Share

Buya Yahya Ungkap Hikmah Larangan Memotong Kuku dan Rambut bagi Shohibul Qurban

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 10 Juli 2022 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 10 330 2627107 buya-yahya-ungkap-hikmah-larangan-memotong-kuku-dan-rambut-bagi-shohibul-qurban-Oa1Uf7tsbp.jpg Ilustrasi Buya Yahya ungkap hikmah larangan memotong kuku dan rambut bagi shohibul qurban. (Foto: YouTube Buya Yahya)

KH Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya mengungkap hikmah Larangan memotong kuku dan rambut bagi shohibul qurban. Hal ini berkaitan dengan hewan yang akan dikurbankan kelak membebaskan orang itu dari api neraka dan menjadi kendaraan di akhirat.

Lantas, apa sebenarnya hukum larangan memotong kuku dan rambut ketika akan menyembelih hewan kurban. Benarkah diwajibkan dan jika dilanggar menjadi sesuatu yang haram?

Info grafis hewan kurban. (Foto: Okezone)

Buya Yahya mengatakan hukumnya sunah bagi shohibul qurban untuk tidak memotong kuku dan rambut sebelum hewan kurbannya disembelih.

"Namun karena di Indonesia harus mengikuti Imam Syafi'i, mengatakan: 'Menghindar bagi yang ingin menyembelih hewan kurban dan sudah masuk 10 Dzulhijjah hendaklah jangan memotong rambut dan kukunya.' Ini tidak cukup satu hadis, ada hadis yang lainnya," terang pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon ini dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV.

Oleh karena itu, Buya Yahya pun menarik kesimpulan bagi yang ingin berkurban dan menahan diri tidak memotong kuku serta rambutnya hukumnya sunnah. Bukan hal yang diwajibkan, apalagi diharamkan.

Sementara itu dilansir dari laman Almanhaj, oleh Syekh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin menjelaskan, diriwayatkan dari Ummu Salamah Radhiyallahu โ€˜anha dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam beliau bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽุชู ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู ูˆูŽุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุถูŽุญูู‘ูŠูŽ ููŽู„ุงูŽ ูŠูŽู…ูŽุณูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุดูŽุนู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุจูŽุดูŽุฑูู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ูŽุง

Artinya: "Apabila sepuluh hari pertama (Dzulhijjah) telah masuk dan seseorang di antara kamu hendak berkurban, maka janganlah menyentuh rambut dan kulitnya sedikit pun." (HR Muslim)ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Hal ini adalah nash yang menegaskan bahwa yang tidak boleh mengambil rambut dan kuku adalah orang yang hendak berkurban. Apakah kurban itu atas nama dirinya, atau kedua orangtuanya, juga baik atas nama dirinya dan kedua orangtuanya.

Sebab yang membeli dan membayar harganya adalah dia. Kemudian adapun kedua orangtua, anak-anak dan istrinya, mereka tidak dilarang memotong rambut atau kuku mereka. Sekalipun diikutkan dalam kurban itu bersamanya, atau sekalipun ia yang secara sukarela membelikan hewan kurban dari uangnya sendiri untuk mereka.

Selanjutnya adapun tentang menyisir rambut, maka perempuan boleh melakukannya sekalipun rambutnya berjatuhan karenanya. Demikian pula tidak mengapa kalau laki-laki menyisir rambut atau jenggotnya lalu berjatuhan karenanya.

Wallahu a'lam bisshawab.ย 

Info grafis ciri-ciri hewan kurban yang tidak sah disembelih. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini