Share

Bolehkah Memejamkan Mata saat Sholat?

Hantoro, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2022 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 330 2651919 bolehkah-memejamkan-mata-saat-sholat-Ugp7tAaql0.jpg Ilustrasi hukum memejamkan mata saat sholat. (Foto: Shutterstock)

BOLEHKAH memejamkan mata saat sholat? Hal ini ternyata cukup banyak ditanyakan kaum Muslimin. Simak penjelasannya berikut ini.

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Ustadz Ammi Nur Baits ST BA menjelaskan hukum memejamkan mata saat sholat. Terdapat sebuah hadis dari sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงุฉู ููŽู„ุง ูŠูŽุบู’ู…ูุถู’ ุนูŽูŠู’ู†ูŽูŠู’ู‡ู

"Apabila kalian melakukan sholat maka janganlah memejamkan kedua mata kalian."

Hadis ini diriwayatkan At-Thabrani dalam Mu'jam As-Shagir nomor 24, dari jalur Mus'ab bin Said, dari Musa bin A'yun, dari Laits bin Abi Salim.

Hadis tersebut dinilai dhaif oleh para ulama pakar hadis, karena dua alasan:

1. Laits bin Abi Salim dinilai dhaif karena mukhtalat (hafalannya kacau), dan dia perawi mudallis (suka menutupi)

2. Mus'ab bin Said, dinilai sangat lemah oleh para ulama. Ibnu Adi mengatakan tentang perawi ini:

ูŠุญุฏุซ ุนู† ุงู„ุซู‚ุงุช ุจุงู„ู…ู†ุงูƒูŠุฑ ูˆูŠุตุญู ุนู„ูŠู‡ู… ุŒ ูˆุงู„ุถุนู ุนู„ู‰ ุญุฏูŠุซู‡ ุจูŠู‘ูู†

"Beliau membawakan hadis-hadis munkar atas nama perawi terpercaya dan menyalahi ucapan mereka. Status dhaif hadisnya sangat jelas." (Al-Fatawa al-Haditsiyah, al-Huwaini, 1/45โ€“46)

Kesimpulannya, hadis tersebut adalah hadis dhaif dan Imam Ad-Dzahabi menilainya munkar. Oleh karena itu, hadis ini tidak bisa dijadikan dalil.

Memejamkan Mata saat Sholat Hukumnya Makruhย 

Hanya saja para ulama menegaskan bahwa memejamkan mata ketika sholat hukumnya makruh. Kecuali ketika hal ini dibutuhkan, karena pemandangan di sekitarnya sangat mengganggu konsentrasi sholatnya.

Mengenai alasan dihukumi makruh, ada beberapa keterangan dari para ulama, di antaranya:

1. Memejamkan mata ketika sholat bukan termasuk sunnah Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Ibnul Qoyim mengatakan:

ูˆู„ู… ูŠูƒู† ู…ู† ู‡ุฏูŠู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ุชุบู…ูŠุถ ุนูŠู†ูŠู‡ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ

"Bukan termasuk sunnah Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, memejamkan mata ketika sholat." (Zadul Ma'ad, 1/283)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Memejamkan mata ketika sholat, termasuk kebiasaan sholat orang yahudi. Dalam Ar-Raudhul Murbi' (kitab fikih Madzhab Hambali) pada penjelasan hal-hal yang makruh ketika sholat, dinyatakan:

ูˆูŠูƒุฑู‡ ุฃูŠุถุง ุชุบู…ูŠุถ ุนูŠู†ูŠู‡ ู„ุฃู†ู‡ ูุนู„ ุงู„ูŠู‡ูˆุฏ

"Makruh memejamkan mata ketika sholat, karena ini termasuk perbuatan orang yahudi." (Ar-Raudhul Murbiโ€™, 1/95)

3. Memejamkan mata bisa menyebabkan orang tertidur, sebagaimana keterangan dalam Manar As-Sabil (1/66).

Maka itu, sebagian ulama membolehkan memejamkan mata ketika ada kebutuhan. Misalnya, dengan memejamkan mata, dia menjadi tidak terganggu dengan pemandangan di sekitarnya.

Ibnul Qoyim mengatakan:

ูˆุงู„ุตูˆุงุจ ุฃู† ูŠู‚ุงู„ : ุฅู† ูƒุงู† ุชูุชูŠุญ ุงู„ุนูŠู†ูŠู† ู„ุง ูŠุฎู„ ุจุงู„ุฎุดูˆุน ูู‡ูˆ ุฃูุถู„ ุŒ ูˆุฅู† ูƒุงู† ูŠุญูˆู„ ุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ุฎุดูˆุน ู„ู…ุง ููŠ ู‚ุจู„ุชู‡ ู…ู† ุงู„ุฒุฎุฑูุฉ ูˆุงู„ุชุฒูˆูŠู‚ ุฃูˆ ุบูŠุฑู‡ ู…ู…ุง ูŠุดูˆุด ุนู„ูŠู‡ ู‚ู„ุจู‡ ุŒ ูู‡ู†ุงู„ูƒ ู„ุง ูŠูƒุฑู‡ ุงู„ุชุบู…ูŠุถ ู‚ุทุนู‹ุง ุŒ ูˆุงู„ู‚ูˆู„ ุจุงุณุชุญุจุงุจู‡ ููŠ ู‡ุฐุง ุงู„ุญุงู„ ุฃู‚ุฑุจู ุฅู„ู‰ ุฃุตูˆู„ ุงู„ุดุฑุน ูˆู…ู‚ุงุตุฏู‡ ู…ู† ุงู„ู‚ูˆู„ ุจุงู„ูƒุฑุงู‡ุฉ

"Kesimpulan yang benar, jika membuka mata (ketika sholat) tidak mengganggu kekhusyukan, maka ini yang lebih afdhol. Tetapi jika membuka mata bisa mengganggu kekhusyukan, karena di arah kiblat ada gambar ornamen hiasan, atau pemandangan lainnya yang mengganggu konsentrasi hatinya, maka dalam kondisi ini tidak makruh memejamkan mata. Dan pendapat yang menyatakan dianjurkan memejamkan mata karena banyak gangguan sekitar, ini lebih mendekati prinsip ajaran syariat dari pada pendapat yang memakruhkannya." (Zadul Maโ€™ad, 1/283)

Demikian penjelasan mengenai hukum memejamkan mata saat sholat. Semoga jelas dan memberikan manfaat. Wallahu a'lam bisshawab.ย 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini