Share

9 Amalan untuk Orangtua yang Sudah Meninggal, Pahala Terus Mengalir

Hantoro, Jurnalis · Selasa 25 Oktober 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 25 330 2694077 9-amalan-untuk-orangtua-yang-sudah-meninggal-pahala-terus-mengalir-Bau1hsOIzi.jpg Ilustrasi amalan untuk orangtua yang sudah meninggal dunia. (Foto: Shutterstock)

KETAHUI 9 amalan untuk orangtua yang sudah meninggal dunia. Adapun setelah orangtua wafat, ada banyak cara bagi anak untuk tetap bisa berbakti. Mereka bisa memberikan kebaikan bagi orangtuanya yang telah meninggal berupa aliran pahala. Syaratnya, harus memiliki ikatan iman.

Amalan tersebut sebagaimana dijelaskan dalam riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุงู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู: ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูู†ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉูุŒ ุฃูŽูˆู’ ุนูู„ู’ู…ู ูŠูู†ู’ุชูŽููŽุนู ุจูู‡ูุŒ ุฃูŽูˆู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู ุตูŽุงู„ูุญู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ู„ูŽู‡ู

"Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya." (HR Muslim nomor 1631, An-Nasa'i: 3651, dan yang lainnya)

Bahkan ikatan iman ini tetap Allah Subhanahu wa ta'ala abadikan hingga hari kiamat. Dikarenakan ikatan iman ini, Allah Ta'ala kumpulkan kembali mereka bersama keluarganya di hari kiamat.

ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽุชู’ู‡ูู…ู’ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุชูู‡ูู…ู’ ุจูุฅููŠู…ูŽุงู†ู ุฃูŽู„ู’ุญูŽู‚ู’ู†ูŽุง ุจูู‡ูู…ู’ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุชูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู„ูŽุชู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู

"Orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka." (QS At-Thur: 21)

Nah, berikut 9 amalan untuk orangtua yang sudah meninggal dunia, sebagaimana telah Okezone himpun:

BACA JUGA:Air Laut Jadi Panas Pertanda Kiamat Menurut Alquran, Begini Penjelasan Ilmiahnyaย 

1. Mensholatkan

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, dalam riwayat dari Malik bin Rabiโ€™ah As-Saโ€™idi radhiyallahu โ€˜anhu, beliau menceritakan, 'Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seseorang dari Bani Salamah. Orang ini bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah masih ada cara bagiku untuk berbakti kepada orang tuaku setelah mereka meninggal?' Jawab Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam:

ู†ูŽุนูŽู…ู’ุŒ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ูŽุงุŒ ูˆูŽุงู„ูุงุณู’ุชูุบู’ููŽุงุฑู ู„ูŽู‡ูู…ูŽุงุŒ ูˆูŽุฅููŠููŽุงุกูŒ ุจูุนูู‡ููˆุฏูู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏู ู…ูŽูˆู’ุชูู‡ูู…ูŽุงุŒ ูˆูŽุฅููƒู’ุฑูŽุงู…ู ุตูŽุฏููŠู‚ูู‡ูู…ูŽุงุŒ ูˆูŽุตูู„ูŽุฉู ุงู„ุฑู‘ูŽุญูู…ู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ู„ูŽุง ุชููˆุตูŽู„ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูู‡ูู…ูŽุง

"Ya, mensholatkan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka setelah mereka meninggal, memuliakan rekan mereka, dan menyambung silaturahmi yang terjalin karena sebab keberadaan mereka." (HR Ahmad nomor 16059, Abu Dawud: 5142, Ibn Majah: 3664, dishahihkan oleh Al-Hakim: 7260 dan disetujui Adz-Dzahabi)

2. Doa

Dilansir laman Rumaysho, doa anak untuk orangtua yang sudah meninggal dunia. Setiap doa kaum Muslimin bagi setiap Muslim akan bermanfaat bagi si mayit. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa taโ€™ala:

ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฌูŽุงุกููˆุง ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏูู‡ูู…ู’ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ุฅุฎู’ูˆูŽุงู†ูู†ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุณูŽุจูŽู‚ููˆู†ูŽุง ุจูุงู„ุฅูŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ูููŠ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุง ุบูู„ุง ู„ูู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฑูŽุกููˆููŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ

"Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa: 'Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang'." (QS Al Hasyr: 10)

BACA JUGA:Bukan Hanya Innalillahi, Ini Doa untuk Orang Meninggal Duniaย 

3. Melunasi utang

Amalan berikutnya adalah anak melunasi utang orangtuanya yang sudah meninggal dunia jika ada. Ini sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam didatangkan seorang mayit yang masih memiliki utang, kemudian beliau bertanya, "Apakah orang ini memiliki uang untuk melunasi hutangnya?" Jika diberi tahu bahwa dia bisa melunasinya, maka Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam akan menyolatkannya. Namun jika tidak, maka beliau pun memerintahkan, "Kalian sholatkan aja orang ini."

Tatkala Allah Subhanahu wa ta'ala memenangkan bagi beliau beberapa peperangan, beliau bersabda:

ุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุจูุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ููŽู…ูŽู†ู’ ุชููˆููู‘ูู‰ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฏูŽูŠู’ู†ูŒ ููŽุนูŽู„ูŽู‰ู‘ูŽ ู‚ูŽุถูŽุงุคูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽ ู…ูŽุงู„ุงู‹ ููŽู‡ููˆูŽ ู„ููˆูŽุฑูŽุซูŽุชูู‡ู

"Aku lebih pantas bagi orang-orang beriman dari diri mereka sendiri. Barang siapa yang mati, namun masih meninggalkan utang, maka akulah yang akan melunasinya. Sedangkan barang siapa yang mati dan meninggalkan harta, maka itu untuk ahli warisnya." (HR Bukhari nomor 2298 dan Muslim: 1619) Hadits ini menunjukkan bahwa pelunasan utang si mayit dapat bermanfaat bagi dirinya.ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Menunaikan qodho' puasa

Pendapat yang mengatakan bahwa qodho' puasa bermanfaat bagi si mayit dipilih oleh Abu Tsaur, Imam Ahmad, Imam Asy-Syafi'i, pendapat yang dipilih oleh An-Nawawi, pendapat pakar hadits, dan pendapat Ibnu Hazm.

Dalil dari pendapat ini adalah hadits 'Aisyah:

ู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุงุชูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุตููŠูŽุงู…ูŒ ุตูŽุงู…ูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽู„ููŠู‘ูู‡ู

"Barang siapa yang mati dalam keadaan masih memiliki kewajiban puasa, maka ahli warisnya yang nanti akan mempuasakannya." (HR Bukhari nomor 1952 dan Muslim: 1147)

Hal yang dimaksud "waliyyuhu" adalah ahli waris. (Lihat Tawdhihul Ahkam, 3/525)

5. Menunaikan qodho' nadzar baik berupa puasa atau amalan lainnya

Sa'ad bin 'Ubadah radhiyallahu 'anhu pernah meminta nasihat kepada Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, dia mengatakan:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูู…ู‘ูู‰ ู…ูŽุงุชูŽุชู’ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู†ูŽุฐู’ุฑูŒ

"Sesungguhnya ibuku telah meninggalkan dunia namun dia memiliki nadzar (yang belum ditunaikan)." Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas mengatakan:

ุงู‚ู’ุถูู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง

"Tunaikanlah nadzar ibumu." (HR Bukhari nomor 2761 dan Muslim: 1638)

6. Segala amalan salih anaknya

Semua amalan salih yang dilakukan anak salih akan bermanfaat bagi orangtuanya yang sudah meninggal dunia. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูู„ุฅู†ู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ุง ู…ูŽุง ุณูŽุนูŽู‰

"Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya." (QS An-Najm: 39). Di antara yang diusahakan oleh manusia adalah anak yang salih.

Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุทู’ูŠูŽุจู ู…ูŽุง ุฃูŽูƒูŽู„ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ู…ูู†ู’ ูƒูŽุณู’ุจูู‡ู ูˆูŽูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ู ู…ูู†ู’ ูƒูŽุณู’ุจูู‡ู

"Sesungguhnya yang paling baik dari makanan seseorang adalah hasil jerih payahnya sendiri. Dan anak merupakan hasil jerih payah orangtua." (HR Abu Dawud nomor 3528 dan An-Nasa'i: 4451. Syekh Al Albani mengatakan hadits ini shahih)

Ini berarti amalan dari anaknya yang salih masih tetap bermanfaat bagi orangtuanya walaupun sudah berada di liang lahat karena anak adalah hasil jerih payah orang tua yang pantas mereka nikmati.ย 

7. Ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyahย 

Amalan salih seperti ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah sangat berguna bagi orang yang sudah meninggal dunia. Dalam riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุงู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุนูู„ู’ู…ู ูŠูู†ู’ุชูŽููŽุนู ุจูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู ุตูŽุงู„ูุญู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ู„ูŽู‡ู

"Jika manusia itu mati, maka akan putus amalannya kecuali dari tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak salih yang mendoakan orangtuanya." (HR Muslim nomor 1631)

8. Sedekah atas nama orangtua yang meninggal

Sedekah untuk orangtua yang meninggal akan bermanfaat baginya berdasarkan kesepakatan (ijma') kaum muslimin.ย (Majmuโ€™ Al Fatawa, 24/314, Darul Wafaโ€™, cetakan ketiga, 1426 H)ย 

Dalam riwayat dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุณูŽุนู’ุฏูŽ ุจู’ู†ูŽ ุนูุจูŽุงุฏูŽุฉูŽ โ€“ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ โ€“ ุชููˆููู‘ููŠูŽุชู’ ุฃูู…ู‘ูู‡ู ูˆูŽู‡ู’ูˆูŽ ุบูŽุงุฆูุจูŒ ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูู…ู‘ูู‰ ุชููˆููู‘ููŠูŽุชู’ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุบูŽุงุฆูุจูŒ ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุŒ ุฃูŽูŠูŽู†ู’ููŽุนูู‡ูŽุง ุดูŽู‰ู’ุกูŒ ุฅูู†ู’ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ุชู ุจูู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู†ูŽุนูŽู…ู’ ยป . ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูู‰ ุฃูุดู’ู‡ูุฏููƒูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุญูŽุงุฆูุทูู‰ ุงู„ู’ู…ูุฎู’ุฑูŽุงููŽ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง

"Sesungguhnya ibu dari Sa'ad bin Ubadah radhiyallahu โ€˜anhu meninggal dunia, sedangkan Sa'ad pada saat itu tidak berada di sampingnya. Kemudian Sa'ad mengatakan, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedangkan aku pada saat itu tidak berada di sampingnya. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya?' Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjawab, 'Iya, bermanfaat.' Kemudian Sa'ad mengatakan kepada Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, 'Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya'."ย (HR Bukhari nomor 2756)ย 

9. Menjaga silaturahmi

Dari Ibnu Umar radhiyallahu โ€˜anhuma, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจูŽุฑู‘ู ุงู„ู’ุจูุฑู‘ู ุตูู„ูŽุฉูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ูˆูุฏู‘ู ุฃูŽุจููŠู‡ู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠููˆูŽู„ู‘ููŠูŽ

"Bentuk kebaktian kepada orangtua yang paling tinggi, menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya, setelah ayahnya meninggal." (HR Muslim nomor 2552)

Wallahu a'lam bisshawab.ย 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini