Share

4 Bulan Haram dalam Islam, Momen Perbanyak Amal Kebaikan

Hantoro, Jurnalis · Kamis 25 Agustus 2022 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 330 2654179 4-bulan-haram-dalam-islam-momen-perbanyak-amal-kebaikan-5B5yvyrfqD.jpg Ilustrasi 4 bulan haram dalam Islam yang jadi momen memperbanyak amal kebaikan. (Foto: Mohamed Hasan/Pixabay)

ADA 4 bulan haram dalam Islam, momen memperbanyak amal kebaikan. Masing-masing adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Ustadz Ammi Nur Baits ST BA menjelaskan terkait empat bulan haram atau suci tersebut sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

ุฅูู†ูŽู‘ ุนูุฏูŽู‘ุฉูŽ ุงู„ุดูู‘ู‡ููˆุฑู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงุซู’ู†ูŽุง ุนูŽุดูŽุฑูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง ูููŠ ูƒูุชูŽุงุจู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃุฑู’ุจูŽุนูŽุฉูŒ ุญูุฑูู…ูŒ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ุฏูู‘ูŠู†ู ุงู„ู’ู‚ูŽูŠูู‘ู…ู

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus." (QS At-Taubah: 36)

Baca juga: Ayat-Ayat Alquran tentang Bulan Muharram, Mengungkap Keutamaannya yang Luar Biasa Besarย 

Hal yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab. Disebut bulan haram, karena bulan ini dimuliakan masyarakat Arab, sejak zaman jahiliyah sampai zaman Islam. Pada bulan-bulan haram tidak boleh ada peperangan.

Az-Zuhri mengatakan:

ูƒุงู† ุงู„ู…ุณู„ู…ูˆู† ูŠุนุธู…ูˆู† ุงู„ุฃุดู‡ุฑ ุงู„ุญุฑู…

"Dulu para sahabat menghormati syahrul hurum." (HR Abdurrazaq dalam Al-Mushannaf nomor 17301)

Baca juga: 12 Amalan Muharram Miliki Pahala Luar Biasa Besar, Puasa hingga Sedekah untuk Anak Yatimย 

Kemudian mengenai empat bulan haram tersebut juga dijelaskan dalam hadis. Dari Abu Bakrah radhiallahuโ€˜anhu, bahwa Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุงู„ุฒูŽู‘ู…ูŽุงู†ู ู‚ูŽุฏู ุงุณู’ุชูŽุฏูŽุงุฑูŽ ูƒูŽู‡ูŽูŠู’ุฆูŽุชูู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุถูŽ ุŒ ุงู„ุณูŽู‘ู†ูŽุฉู ุงุซู’ู†ูŽุง ุนูŽุดูŽุฑูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง ุŒ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽุฉูŒ ุญูุฑูู…ูŒ ุŒ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŒ ู…ูุชูŽูˆูŽุงู„ููŠูŽุงุชูŒ ุฐููˆ ุงู„ู’ู‚ูŽุนู’ุฏูŽุฉู ูˆูŽุฐููˆ ุงู„ู’ุญูุฌูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญูŽุฑูŽู‘ู…ู ุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูŽุจู ู…ูุถูŽุฑูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฌูู…ูŽุงุฏูŽู‰ ูˆูŽุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ

"Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan. Di antaranya ada 4 bulan haram (suci), 3 bulan berurutan: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab Suku Mudhar, antara Jumadil Tsani dan Sya'ban." (HR Al Bukhari dan Muslim)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dinamakan Syahrullah (Bulan Allah)

Dari Abu Hurairah radhiallahuโ€˜anhu, Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฃูุถู„ ุงู„ุตูŠุงู… ุจุนุฏ ุฑู…ุถุงู† ุดู‡ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุญุฑู…

"Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram." (HR Muslim)

Imam An-Nawawi mengatakan, "Hadis ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah." (Syarah Shahih Muslim, 8:55)

As-Suyuthi mengatakan, Dinamakan syahrullah โ€“sementara bulan yang lain tidak mendapat gelar iniโ€“ karena nama bulan ini "Al Muharram" nama nama Islami. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Nama-nama bulan lainnya sudah ada di zaman jahiliyah.

Sementara dulu, orang jahiliyah menyebut bulan Muharram ini dengan nama Shafar Awwal. Kemudian ketika Islam datang, Allah Subhanahu wa ta'ala mengganti nama bulan ini dengan Al Muharram, sehingga nama bulan ini Allah sandarkan kepada dirinya (Syahrullah). (Syarh Suyuthi โ€˜Ala shahih Muslim, 3:252)

Bulan ini juga sering dinamakan Syahrullah Al Asham (Arab: ุดู‡ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฃุตู… ) atau "Bulan Allah yang Sunyi". Dinamakan demikian karena sangat terhormatnya bulan ini (Lathaif al-Maโ€™arif, halaman 34). Oleh karena itu, tidak boleh ada sedikit pun friksi dan konflik di bulan ini.

Ada satu hari yang sangat dimuliakan oleh para umat beragama. Hari itu adalah hari Asyuraโ€™. Orang Yahudi memuliakan hari ini, karena hari Asyuraโ€™ adalah hari kemenangan Musa bersama Bani Israil dari penjajahan Firโ€™aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiallahuโ€˜anhuma, beliau menceritakan,

ู„ูŽู…ูŽู‘ุง ู‚ูŽุฏูู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉูŽ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุตููˆู…ููˆู†ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุŒ ูŠูŽุนู’ู†ูู‰ ุนูŽุงุดููˆุฑูŽุงุกูŽ ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ ุŒ ูˆูŽู‡ู’ูˆูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŒ ู†ูŽุฌูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูููŠู‡ู ู…ููˆุณูŽู‰ ุŒ ูˆูŽุฃูŽุบู’ุฑูŽู‚ูŽ ุขู„ูŽ ููุฑู’ุนูŽูˆู’ู†ูŽ ุŒ ููŽุตูŽุงู…ูŽ ู…ููˆุณูŽู‰ ุดููƒู’ุฑู‹ุง ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู . ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุจูู…ููˆุณูŽู‰ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ยป . ููŽุตูŽุงู…ูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูุตููŠูŽุงู…ูู‡ู

Ketika Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyuraโ€™. Beliau bertanya, "Hari apa ini?" Mereka menjawab, "Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah." Akhirnya Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, "Kami (kaum Muslimin) lebih layak menghormati Musa daripada kalian." Kemudian Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR Bukhari)

Para ulama menyatakan bahwa bulan Muharram adalah adalah bulan yang paling mulia setelah Ramadhan. Hasan Al Bashri mengatakan:

ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุงูุชุชุญ ุงู„ุณู†ุฉ ุจุดู‡ุฑ ุญุฑุงู… ูˆุฎุชู…ู‡ุง ุจุดู‡ุฑ ุญุฑุงู… ูู„ูŠุณ ุดู‡ุฑ ููŠ ุงู„ุณู†ุฉ ุจุนุฏ ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ุฃุนุธู… ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ู…ุญุฑู… ูˆูƒุงู† ูŠุณู…ู‰ ุดู‡ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฃุตู… ู…ู† ุดุฏุฉ ุชุญุฑูŠู…ู‡

"Allah membuka awal tahun dengan bulan haram (Muharram) dan menjadikan akhir tahun dengan bulan haram (Dzulhijjah). Tidak ada bulan dalam setahun, setelah bulan Ramadhan, yang lebih mulia di sisi Allah daripada bulan Muharram. Dulu bulan ini dinamakan Syahrullah Al-Asham (bulan Allah yang sunyi), karena sangat mulianya bulan ini." (Lathaiful Maโ€™arif, halaman 34)

Demikian penjelasan mengenai 4 bulan haram dalam Islam, momen perbanyak amal kebaikan. Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini