Share

Bacaan Surat Al Waqiah Ayat 1-96 Lengkap Tafsir hingga Keutamaannya

Hantoro, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2022 04:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 23 618 2692942 bacaan-surat-al-waqiah-ayat-1-96-lengkap-tafsir-hingga-keutamaannya-vK0Y4aImUD.jpeg Ilustrasi Alquran Surat Al Waqiah Ayat 1-96. (Foto: Pexels)

BACAAN Surat Al Waqiah Ayat 1–96 tersedia dalam artikel ini. Surat ini memiliki arti "Hari Kiamat" dan berada di urutan ke-56 dalam kitab suci Alquran. Lalu termasuk golongan Makkiyyah atau turun di Kota Makkah.

Dijelaskan dalam laman Abusyuja, nama Surat Al Waqiah karena merujuk pada lafaz waqi'ah yang terdapat dalam ayat pertama. Adapun pokok kandungan Surat Al Waqiah yakni (1) Menceritakan huru-hara di waktu terjadinya hari kiamat; (2) Ketika dihisab, manusia terbagi menjadi tiga golongan, yakni golongan orang-orang yang bersegera melakukan kebaikan, golongan kanan, dan golongan yang celaka, sera pula balasan yang diterima masing-masing golongan.

Kemudian (3) Menjelaskan bantahan Allah Subhanahu wa ta'ala terhadap orang-orang yang tidak memercayai adanya Tuhan; (4) Menceritakan hari kebangkitan, yaumul hisab, serta menjelaskan bahwa Alquran berasal dari Lauhul Mahfuz.

Berikut Surat Al Waqiah Ayat 1–96 lengkap bacaan Arab, latin, artinya terjemahan bahasa Indonesia, hingga tafsirnya; sebagaimana dihimpun dari Alquran Digital Okezone.

BACA JUGA:Viral Bocah Tidak Berhenti Bacakan Ayat-Ayat Alquran di Depan Jenazah Orangtuanya, Netizen: Anak Sholeh 

 

BACA JUGA:Viral Bocah Ziarah Sendirian di Makam Orangtuanya, Netizen: Doa-doamu Menggetarkan Langit 

اِذَا وَقَعَتِ الۡوَاقِعَةُ

1. Izaa waqa'atil waaqi'ah

Apabila terjadi hari Kiamat,

لَيۡسَ لِـوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ

2. Laisa liwaq'atihaa kaazibah

terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal).

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ

3. Khafidatur raafi'ah

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).

اِذَا رُجَّتِ الۡاَرۡضُ رَجًّا

4. Izaa rujjatil ardu rajjaa

Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

وَّبُسَّتِ الۡجِبَالُ بَسًّا

5. Wa bussatil jibaalu bassaa

dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

فَكَانَتۡ هَبَآءً مُّنۡۢبَـثًّا

6. Fakaanat habaaa'am mumbassaa

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

وَّكُنۡـتُمۡ اَزۡوَاجًا ثَلٰـثَـةً

7. Wa kuntum azwaajan salaasah

dan kamu menjadi tiga golongan,

فَاَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ

8. Fa as haabul maimanati maaa as haabul maimanah

yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu,

وَاَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِؕ

9. Wa as haabul mash'amati maaa as haabul mash'amah

dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu,

وَالسّٰبِقُوۡنَ السّٰبِقُوۡنَۚ

10. Wassaabiqoonas saabiqoon

dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga). 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

اُولٰٓٮِٕكَ الۡمُقَرَّبُوۡنَۚ

11. Ulaaa'ikal muqarraboon

Mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah),

فِىۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ

12. Fee Jannaatin Na'eem

Berada dalam surga kenikmatan,

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏

13. Sullatum minal awwaleen

segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

وَقَلِيۡلٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ

14. Wa qaleelum minal aa khireen

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

عَلٰى سُرُرٍ مَّوۡضُوۡنَةٍۙ

15. 'Alaa sururim mawdoonah

Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,

مُّتَّكِـــِٕيۡنَ عَلَيۡهَا مُتَقٰبِلِيۡنَ

16. Muttaki'eena 'alaihaa mutaqabileen

mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.

يَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَۙ‏

17. Yatoofu 'alaihim wildaa num mukkhalladoon

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

بِاَكۡوَابٍ وَّاَبَارِيۡقَ وَكَاۡسٍ مِّنۡ مَّعِيۡنٍۙ‏

18. Bi akwaabinw wa abaareeq, wa kaasim mim ma'een

dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

لَّا يُصَدَّعُوۡنَ عَنۡهَا وَلَا يُنۡزِفُوۡنَۙ

19. Laa yusadda'oona 'anhaa wa laa yunzifoon

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوۡنَۙ

20. Wa faakihatim mimmaa yatakhaiyaroon

dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,

Ayat-ayat selanjutnya bisa lengkap dibaca dengan mengeklik tautan berikut: Surat Al Waqiah. Allahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini