Share

5 Ciri-Ciri Orang Beriman, Salah Satunya Bergetar Hatinya ketika Mendengar Nama Allah Ta'ala

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Sabtu 22 Oktober 2022 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 22 330 2692247 5-ciri-ciri-orang-beriman-salah-satunya-bergetar-hatinya-ketika-mendengar-nama-allah-ta-ala-VlnRi83OVd.jpg Ilustrasi ciri-ciri orang beriman. (Foto: Shutterstock)

CIRI-ciri orang beriman sangat penting diketahui setiap Muslim. Diketahui bahwa mukmin adalah orang yang benar-benar beriman kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan mematuhi segala perintah dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Ciri-ciri orang beriman dijelaskan dalam Alquran Surat Al Anfal Ayat 2–4, yakni:

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُہُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡہِمۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ زَادَتۡہُمۡ إِيمَـٰنً۬ا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ (٢) ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣)أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقًّ۬اۚ لَّهُمۡ دَرَجَـٰتٌ عِندَ رَبِّهِمۡ وَمَغۡفِرَةٌ۬ وَرِزۡقٌ۬ ڪَرِيمٌ۬ (٤)

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan sholat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia." (QS Al Anfal (8): 2–4)

Baca juga: Jadwal Sholat Akhir Pekan Ini Sabtu 22 Oktober 2022M/26 Rabiul Awal 1444H 

Baca juga: Surat Al Waqiah Bacaan Arab, Latin, Artinya, Tafsir, hingga Keutamaannya 

1. Ciri-ciri orang beriman yang pertama bergetar hatinya ketika mendengar nama Allah Subhanahu wa ta'ala.

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka." (QS Al Anfal (8): 2)

Orang yang beriman jika disebutkan nama Allah Subhanahu wa ta'ala, gemetar atau bergetar hatinya karena ada rasa takut dalam hatinya. Rasa takutnya sebagai bentuk mengagungkan asma Allah Subhanahu wa ta'ala. Ketika dia berkeinginan untuk melakukan perbuatan dosa atau maksiat, dia pun segara teringat Allah Ta'ala dan takut melaksanakannya.

2. Ciri-ciri orang beriman yang selanjutnya ketika dibacakan ayat Alquran akan bertambah imannya.

وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا

Artinya: "Dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya)." (QS Al Anfal (8): 2)

Hal ini menjadi bukti keimanan seseorang ketika Alquran dibaca, baik oleh dirinya ataupun orang lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Ciri-ciri orang beriman yang ketiga adalah orang yang bertawakal kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Artinya: "Dan hanya kepada Rabbnya mereka bertawakal." (QS Al Anfal (8): 2)

Orang yang beriman akan berserah diri hanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Selain melakukan usaha agar terwujudnya keinginannya, mereka tetap bertawakal kepada Allah Ta'ala. Karena mereka yakin bahwa tidak akan terwujud suatu hal kecuali atas kehendak Allah Ta'ala.

4. Ciri-ciri orang beriman berikutnya yaitu orang-orang yang mengerjakan sholat.

ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ

Artinya: "(yaitu) Orang-orang yang mendirikan sholat." (QS Al Anfal (8): 3)

Orang yang beriman akan mendirikan sholat secara sempurna, baik sholat yang hukumnya wajib maupun sunah. Sholat adalah sarana mediasi seorang hamba yang ingin berkomunikasi dengan Allah Subhanahu wa ta'ala.

5. Ciri-ciri orang beriman yang terakhir yakni orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala.

وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ

Artinya: "Dan mereka yang menginfakkan rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS Al Anfal (8): 3)

Seorang dikatakan beriman ketika menginfakkan hartanya di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala. Sebagaimana dilakukan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu, beliau menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah Ta'ala.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini