Share

Maksiat di Bulan Muharram Sama Saja Menzalimi Diri Sendiri, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

Hantoro, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 330 2639360 maksiat-di-bulan-muharram-sama-saja-menzalimi-diri-sendiri-ini-kata-ustadz-adi-hidayat-sgKgjMRDRT.jpg Ilustrasi Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tentang bulan Muharram. (Foto: Dok YouTube Kajian Islam Podcast)

BULAN Muharram merupakan satu dari empat bulan suci bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Muharram menjadi pertanda tahun baru Islam karena merupakan bulan pertama di kalender hijriah.

Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengatakan sebagai Muslim sejatinya harus mengetahui larangan apa saja yang wajib ditinggalkan ketika sudah memasuki tahun baru Islam 1 Muharram. Selain mengetahui amalan yang harus dilakukan, juga wajib memerhatikan apa saja larangannya.

Baca juga: Amalan 1 Muharram 2022, Nomor 5 Doa-Doa yang Penting Dibaca Miliki Pahala Sangat Besar 

Info grafis amalan bulan Muharram. (Foto: Okezone)

Dengan berbuat baik dalam memasuki bulan Muharram adalah amalan yang harus dikerjakan. Apalagi khususnya pada tanggal 9 dan 10 Muharram, dianjurkannya berpuasa oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan terdapat larangan yang harus dijauhi dalam bulan Muharram. Sebab, Muharram adalah bulan suci yang wajib diisi amaliyah kebaikan, bukan justru perbuatan maksiat.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Kiswah Kakbah Pertama Kali Diganti pada 1 Muharram, Perintah Raja Salman 

"Kalau sudah dilarang berarti hukumnya sama dengan larangan lainnya. Jangan dekati zina, jangan mabuk, jangan tinggalkan sholat, jangan meriya. Jangan Anda zalimi diri Anda dengan bermaksiat di awal bulan ini," kata UAH dalam tayangan di kanal YouTube Afterlife Fighters.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Intinya, lanjut dia, umat muslim harus menjauhi maksiat, apalagi di momen tahun baru Islam. Bahkan pada zaman jahiliyah, manakala telah sampai bulan Muharram, maupun bulan-bulan istimewa lainnya, mereka mempunyai kesepakatan yang tidak tertulis. Di mana tindak kriminal terhenti di bulan itu.

"Jadi bayangkan saja, dahulu orang jahiliyah sudah bisa meninggalkan hal yang buruk di awal bulan ini. Maka kita yang sudah lebih sempurna akal dan pikirannya dari jahiliyah, haruslah kita mengoreksi diri sendiri dan mulailah berbuat amal salih di awal bulan Muharram," pungkas Ustadz Adi Hidayat.

Allahu a'lam bisshawab.

Baca juga: Tahun Baru Islam Jangan Lupa Puasa Tasu'a dan Asyura 9-10 Muharram, Ini Keutamaannya 

Baca juga: Mengenal Bubur Asyura, Kuliner Lezat Tahun Baru Islam 1 Muharram 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini