Share

5 Manfaat Belajar Sejarah Nabi Muhammad, Salah Satunya Mendapat Gambaran Kehidupan

Hantoro, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2022 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 330 2651963 5-manfaat-belajar-sejarah-nabi-muhammad-salah-satunya-mendapat-gambaran-kehidupan-qQYxxHePt3.jpg Ilustrasi manfaat belajar sejarah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Foto: Istimewa)

ADA banyak manfaat belajar sejarah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Kaum Muslimin pun diimbau jangan sampai melewatkannya. Bisa menjadi panduan hidup, terutama dalam menjalankan ibadah-ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala sesuai sunnah dan dalil yang shahih.

Sejarah atau Sirah Nabawiyah tidak hanya untuk mengetahui peristiwa yang mengungkapkan kisah serta kasus menarik. Fikih Sirah Nabawiyah jangan hanya dianggap sebagai kajian sejarah, sebagaimana kajian sejarah hidup salah seorang khalifah atau suatu periode sejarah yang telah silam.

Baca juga: Pernah Masuk ISIS, Dery Eks Vierra Kini Hijrah dan Istikamah Jalankan Sunnah 

Dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), menurut Syekh Muhammad Sa'id Ramadhan Al Buthy dalam bukunya 'Sirah Nabawiyah: Analisis Ilmiah Manhajiah Sejarah Pergerakan Islam di Masa Rasulullah SAW' dijelaskan bahwa tujuan mengkaji Sirah Nabawiyah adalah agar setiap Muslim memperoleh gambaran tentang hakikat Islam secara paripurna yang tercermin dalam kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Sesudahnya dipahami secara konsepsional sebagai prinsip, kaidah, dan hukum sehingga Sirah Nabawiyah menjadi salah satu upaya aplikatif agar memperjelas hakikat Islam secara utuh dalam keteladanan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Setidaknya ada lima manfaat pentingnya belajar Sirah Nabawiyah bagi kaum Muslimin. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Ilustrasi kaligrafi tulisan nama Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Foto: Istimewa/mui.or.id)

Baca juga: Bolehkah Memejamkan Mata saat Sholat? 

1. Memahami kepribadian Rasulullah

Dalam mempelajari Sirah Nabawiyah dapat memahami kepribadian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melalui celah kehidupan dan kondisi yang pernah dihadapinya.

Hal ini untuk menegaskan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bukan hanya seorang yang terkenal luar biasa hebat di antara kaumnya. Malainkan sebelum itu, beliau adalah seorang Rasul yang didukung Allah Subhanahu wa ta'ala dengan wahyu dan taufik dari-Nya.

2. Mendapat gambaran kehidupan

Supaya umat manusia mendapatkan gambaran Al-Matsal al-A'la (contoh paripurna) menyangkut seluruh aspek kehidupan yang utama untuk dijadikan undang-undang dan pedoman kehidupan.

Tidak diragukan lagi, betapa pun mencari matsal a'la (tipe ideal) mengenai salah satu aspek kehidupan, umat manusia pasti akan mendapatkannya di dalam kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam secara jelas dan paripurna.

Atas hal ini, Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sebagai qudwah bagi seluruh umat manusia. Hal ini sebagaimana firman-Nya dalam Alquran Surat Al Ahzab Ayat 21:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Memahami kitab Allah

Dalam mengkaji Sirah Nabawiyah, umat manusia mendapat sesuatu yang dapat membantunya untuk memahami kitab Allah Subhanahu wa ta'ala dan semangat tujuannya.

Hal ini karena banyak ayat Alquran yang baru bisa ditafsirkan dan dijelaskan maksudnya melalui peristiwa-peristiwa yang pernah dihadapi dan disikapi Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

4. Mengumpulkan banyak pengetahuan Islam

Melalui kajian Sirah Nabawiyah, seorang Muslim dapat mengumpulkan sekian banyak tsafaqah dan pengetahuan Islam yang benar. Baik yang menyangkut akidah, hukum, maupun akhlak.

Hal ini dikarenakan bahwa kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tidak diragukan lagi mengenai gambaran yang konkret dari sejumlah prinsip dan hukum Islam.

5. Jadi cara dakwah

Diharapkan para pembina dan dai Islam memiliki contoh hidup menyangkut cara-cara pembinaan dan dakwah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga adalah seorang dai, pemberi nasihat, dan pembina yang baik yang tidak segan-segan mencari pembinaan serta pendidikan terbaik selama beberapa periode.

Di antara hal terpenting yang menjadikan sirah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam cukup memenuhi sasaran ini ialah bahwa seluruh kehidupannya mencakup seluruh aspek sosial dan kemanusiaan yang ada pada manusia.

Baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat yang aktif, kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga memberikan contoh-contoh yang baik sebagai pemuda Islam yang lurus perilakunya.

Selain itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjadi orang yang terpercaya di antara kaum dan kerabatnya, maupun sebagai dai kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan hikmah dan nasihat yang baik, yang mengarahkan segala segala kemampuan untuk menyampaikan risalahnya.

Lalu sebagai kepala negara yang mengatur segala urusan dengan cerdas dan bijaksana. Tidak hanya itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga dikenal sebagai sosok suami teladan dan seorang ayah yang penuh kasih sayang.

Sebagai panglima perang yang mahir, sebagai negarawan yang pandai dan jujur, dan sebagai Muslim secara kesuluruhan (kaffah) yang dapat melakukan secara imbang antara kewajiban beribadah kepada Allah dan bergaul dengan keluarga dan sahabatnya dengan baik.

Oleh karena itu, Sirah Nabawiyah tidak lain hanya menampakkan aspek kemanusiaan secara keseluruhan yang tercermin dalam suri teladan yang paling sempurna dan terbaik.

Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini