Share

Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total, Yuk Dihafal

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 05 November 2022 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 05 614 2701302 niat-dan-tata-cara-sholat-gerhana-bulan-total-yuk-dihafal-AQ2rp0PSg4.jpg Ilustrasi niat dan tata cara sholat gerhana bulan total. (Foto: Reuters)

NIAT dan tata cara sholat gerhana bulan total akan dibahas dalam artikel kali ini. Diketahui bahwa Insya Allah fenomena alam gerhana bulan atau khusuful qamar diprediksi akan terjadi di Indonesia pada 8 November 2022.

Kementerian Agama pun mengajak seluruh Muslim melaksanakan sholat khusuf atau sholat gerhana bulan. Berdasarkan data astronomis, gerhana bulan total (GBT) kali ini akan terjadi di seluruh wilayah Tanah Air.

"Insya Allah pada 8 November 2022 akan terjadi gerhana bulan total di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat 4 November 2022, dilansir Kemenag.go.id.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Akhir Pekan Ini Sabtu 5 November 2022M/10 Rabiul Akhir 1444H 

Tata cara sholat gerhana. (Foto: Kemenag.go.id)

BACA JUGA:Selain Sholat Khusuf, Kemenag Ajak Perbanyak Dzikir, Istighfar, Sedekah saat Gerhana Bulan Total 

Adapun tata cara sholat gerhana bulan total adalah sebagai berikut:

a. Berniat di dalam hati;

b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana sholat biasa;

c. Membaca doa iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti Surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: "Nabi Shallallahu alaihi wassallam menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika sholat gerhana." (HR Bukhari nomor 1065 dan Muslim: 901); 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

d. Kemudian rukuk sambil memanjangkannya;

e. Kemudian bangkit dari rukuk (iktidal) sambil mengucapkan "Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd";

f. Setelah iktidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca Surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;

g. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya;

h. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal);

i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;

j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;

k. Salam.

Setelah itu imam menyampaikan khotbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, bersedekah.

Allahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini