Share

Bagaimana Menghitung Zakat Penghasilan YouTuber?

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 330 2667141 bagaimana-menghitung-zakat-penghasilan-youtuber-TnF17evY1X.jpg Ilustrasi zakat penghasilan YouTuber. (Foto: Unsplash)

ZAKAT penghasilan YouTuber perlu diketahui dan harus ditunaikan oleh mereka yang menggeluti profesi ini. Sebab, zakat penghasilan adalah bagian dari zakat maal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan atau penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah.

Profesi YouTuber tidak bisa dianggap sepele, apalagi banyak YouTuber Indonesia yang mendulang penghasilan tinggi dari konten video yang dibuat, mulai jutaan hingga miliaran rupiah. Dalam hukum Islam, setiap profesi atau pekerjaan yang penghasilannya telah mencapai batas minimum (nisab) maka baginya wajib dikenakan wajib zakat.

BACA JUGA: Pengertian Haul Zakat Beserta Cara Menghitungnya 

Dikutip dari dompetdhuafa.org, sebenarnya zakat penghasilan bisa saja dikeluarkan setiap tahun, menunggu dulu setiap tahun dengan dikumpulkan terlebih dahulu. Tapi, prinsip dikeluarkan setiap bulan atau setiap mendapat penghasilan ini adalah prinsip kehati-hatian agar tidak terlupa dan terlewat.

Selain itu, ada juga pendapat ulama yang memperbolehkan untuk mengeluarkan zakat sebelum haul (1 tahun) karena sudah mencapai nisab. Terlebih lagi, manusia sering kali lupa dan khilaf. Nah, untuk menghitung zakat profesi atau zakat penghasilan YouTuber, maka kita perlu tahu dulu standar nisabnya.

 

BACA JUGA: Apa Itu Lembaga Zakat, Infak, Shodaqoh, dan Wakaf? 

Cara Menghitung Zakat Penghasilan YouTuber

Nisab zakat maal adalah menggunakan standar penghitungan zakat emas, yaitu sebesar 85 gram emas atau 20 dinar. Misalkan, harga emas saat ini adalah Rp1.000.000. Untuk itu nisabnya adalah Rp1.000.000 x 85 gram emas = Rp85.000.000. Maka jika sudah mencapai nilai Rp85.000.000, bisa mengeluarkan zakatnya senilai 2,5 persen dari penghasilan.

Contohnya, Youtuber A dalam satu bulan diproyeksi dapat menghasilkan hingga Rp1,7 miliar. Tentu penghasilan bulanannya ini sudah melebihi nisab Rp85.000.000. Maka, zakat penghasilannya adalah Rp1.700.000.000 x 2,5 persen = Rp42.500.000. Dalam hal ini, Youtuber A diproyeksi mengeluarkan zakat profesi dari penghasilannya sebesar Rp42.500.000 per bulan. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Jumlah tersebut tentunya bisa berubah, mengingat penghasilan profesi YouTuber yang tidak menentu, karena tergantung seberapa produktif ia mengunggah video dan menciptakan tayangan kreatif yang menghasilkan banyak viewers, sehingga akan ada banyak iklan, dan berimbas pada hasil monetisasi.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam ayat Alquran, "Dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala-Nya pada sisi Allah." (QS Al Baqarah: 110)

BACA JUGA: Doa Menerima Zakat Fitrah Lengkap Teks Arab, Latin, Keutamaannya 

BACA JUGA: Mengenal Zakat Pertanian Lengkap Hukum dan Cara Membayarnya 

Jika dihitung secara kasar, jumlah zakat yang harus dikeluarkan setiap bulannya yang diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala hanyalah 2,5 persen. Hal ini tentu bukan jumlah yang besar, apalagi membuat harta berkurang habis. Justru dengan zakat, harta menjadi bersih karena di dalamnya ada hak-hak dari 8 golongan yang berhak menerimanya.

Dengan menunaikan zakat, hati pun menjadi lebih tenang. Kemudian merasa bahwa harta adalah titipan yang kelak akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Ikhlaslah dengan mengharap ridha Allah Subhanahu wa ta'ala semata. Niscaya Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan keberkahan.

Demikian penjelasan mengenai zakat penghasilan YouTuber. Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini