Share

Dunia Arab Berduka Atas Wafatnya Ratu Elizabeth II, Pemimpin yang Sangat Dicintai dan Dihormati

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 09 September 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 614 2664191 dunia-arab-berduka-atas-wafatnya-ratu-elizabeth-ii-pemimpin-yang-sangat-dicintai-dan-dihormati-KkWnTCAdg5.jpg Dunia Arab sangat berduka atas wafatnya Ratu Elizabeth II. (Foto: Reuters)

DUNIA Arab sangat berduka atas wafatnya Ratu Elizabeth II pemimpin Kerajaan Inggris Raya. Ia meninggal dunia di usia 96 tahun. Ratu Elizabeth II telah selama tujuh dekade atau 70 tahun memimpin kerajaan.

Dikutip dari Arabnews, pada bulan Juni lalu Raja Arab Saudi Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengucapkan, "Selamat yang tulus dan kesehatan serta kebahagiaan terbaik," ketika bergabung dengan kepala negara dari seluruh negara dalam mengirim pesan ucapan selamat dalam kesempatan ulang tahunnya.

Baca juga: Ratu Elizabeth Akan Dimakamkan Berdampingan dengan Orangtua dan Pangeran Philip 

Sekarang mereka sangat berduka harus mengirim ucapan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Kerajaan Inggris dan rakyatnya.

Bagi banyak keluarga kerajaan di Timur Tengah, meninggalnya Ratu Elizabeth II tidak hanya menandai kepergian sesama raja, tetapi juga seorang teman. Ini menjadi hari-hari sedih dalam persahabatan antarnegara.

Berikut ungkapan duka mendalam para pemimpin di dunia Arab atas wafatnya Ratu Elizabeth II:

Info grafis Ratu Elizabeth II meninggal dunia. (Foto: Okezone)

Baca juga: Mengenal Gangguan Mobilitas Episodik, yang Diderita Ratu Elizabeth II sebelum Meninggal Dunia 

Raja Salman - Arab Saudi

"Yang Mulia adalah contoh pemimpin yang akan diabadikan dalam sejarah. Kami mengingat dengan penghargaan atas upayanya memperkuat hubungan dan persahabatan antara kedua negara kami, serta status internasional yang tinggi yang dijalani Yang Mulia sepanjang masa pemerintahannya."

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

"Saya berduka atas kabar wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II yang mengabdikan hidupnya untuk melayani negaranya. Yang Mulia adalah contoh kebijaksanaan, cinta serta kedamaian, dan dunia mengingat hari ini dampak besar yang dia miliki sepanjang masa pemerintahannya."

Presiden UEA Syekh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan

"Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Ratu Elizabeth II dan rakyat Inggris. Yang Mulia adalah teman dekat UEA dan pemimpin yang dicintai dan dihormati yang pemerintahannya panjang ditandai dengan martabat, kasih sayang, dan komitmen tidak kenal lelah untuk melayani negaranya."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Wakil Presiden UEA Syekh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum

"Kami bergabung dengan dunia dalam berduka atas meninggalnya Yang Mulia Ratu Elizabeth, ikon global yang mewakili kualitas terbaik bangsa dan rakyatnya. Seumur hidup yang luar biasa dari pelayanan dan tugasnya ke Inggris tidak ada bandingannya di dunia modern kita."

Raja Yordania Abdullah II

"Yordania berduka atas meninggalnya seorang pemimpin ikonik. Yang Mulia Ratu Elizabeth II adalah mercusuar kebijaksanaan dan kepemimpinan yang berprinsip selama tujuh dekade. Dia adalah mitra untuk Yordania dan teman keluarga tersayang. Kami berdiri bersama rakyat dan kepemimpinan Inggris di saat yang sulit ini."

Emir Kuwait Syekh Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah

Dalam sebuah pesan yang dikirim ke Pemerintah Inggris, Emir Kuwait atas nama pemerintah dan rakyat mengungkapkan kesedihan serta simpati yang mendalam terkait wafatnya Ratu Elizabeth. "Seluruh dunia telah kehilangan dengan kepergian seorang pemimpin besar yang bijaksana, berpengalaman, dan berpandangan jauh ke depan."

Putra Mahkota Kuwait Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah juga menyatakan, "Kesedihan mendalam atas meninggalnya Ratu Elizabeth II."

Bendera di Kuwait akan dikibarkan setengah tiang mulai selama tiga hari sebagai tanda berduka atas wafatnya Ratu Elizabeth II.

Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa

"Sangat berduka atas kepergian Ratu Elizabeth II dan menekankan bahwa dunia kehilangan sumber inspirasi dan kekuatan besar yang kebijaksanaan serta kemanusiaannya akan dirindukan oleh semua orang."

Raja Hamad telah memerintahkan agar bendera dipasang setengah tiang selama tiga hari. Pangeran Salman bin Hamad Al-Khalifa, Putra Mahkota dan Perdana Menteri, juga mengirim pesan belasungkawa kepada Raja Charles III.

Sultan Haitham bin Tarik – Oman

Pemimpin Oman menyatakan, "Simpatinya yang tulus kepada Raja Charles, keluarganya, dan rakyat Inggris," dan mengingat kebaikan Ratu serta status tinggi yang diberikan kepadanya oleh negara-negara dunia.

Sultan memberikan perintah untuk mengibarkan bendera setengah tiang di tempat-tempat publik dan sektor swasta serta di kedutaan besar luar negeri mulai hari Jumat, 9 September 2022.

Presiden Irak Barham Salih

"Saya sangat sedih dengan wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga kerajaan dan rakyat Inggris. Ratu Elizabeth akan dikenang sebagai simbol besar sejarah yang melayani dengan anggun, bermartabat, dan tabah."

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini