Share

Selamat! 2.000 Guru Madrasah, Pesantren, dan Pendidikan Agama Islam dapat Beasiswa S-1

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 614 2631670 selamat-2-000-guru-madrasah-pesantren-dan-pendidikan-agama-islam-dapat-beasiswa-s-1-8J0OG99ZmA.jpg Ilustrasi beasiswa. (Foto: Dok Okezone)

SEBANYAK 2.000 guru madrasah, pesantren, dan pendidikan agama Islam (PAI) mendapat beasiswa S-1 atau sarjana. Beasiswa ini hasil kerja sama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

Bantuan pendidikan yang akan diberikan adalah beasiswa Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam atau PJJ PAI. Tujuannya untuk meningkatkan kualifikasi akademik bagi guru madrasah, guru PAI di sekolah, guru pada madrasah diniyah, dan pondok pesantren yang belum S-1.

Baca juga: Kisah Bule Dapat Hidayah Islam Usai Lihat Teman Mabuknya Tobat dan Sholat 

Berdasarkan database guru dalam Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika), masih ada 3.912 guru madrasah pengampu mata pelajaran rumpun pendidikan agama Islam (PAI) yang harus ditingkatkan kualifikasi akademiknya.

"Sementara guru PAI di sekolah menurut data Sistem Informasi Administrasi Guru Agama (Siaga), jumlah guru PAI di sekolah yang kualifikasi akademiknya belum S-1 mencapai 14.695 orang," terang Plh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno saat berada di Malang, Sabtu 16 Juli 2022, dikutip dari Kemenag.go.id.

Baca juga: Cerita Gadis Cantik Ucap Syahadat Diantar Ibunya yang Non-Muslim, Beri Dukungan Penuh 

Ia menambahkan, melalui program PJJ PAI yang diselenggarakan IAIN Cirebon, diharapkan para guru dapat memanfaatkan peluang beasiswa ini sebaik-baiknya. Sehingga, mereka memiliki peluang untuk menjadi guru professional dan memperoleh sertifikat pendidik.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut Suyitno menyampaikan bahwa persoalan kualifikasi akademik guru tidak hanya dialami guru di madrasah dan sekolah saja. Guru-guru agama yang mengajar di madrasah diniyah dan pondok pesantren pun dinilai sama, masih banyak yang belum memenuhi kualifikasi akademik sarjana.

"Beasiswa ini peluang yang amat sayang jika tidak dimanfaatkan oleh para guru, apalagi diselenggarakan dalam bentuk PJJ dengan pembelajaran secara fleksibel, namun tetap berkualitas," jelasnya.

Baca juga: Penting Tahu! 5 Fakta Unik Azan, Bikin Setan Takut Terkentut-kentut 

Baca juga: Bikin Heran! Abu Nawas Bisa Hitung Jumlah Ikan di Laut dan Bintang di Langit, Gimana Caranya? 

Dirinya meminta kepada seluruh kepala madrasah, pimpinan pondok pesantren, Kasi Pendidikan Madrasah, dan Kasi Pendidikan Agama Islam pada sekolah di Kankemenag Kabupaten/Kota untuk bersama-sama mengawal program ini.

"Informasi beasiswa ini harus sampai kepada para guru dengan baik dan masyarakat umum," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini