Share

Hukum Memelihara Anjing untuk Keamanan Rumah Menurut Syariat Islam

Hantoro, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 330 2629482 hukum-memelihara-anjing-untuk-keamanan-rumah-menurut-syariat-islam-Wj6krXvcm8.jpg Ilustrasi hukum memelihara anjing untuk keamanan rumah menurut syariat Islam. (Foto: Henry and co/Unsplash)

HUKUM memelihara anjing untuk keamanan rumah menurut syariat Islam sangat penting diketahui kaum Muslimin. Apakah boleh dengan maksud tertentu atau jelas dilarang?

Dikutip dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan bahwa para ulama sepaka tidak boleh memanfaatkan anjing kecuali untuk maksud tertentu yang ada hajat di dalamnya. Misalnya sebagai anjing buruan dan anjing penjaga, serta maksud lainnya yang tidak dilarang oleh Islam.

Baca juga: Besok Matahari Tepat di Atas Kakbah saatnya Cek Arah Kiblat, Catat Jamnyaย 

Ulama Malikiyah berpendapat bahwa terlarang (makruh) memanfaatkan anjing selain untuk menjaga tanaman, hewan ternak, atau sebagai anjing buruan. Sebagian ulama Malikiyah ada yang menilai bolehnya memelihara anjing untuk selain maksud tadi. (Al Mawsuโ€™ah Al Fiqhiyyah, 25/124)

Mengenai larangan memelihara anjing terdapat dalam hadis dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa salam, beliau bersabda:

ู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุฎูŽุฐูŽ ูƒูŽู„ู’ุจู‹ุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูŽู„ู’ุจูŽ ู…ูŽุงุดููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุตูŽูŠู’ุฏู ุฃูŽูˆู’ ุฒูŽุฑู’ุนู ุงู†ู’ุชูŽู‚ูŽุตูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ุฑูู‡ู ูƒูู„ู‘ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ู‚ููŠุฑูŽุงุทูŒ

"Barang siapa memanfaatkan anjing selain anjing untuk menjaga hewan ternak, anjing (pintar) untuk berburu, atau anjing yang disuruh menjaga tanaman, maka setiap hari pahalanya akan berkurang sebesar satu qiroth." (HR Muslim nomor 1575). Kata Ath-Thibiy, ukuran qiroth adalah semisal Gunung Uhud (Fathul Bari, 3/149).

Dari Ibnu โ€˜Umar, dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau bersabda:

ู…ูŽู†ู ุงู‚ู’ุชูŽู†ูŽู‰ ูƒูŽู„ู’ุจู‹ุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุจููƒูŽู„ู’ุจู ู…ูŽุงุดููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุถูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุŒ ู†ูŽู‚ูŽุตูŽ ูƒูู„ู‘ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ู‚ููŠุฑูŽุงุทูŽุงู†ู

"Barang siapa memanfaatkan anjing, bukan untuk maksud menjaga hewan ternak atau bukan maksud dilatih sebagai anjing untuk berburu, maka setiap hari pahala amalannya berkurang sebesar dua qiroth." (HR Bukhari nomor 5480 dan Muslim 1574)

Anjing yang dibolehkan dimanfaatkan adalah untuk tiga maksud yaitu sebagai anjing yang digunakan untuk berburu, anjing yang digunakan untuk menjaga hewan ternak, dan anjing yang digunakan untuk menjaga tanaman.

Baca juga: Teliti Perayaan Idul Adha, Gadis Cantik Mantan Atheis Ini Dapat Hidayah Islamย 

Lantas, bagaimana selain maksud itu, seperti untuk menjaga rumah?

Ibnu Qudamah rahimahullah pernah berkata:

ูˆูŽุฅูู†ู’ ุงู‚ู’ุชูŽู†ูŽุงู‡ู ู„ูุญููู’ุธู ุงู„ู’ุจููŠููˆุชู ุŒ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฌูุฒู’ ุ› ู„ูู„ู’ุฎูŽุจูŽุฑู .ูˆูŽูŠูŽุญู’ุชูŽู…ูู„ู ุงู„ู’ุฅูุจูŽุงุญูŽุฉูŽ .ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ู ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจู ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ู ุ› ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ู…ูŽุนู’ู†ูŽู‰ ุงู„ุซู‘ูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู ุŒ ููŽูŠูู‚ูŽุงุณู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง .ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุฃูŽุตูŽุญู‘ู ุ› ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽ ู‚ููŠูŽุงุณูŽ ุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุซู‘ูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุŒ ูŠูุจููŠุญู ู…ูŽุง ูŠูŽุชูŽู†ูŽุงูˆูŽู„ู ุงู„ู’ุฎูŽุจูŽุฑู ุชูŽุญู’ุฑููŠู…ูŽู‡ู . ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุงุถููŠ : ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู‡ููˆูŽ ูููŠ ู…ูŽุนู’ู†ูŽุงู‡ูŽุง ุŒ ููŽู‚ูŽุฏู’ ูŠูŽุญู’ุชูŽุงู„ู ุงู„ู„ู‘ูุตู‘ู ู„ูุฅูุฎู’ุฑูŽุงุฌูู‡ู ุจูุดูŽูŠู’ุกู ูŠูุทู’ุนูู…ูู‡ู ุฅูŠู‘ูŽุงู‡ู ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽุณู’ุฑูู‚ู ุงู„ู’ู…ูŽุชูŽุงุนูŽ .

"Tidak boleh untuk maksud itu (anjing digunakan untuk menjaga rumah dari pencurian) menurut pendapat yang kuat berdasarkan maksud hadis (tentang larangan memelihara anjing). Dan memang ada pula ulama yang memahami bolehnya, yaitu pendapat ulama Syafi'iyah (bukan pendapat Imam Asy-Syafi'i, pen). Karena ulama Syafi'iyah menyatakan anjing dengan maksud menjaga rumah termasuk dalam tiga maksud yang dibolehkan, mereka simpulkan dengan cara qiyas (menganalogikan). Namun pendapat pertama yang mengatakan tidak boleh, itu yang lebih tepat. Karena selain tiga tujuan tadi, tetap dilarang. Al Qodhi mengatakan, 'Hadis tersebut tidak mengandung makna bolehnya memelihara anjing untuk tujuan menjaga rumah. Si pencuri bisa saja membuat trik licik dengan memberi umpan berupa makanan pada anjing tersebut, lalu setelah itu pencuri tadi mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah'." (Al Mughni, 4/324)

Walaupun sebagian ulama membolehkan memanfaatkan anjing untuk menjaga rumah, namun itu adalah pendapat yang lemah yang menyelisihi hadis yang telah dikemukakan sebelumnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Solusi Menjaga Rumah Menurut Ajaran Islam

Sebagian orang menyangka bahwa menjaga rumah mesti dengan menyewa satpam atau dengan penjaga yang haram yaitu anjing. Bahkan yang senang dipilih adalah anjing karena tanpa biaya bulanan.

Padahal, sebaik-baik tempat bergantung adalah pada Allah Yang Maha Mencukupi dan sebaik-baik tempat bergantung. Meskipun ada satpam atau anjing penjaga sekalipun, kalau Allah Ta'ala menakdirkan rumah kecolongan, pasti kecolongan.

Pasalnya, satpam dan anjing bisa saja dikelabui oleh pencuri. Maka itu, tawakal adalah kunci utama. Tawakal yakni bersandarnya hati kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan disertai usaha semaksimal mungkin.

Allah Subhanahu wa taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุฎู’ุฑูŽุฌู‹ุง (2) ูˆูŽูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ู„ูŽุง ูŠูŽุญู’ุชูŽุณูุจู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุญูŽุณู’ุจูู‡ู

โ€œBarangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.โ€ (QS. Ath Tholaq: 2-3). Ath-Thobari rahimahullah mengatakan, โ€œBarangsiapa bertakwa pada Allah dan menyandarkan urusannya pada Allah, maka Allah yang mencukupinya." (Tafsir Ath-Thobari, 23/46)

Menghidupkan rumah dengan dzikir dan ibadah pun bisa menjaga rumah dari gangguan makhluk jahat termasuk pencuri. Dzikir yang bisa dirutinkan setiap pagi dan sore agar melindungi dari berbagai gangguan adalah sebagai berikut:

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูŽุถูุฑู‘ู ู…ูŽุนูŽ ุงุณู’ู…ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูููŠ ุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู„ุงูŽ ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ููŠู’ุนู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠู’ู…ู

โ€œBismillahilladzi laa yadhurru maโ€™as mihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaaโ€™, wa huwas samiiโ€™ul โ€˜aliimโ€ [Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui] (Dibaca 3 x). Dalam hadits โ€˜Utsman bin โ€˜Affan radhiyallahu โ€˜anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di shubuh hari dan tiga kali di sore hari, maka tidak akan ada yang memudhorotkannya. (HR. Abu Daud no. 5088, 5089, At Tirmidzi no. 3388, Ibnu Majah no. 3869, Ahmad (1/72). Syaikh Ibnu Baz menyatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan dalam Tuhfatul Akhyar hal. 39)

Rajin sholat sunah di rumah juga bisa melindungi dari berbagai kejelekan atau gangguan. Sebagaimana terdapat hadits dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุฑูŽุฌู’ุชูŽ ู…ูู†ู’ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ููƒูŽ ููŽุตูŽู„ู‘ู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ูŠูŽู…ู’ู†ูŽุนูŽุงู†ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ู…ูŽุฎู’ุฑูŽุฌู ุงู„ุณู‘ููˆู’ุกู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ููƒูŽ ููŽุตูŽู„ู‘ู ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ูŠูŽู…ู’ู†ูŽุนูŽุงู†ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ู…ูŽุฏู’ุฎูŽู„ู ุงู„ุณู‘ููˆู’ุกู

โ€œJika engkau keluar dari rumahmu, maka lakukanlah shalat dua rakaโ€™at yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu, maka lakukanlah shalat dua rakaโ€™at yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.โ€ (HR Al Bazzar, hadis ini shahih. Lihat As-Silsilah Ash-Shohihah nomor 1323)

Daripada menjaga rumah dengan anjing yang najis dan haram, maka melindungi rumah dengan dzikir dan ibadah yang sesuai syariat Islam tentu lebih utama.

Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini