

Selanjutnya ketika menyembelih hewan kurban milik orang lain membaca:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ …..

Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min … (sebut nama pemilik kurban)

"Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban … (Sumber: Kifayah Al-Akhyar)

Dalam hadis tersebut bisa diambil pelajaran bahwa seseorang boleh saja berkurban atas nama dirinya dan keluarganya dengan satu kurban. Mereka semua akan berserikat dalam pahala.

Wallahu a'lam bisshawab.

Info grafis ciri-ciri hewan kurban yang tidak sah disembelih. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini