Share

Bacaan Doa Istinja Lengkap dengan Arti dan Tata Caranya

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Jum'at 04 November 2022 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 618 2700747 bacaan-doa-istinja-lengkap-dengan-arti-dan-tata-caranya-gh9yFe3mHz.jpg Ilustrasi bacaan doa istinja lengkap dengan arti dan tata caranya. (Foto: Shutterstock)

BACAAN doa Istinja lengkap dengan arti dan tata caranya perlu dipelajari setiap Muslim. Tujuannya untuk menghilangkan najis yang dapat membatalkan sahnya ibadah.

Istinja adalah kegiatan membersihkan kotoran. Istinja bisa dilakukan dengan menggunakan air atau batu dan dapat pula dengan alat lain.

BACA JUGA:Bersuci Lebih Baik Pakai Tisu Kering atau Basah? Ini Kata MUI 

Doa Istinja

اَللّٰهُمَّ حَسِّنْ فَرْجِىْ مِنَ الْفَوَاخِشِ وَظَهِّرْ قَلْبِيْ مِنَ النِّفَاقِ

Allaahumma hassin farjii minal fawaahisyi wa thahhir qolbii minan nifaaqi

Artinya: "Ya Allah bersihkanlah farjiku (kemaluan) dari keburukan dan bersihkan hatiku dari nifaq (kemunafikan)." 

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

BACA JUGA:Jadwal Sholat Hari Ini Jumat Berkah 4 November 2022M/9 Rabiul Akhir 1444H 

Adab-Adab Beristinja

1. Dahulukan kaki kiri ketika masuk dan kaki kanan ketika keluar kamar mandi.

2. Membaca doa masuk dan keluar kamar mandi.

3. Tidak membawa sesuatu yang dimuliakan, seperti Alquran.

4. Tidak berbicara.

5. Menjaga kebersihan tubuh dan pakaian dari najis.

6. Tidak buang hajat sembarangan.

7. Dianjurkan tidak menghadap atau membelakangi kiblat, kecuali ada tembok atau penghalangnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tata Cara Istinja

Dalam istinja, orang boleh memilih tiga cara: (1) Istinja dengan batu terlebih dahulu lalu dengan air, dan ini cara terbaik; (2) Istinja dengan air saja; dan (3) Istinja dengan batu saja. Namun jika dibandingkan antara pilihan kedua dan ketiga, lebih baik pilihan kedua, yaitu menggunakan air.

Ada beberapa ketentuan khusus yang harus dipenuhi ketika orang beristinja dengan batu atau benda lain yang memiliki kesamaan fungsi dengannya.

1. Minimal menggunakan tiga batu, atau satu namun memiliki tiga sisi.

2. Tiga batu tersebut dapat membersihkan tempat keluarnya kotoran, kubul atau dubur, sehingga bila belum bersih, maka harus ditambah.

3. Tidak boleh ada tetesan air atau najis lain selain tinja dan kencing yang mengenai kubul dan dubur. Najis yang keluar saat buang hajat tidak boleh melewati shafhah (lingkaran batas dubur), atau melewati hasyafah (pucuk zakar).

4. Najis yang dibersihkan bukan najis yang sudah kering.

5. Najis yang keluar tidak berpindah ke anggota tubuh lain, semisal selangkangan, paha, dan sebagainya.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini