Share

Cerita Lucu Abu Nawas Hancurkan Istana Raja Gara-Gara Seekor Lalat, Luar Biasa Berani!

Hantoro, Jurnalis · Minggu 30 Oktober 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 29 614 2696826 cerita-lucu-abu-nawas-hancurkan-istana-raja-gara-gara-seekor-lalat-luar-biasa-berani-z8JOc3vPIg.jpg Ilustrasi Abu Nawas hancurkan Istana Raja gara-gara seekor lalat. (Foto: Istimewa/Sindonews)

BAGINDA Raja pada suatu malam bermimpi di bawah rumah Abu Nawas tersimpan harta karun yang sangat melimpah. Ketika matahari keesokan harinya sudah terbit, Raja langsung memerintahkan para pengawal menggali tanah di rumah Abu Nawas.

Abu Nawas dan istri pun jadi sangat kebingungan. Sebab, rumahnya hancur lebur akibat penggalian para pengawal Istana Raja tersebut.

BACA JUGA:Cerita Lucu Abu Nawas Gagal Jadi Pejabat Gara-Gara Berlagak Gila, Apes Banget! 

"Ada apa ini? Kenapa rumahku dihancurkan?" ucap Abu Nawas dengan kaget, seperti dilansir nu.or.id.

"Tadi malam Raja bermimpi bahwa di bawah rumahmu terpendam emas dan permata yang tidak ternilai harganya," ucap salah seorang pengawal.

Tetapi setelah mereka terus menggali ternyata emas dan permata itu tidak ditemukan. Raja juga tidak meminta maaf kepada Abu Nawas, apalagi mengganti kerugian.

Abu Nawas dan istrinya hanya termenung dan merasa kesal atas perbuatan Raja. Namun apa daya, mereka tidak bisa melakukan apa pun.

BACA JUGA:Modal Sebatang Kayu Pohon, Abu Nawas Dapat 100 Dinar dari Komplotan Penjahat 

Abu Nawas sampai tidak doyan makan. Makanan yang dihidangkan istrinya didiamkan begitu saja sampai basi.

Keesokan harinya Abu Nawas melihat lalat-lalat mulai menyerbu makanan yang sudah basi itu. Lalu ia segera menuju istana dengan membawa makanan basi yang sudah dipenuhi lalat tersebut sambil membawa pentungan besi. Istrinya agak bingung apa yang hendak dilakukan suaminya itu. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Setelah sampai istana, Abu Nawas berkata, "Maaf Raja yang mulia, hamba hanya ingin melaporkan tamu-tamu tak diundang ke rumah saya dan tanpa izin memakan makanan saya," sambil menunjukkan lalat-lalat yang masih hinggap di makanannya.

"Lalu, apa yang perlu saya bantu?" ucap Raja.

"Hamba butuh keadilan Raja," jawab Abu Nawas.

"Keadilan yang seperti apa?" tanya Raja lagi.

"Hamba hanya ingin izin tertulis dari Raja sendiri agar hamba bisa dengan leluasa menghukum lalat-lalat itu," ucap Abu Nawas.

Tidak berpikir panjang, Raja membuat surat izin yang isinya memperkenankan Abu Nawas memukul lalat-lalat tersebut di mana pun mereka hinggap.

Dengan sebatang besi yang dibawa dari rumah, Abu Nawas memukul lalat-lalat yang hinggap di semua barang milik istana. Raja hanya bengong melihat istananya porak-poranda oleh Abu Nawas. Wallahu a'lam bissawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini