Share

Kisah Abu Jahal Menyelamatkan Nabi Muhammad ketika Tersesat

Nurul Amanah, Jurnalis · Selasa 01 November 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 614 2698106 kisah-abu-jahal-menyelamatkan-nabi-muhammad-ketika-tersesat-sxQD5gfnKy.jpg Ilustrasi kisah Abu Jahal menyelamatkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Foto: Istimewa/Sindonews)

ABU Jahal merupakan salah seorang paman Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Dia dikenal sebagai sosok yang sering menentang ajaran keponakannya itu.

Namun siapa sangka, Abu Jahal ternyata pernah melakukan kebaikan dengan menyelamatkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kecil yang tersesat di Makkah, hingga membuat panik kakeknya Abdul Muthalib.

BACA JUGA:Kisah Nabi Muhammad Melihat Wujud Asli Malaikat Jibril 

Dilansir nu.or.id, Syekh Nawawi Banten dalam tafsirnya Marahul Labid menuliskan riwayat dari Ibnu Abbas yang mengisahkan ketersesatan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di jalanan Kota Makkah.

Info grafis sholawat Nabi. (Foto: Okezone)

Dari awal kisah kepanikan Abdul Muthalib karena kehilangan cucunya, hingga Nabi Shallallahu alaihi wassallam akhirnya dibawa kembali kepada kakeknya oleh Abu Jahal serta kisah menakjubkan yang dialami Abu Jahal bersama Nabi.

Dilanda kepanikan, Abdul Muthalib pun berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar cucunya dapat kembali kepadanya dengan bergelantung pada penutup (astar) Kakbah.

BACA JUGA:Kisah Nabi Ilyas Terus Berdakwah meski Didustakan Kaum Penyembah Berhala 

Berikut riwayat yang dimaksud:

وروي عن ابن عباس أن النبي صلّى الله عليه وسلّم ضل في شعاب مكة وهو صبي فتعلق عبد المطلب بأستار الكعبة وقال يا رب رد ولدي محمدا ... اردده رب

واصطنع عندي يدا فما زال يردد هذا عند البيت حتى أتاه أبو جهل على ناقة ومحمد بين يديه، وهو يقول: لا تدري ماذا ترى من ابنك، فقال عبد المطلب ولم قال: إنيأنخت الناقة وأركبته من خلفي فأبت الناقة أن تقوم، فلما أركبته أمامي قامت الناقة، وكانت تقول: يا أحمق هو الإمام فكيف يقوم خلف المقتدي

Artinya: "Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassallam saat kecil dulu pernah tersesat di jalanan Makkah. Abdul Muthalib bergelantung pada penutup (astar) Kakbah seraya berdoa dengan bait syair yang berbunyi:

يا رب رد ولدي محمدا # اردده رب واصطنع عندي يدا

Artinya: "Hai Tuhanku, kembalikan anakku Muhammad. Kembalikanlah dia wahai Tuhanku, dan jadikan kekuatan dia di sisiku." 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berkali-kali Abdul Muthalib mengulang-ulang bait syair ini di samping Baitullah sampai akhirnya Abu Jahal mendatanginya dengan menaiki unta bersama Muhammad di depannya.

Abu Jahal pun menceritakan sebuah kisah mengejutkan dari apa yang dialaminya bersama keponakannya itu.

Kemudian Abu Jahal berkata: "Engkau tidak tahu, apa yang mengherankan dari putramu?"

"Kenapa?" kata Abdul Muthalib.

"Aku menderumkan unta, kemudian Muhammad aku naikkan di belakangku, namun untanya enggan berdiri. Setelah Muhammad aku naikkan di depanku, baru untanya mau berdiri."

Seakan-akan untanya berkata: "Hai orang dungu, dia (Muhammad) adalah seorang imam, kenapa imam di belakang pengikut atau makmumnya?" demikian menjelaskan Abu Jahal. (Muhammad Nawawi Al-Jawi, At-Tafsirul Munir li Ma'alimit Tanzil, [Surabaya, Al-Hidayah], juz II, halaman 452)

Dari kisah ini dapat ditarik kesimpulan, meski di kemudian hari Abu Jahal hari menjadi penentang keras Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, dirinya tetap mempunyai sisi kebaikan atau setidaknya pernah berbuat baik.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini