Share

Tata Cara Sholat Tahajud, Doa, Beserta Keutamaannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 10 September 2022 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 614 2664833 tata-cara-sholat-tahajud-doa-beserta-keutamaannya-LCVp48xk8z.jpg Ilustrasi tata cara sholat tahajud. (Foto: Shutterstock)

KETAHUI tata cara sholat tahajud, doa, beserta keutamaannya berikut ini. Luar biasa melimpah keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Diketahui bahwa sholat tahajud merupakan sholat sunnah dua rakaat. Dikerjakan tengah malam atau sepertiga malam.

Dikutip dari buku 'Berkah-berkah Sepertiga Malam yang Terakhir' karya Wahyudi Nur Arifin, Allah Subhanahu wa ta'ala sangat mencintai umatnya yang menjalankan sholat tahajud.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda yang artinya:

"Dan tidak henti-hentinya hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan nafilah, sehingga Aku mencintainya. Apabila ia memohon kepada-Ku, pasti Aku kabulkan. Jika ia memohon perlindungan-Ku, pasti aku lindungi." (HR Bukhari)

Tata Cara Sholat Tahajudย 

1. Sholat tahajud dilakukan di waktu sepertiga malam. Biasanya umat Islam melaksanakannya antara pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari menjelang subuh.

2. Membaca niat sholat tahajud dalam hati.

3. Melakukan takbiratul ihram dan membaca doa iftitah seperti pelaksanaan sholat pada umumnya.

4. Membaca Surah Al Fatihah dan surah lainnya yang ada di dalam kitab suci Alquran.

5. Rukuk dengan tumaninah.

6. Sujud dengan tumaninah.

7. Berdiri lagi melanjutkan rakaat kedua dengan gerakan sama. Jumlah rakaat sholat tahajud sebanyak 2 rakaat.

8. Pada rakaat terakhir membaca tahiyat akhir. Lalu salam.

9. Bisa melanjutkan membaca doa usai sholat tahajud, yaitu sebagaimana diriwayatkan Ibnu Abbas:

ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ู†ููˆู’ุฑู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูููŠู’ู‡ูู†ูŽู‘ุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ู‚ูŽูŠูู‘ู…ู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูููŠู’ู‡ูู†ูŽู‘ุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูููŠู’ู‡ูู†ูŽู‘ุŒ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ุŒ ูˆูŽูˆูŽุนู’ุฏููƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ุŒ ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ุŒ ูˆูŽู„ูู‚ูŽุงุคููƒูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุญูŽู‚ูŒู‘ุŒ ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุญูŽู‚ูŒู‘ุŒ ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ุงุนูŽุฉู ุญูŽู‚ูŒู‘ุŒุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุฃูŽุณู’ู„ูŽู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุชูŽูˆูŽูƒูŽู‘ู„ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุฃูŽู†ูŽุจู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ุฎูŽุงุตูŽู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุญูŽุงูƒูŽู…ู’ุชู. ููŽุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠู’ ู…ูŽุง ู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ู’ุชู ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฎูŽู‘ุฑู’ุชูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุณู’ุฑูŽุฑู’ุชู ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ู„ูŽู†ู’ุชูุŒ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ู…ูู‚ูŽุฏูู‘ู…ู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ู…ูุคูŽุฎูู‘ุฑูุŒ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฅูู„ูฐู‡ููŠู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ

Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawaโ€™dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu โ€˜alaihi wa sallama haqqun, wassaโ€™atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, waโ€™alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa aโ€™lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu-lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi. Bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wassallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mu-lah aku berserah diri, kepada-Mulah aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal. Kepada-Mu aku kembali, kepada-Mu aku mengadu, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang aku sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripadaku. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau."ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Keutamaan Sholat Tahajud

1. Penghapus dosa dan kesalahan

Rasulullah Sholallohu โ€˜alaihi wassallam bersabda, "Hendaklah kalian melakukan sholat malam, karena sholat malam itu adalah kebiasaan orang-orang salih sebelum kalian, dan ibadah yang mendekatkan diri pada Tuhan kalian serta penutup kesalahan dan sebagai penghapus dosa." (HR At-Tirmidzi, dihasankan oleh Al Albani)

2. Sebab masuk surga

Rasulullah Shalallahu โ€˜alaihi wassallam bersabda, "Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan dan sholatlah ketika manusia terlelap tidur pada waktu malam niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat." (HR Ibnu Majah, disahihkan oleh Al Albani)

3. Menaikkan derajat di surga

Rasulullah Shalallohu โ€˜alaihi wassallam bersabda, "Sungguh di dalam surga tedapat kamar-kamar yang bagian dalamnya terlihat dari luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam. Kamar-kamar itu Allah sediakan bagi orang yang memberi makan, melembutkan perkataan, mengiringi puasa Ramadhan (dengan puasa sunah), menebarkan salam, dan mengerjakan sholat malam ketika manusia lain terlelap tidur." (HR At-Tirmidzi, dihasankan oleh Al Albani)

4. Kemulian orang yang beriman dengan sholat malam

Ketika Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah Shalallahu โ€˜alaihi wassallam lalu berkata, "Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman adalah dengan sholat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain." (HR Al Hakim, dihasankan oleh Al Albani)

5. Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu

Rasulullah Shalallohu โ€˜alaihi wassallam bersabda, "Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam." (HR Muslim)

Wallahu a'lam bisshawab.ย 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini