Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Pulang ke Tanah Air, Menag Sampaikan Permintaan Maaf jika Pelayanan Kurang Maksimal

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 15 Juli 2022 |10:26 WIB
Jamaah Haji Pulang ke Tanah Air, Menag Sampaikan Permintaan Maaf jika Pelayanan Kurang Maksimal
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok MCH)
A
A
A

MAKKAH - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah haji Indonesia jika ada pelayanan haji 2022 kurang maksimal.

Pernyataan maaf ini disampaikan Wakil Menteri agama sekaligus Naib Amirul Hajj Zainut Tauhid Sa'adi saat melepas melepas kepulangan kloter pertama jamaah haji asal embarkasi Solo (SOC 1) di hotel Al Kiswah, Jarwal, Makkah, Kamis (14/7/2022) malam Waktu Arab Saudi (WAS).

"Pesan Pak Menteri, kami dari Kemenag meminta maaf jika selama di tanah suci mungkin kurang maksimal. Meskipun kami sudah menyiapkan sebaik-baiknya, tapi pasti ada kekurangan,” ujar Wamenag.

Menurutnya, berbagai testimoni jamaah menunjukkan kepuasan mereka terhadap layanan haji tahun ini.

Baca juga: Menag Yaqut Sampaikan 12 Evaluasi Haji 1443 H ke Menteri Arab Saudi

“Kalau diukur dari jemaah mereka sangat puas, tapi ekspektasinya belum seperti yang kami harapkan,” ujarnya.

Sekadar informasi, jamaah perdana yang dilepas berjumlah 360 orang yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Solo (SOC). Mereka diterbangkan menuju Tanah Air dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada pukul 05.10 WAS, Jumat, 15 Juli 2022.

Setelah jemaah asal Solo, juga ada jamaah asal Padang (PDG) kloter 1 dengan jumlah 393 orang yang menyusul diberangkatkan pulang ke tanah air. Jemaah asal Padang rencananya akan terbang menuju tanah air pukul 07.10 WAS, Jumat, 15 Juli 2022.

Mereka kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Dari catatan yang ada, mereka ini telah berada di Tanah Suci, baik Madinah maupun Makkah selama 42 hari.

(Qur'anul Hidayat)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement