Share

Ini Pengertian Zakat Maal dan Syaratnya, Jangan Sampai Salah Bayar!

Fini Nola Rachmawati, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 330 2667349 ini-pengertian-zakat-maal-dan-syaratnya-jangan-sampai-salah-bayar-EpGhcL66mm.jpg Ilustrasi zakat maal dan syaratnya. (Foto: Shutterstock)

MENURUT ajaran agama Islam ada lima Rukun Islam yang perlu ditaati oleh setiap Muslim. Kelimanya adalah syahadat, sholat, puasa, haji, hingga zakat. Rukun Islam tersebut seperti sebuah fondasi yang menopang agama Islam, sehingga dapat berdiri kukuh.

Seperti disebutkan, zakat termasuk Rukun Islam, sehingga wajib hukumnya dikerjakan. Begitu pula dengan zakat maal yang wajib dilakukan oleh seorang Muslim jika telah memenuhi syaratnya.

BACA JUGA: Bagaimana Menghitung Zakat Penghasilan YouTuber? 

 

BACA JUGA: Pengertian Haul Zakat Beserta Cara Menghitungnya 

Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa Ustadz Ahmad Shonhaji mengatakan zakat maal biasa disebut zakat harta.

Zakat maal bisa dikeluarkan dari sebagian harta yang dimiliki. Kemudian dengan ketentuan dan persyaratan tertentu, lalu diberikan kepada orang tertentu dengan jumlah yang tertentu juga.

Zakat maal ini dikeluarkan oleh muzaki (wajib zakat) melalui amil zakat resmi untuk diserahkan kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat). 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adapun syarat-syarat zakat maal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Haul dan nisab

Haul yaitu waktunya harus sampai 1 tahun. Lalu ada nisabnya atau batas ketentuan kewajiban mengeluarkan zakat harta tersebut.

2. Al-milk at-tam

Al-milk at-tam atau milik yang sempurna. Artinya, apabila materi dan manfaat harta dimiliki sepenuhnya oleh seseorang sehingga seluruh hak yang terkait harta berada di bawah penguasaannya. Milik seperti ini bersifat mutlak, tidak dibatasi masa, dan tidak bisa digugurkan orang lain.

3. Muslim berakal

Syarat wajib zakat fitrah dan zakat maal selanjutnya adalah Muslim berakal. Berdasarkan ijma' ulama, tidak ada kewajiban zakat atas orang kafir. Sebab, zakat merupakan ibadah yang menyucikan.

Adapun zakat yang dikeluarkan juga harus berasal dari harta halal. Pasalnya, Allah Subhanahu wa ta'ala hanya menerima sesuatu yang diperoleh hamba-Nya melalui cara yang halal dan baik.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini