Share

KH Cholil Nafis: MUI Telah Mengeluarkan Fatwa Dukun Itu Haram

Widya Michella, Jurnalis · Jum'at 26 Agustus 2022 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 330 2655178 kh-cholil-nafis-mui-telah-mengeluarkan-fatwa-dukun-itu-haram-PgVAqGyFWP.jpg KH Cholil Nafis menegaskan praktik perdukunan hukumnya haram. (Foto: Twitter @cholilnafis)

KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis memberi penjelasan terkait praktik perdukunan. Diketahui bahwa beberapa waktu belakangan heboh berita Pesulap Merah membongkar rahasia di balik aksi para dukun.

KH Cholil Nafis menegaskan bahwa praktik perdukunan (kahanah) dan peramalan ('iraafah) hukumnya haram. Hal ini telah dijelaskan dalam Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2005 tentang Perdukunan (Kahanah) dan Peramalan (Irafah).

Baca juga: Kata MUI Soal Aksi Pesulap Merah Bongkar Praktik Perdukunan 

"MUI telah mengeluarkan fatwa tahun 2005 bahwa perdukunan itu adalah haram. Perdukunan adalah mengetahui hal gaib dengan perantara jin. Biasanya dia meramalkan dan seterusnya itu hukumnya haram," jelas KH Cholil Nafis, dikutip dari unggahan di akun Twitter-nya @cholilnafis, Jumat (26/8/2022).

Rais Syuriyah PBNU Periode 2022–2027 ini menerangkan bahwa pemanfaatan, penggunaan, dan/atau memercayai segala praktik perdukunan serta peramalan juga hukumnya haram.

Baca juga: Pesulap Merah Siap Hadapi Laporan Polisi Gus Samsudin 

"Dia memublikasikan haram, dan yang juga memercayai haram. Bahkan dalam hadis terancam oleh hadis Rasulullah orang yang percaya jin itu 40 hari sholatnya tidak diterima," papar KH Cholil Nafis.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

KH Cholil Nafis pun meminta masyarakat menganalisis bersama-sama, yakni umat Islam hanya diminta berusaha oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Selebihnya hal-hal gaib seperti ajal, rezeki, hanya boleh percaya bahwa Allah Ta'ala yang telah menentukan segalanya.

"Mari realistis, jangan datang ke dukun. Kita bekerja saja dan serahkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," pungkasnya.

Allahu a'lam bisshawab.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Persatuan Dukun Laporkan Pesulap Merah: Resah Kehilangan Pelanggan 

Baca juga: Tifatul Sembiring Kritik Keras Pawang Hujan MotoGP Mandalika: Syirik, Sholat Tak Diterima 40 Hari 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini