Share

Hukum Mendirikan Bangunan di Atas Makam, Boleh atau Dilarang?

Hantoro, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 330 2636978 hukum-mendirikan-bangunan-di-atas-makam-boleh-atau-dilarang-iT1tPWHkIG.jpg Ilustrasi hukum mendirikan bangunan di atas makam atau kuburan. (Foto: Dok Okezone)

HUKUM mendirikan bangunan di atas makam atau kuburan akan dibahas dalam artikel kali ini. Apakah boleh atau dilarang dalam syariat Islam? Begini penjelasannya.

Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, mengenai hukum mendirikan bangunan permanen di atas makam atau kuburan, ada beberapa hadis yang membahas persoalan ini, antara lain:

Baca juga: Muhammadiyah Prihatin Citayam Fashion Week: Perlu Dipantau agar Tidak Ada LGBT dan Pergaulan Bebasย 

"Diriwayatkan dari Jabir, ia berkata; Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang menembok kuburan, duduk, dan membuat bangunan di atasnya." (HR Muslim dalam kitab Sahih Muslim nomor 970 dan Ahmad dalam Musnad Ahmad: 26556)

"Diriwayatkan dari Jabir, ia berkata: Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang dibangun suatu bangunan di atas kubur, atau ditambah tanahnya, atau diplester; Sulaiman ibn Musa menambah: Atau ditulis di atasnya." (HR An-Nasa'i dalam kitab As-Sunan al-Kubra nomor 2165)

Baca juga: 5 Fakta Menarik Asmaul Husna Jadi Penunjuk Pendakian Gunung Dempo, Bikin Selalu Ingat Allah Ta'alaย 

"Diriwayatkan dari Ibnu Juraij dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Az-Zubair bahwasanya ia mendengar Jabir berkata; Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang menembok kuburan, mendirikan bangunan di atasnya atau seseorang duduk di atasnya." (HR An-Nasa'i dalam kitab As-Sunan al-Kubra nomor 2166)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ketiga hadis tersebut menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang kaum Muslimin untuk mendirikan bangunan, baik permanen ataupun tidak.

Jumhur ulama berpendapat bahwa larangan membangun dan menembok kuburan ini bertujuan menghindari perbuatan yang dilarang atau saddu adz-dzari'ah (menutup jalan perbuatan dosa) seperti mengultuskan, mengagungkan, dan meminta pertolongan kepada makam atau kuburan (Subul as-Salam: Kitab al-Janaโ€™iz, hadis nomor 543)

Baca juga: Ajaib! Abu Nawas Bisikkan Sesuatu, Pangeran yang Sakit Keras Langsung Sembuhย 

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Rabu 27 Juli 2022M/27 Dzulhijjah 1443Hย 

Adapun beberapa faedah lain dari larangan ini adalah agar tidak mempersulit generasi berikutnya untuk mendapatkan tanah permakaman serta tidak menghamburkan harta untuk perkara yang kurang bermanfaat.

Wallahu a'lam bish-shawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini