Share

4 Bacaan Zikir saat Diuji Sakit, Insya Allah Lekas Sembuh

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Minggu 06 November 2022 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 06 618 2701854 4-bacaan-zikir-saat-diuji-sakit-insya-allah-lekas-sembuh-TeabnScqtE.jpg Ilustrasi bacaan zikir saat diuji sakit. (Foto: Shutterstock)

KETAHUI 4 bacaan zikir saat diuji sakit. Penyakit bisa datang kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa pun. Bahkan, seorang nabi bisa terserang penyakit.

Oleh karena itu, Anda perlu berdoa atau zikir kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar diangkat penyakitnya sebagaimana telah dicontohkan oleh para nabi.

Apa saja bacaan zikir saat diuji sakit? Sebagaimana telah Okezone himpun, simak ulasannya berikut ini.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Hari Ini Ahad 6 November 2022M/11 Rabiul Akhir 1444H 

1. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah terkena suatu penyakit. Beliau kemudian membaca dan mengamalkan zikir yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut ini:

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillah (3x) 

Artinya: "Dengan nama Allah."

أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

A'ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru (7x)

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan ku khawatirkan."

BACA JUGA:Kemenag Ajak Gelar Sholat Gerhana Bulan Total pada 8 November, Lengkap Beri Tahu Tata Caranya 

2. Pernah juga Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam zikir atau doa seperti ini:

أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Adzhibil ba’sa allahumma rabban naasi wasyfii anta syaafi laa syifaa’a illa syifaa’uka syifaa’an laa yughaadiru saqma.

Artinya: "Hilangkanlah rasa sakit Ya Allah Rabb manusia, sembuhkanlah, sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit." (HR Bukhari) 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Imam Ahmad dalam Musnadnya dan At-Tirmidzi dalam Jami' At-Tirmidzi meriwayatkan dari hadits Sa'd bin Abi Waqqash dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Artinya: "Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika ia berada di perut ikan adalah: Laa ilaha illa anta subhaanaka innii kuntu minadzzoolimiin (Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Mahasuci Engkau, Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim)." (QS Al Anbiyaa: 87)

4. Dalam Surat Al Anbiya Ayat 83 menerangkan tentang doa Nabi Ayyub 'alaihissalam saat mendapat ujian berat ditimpa penyakit bertahun-tahun. Nabi Ayyub lalu bermunajat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan diabadikan dalam Alquran:

وَاَيُّوۡبَ اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗۤ اَنِّىۡ مَسَّنِىَ الضُّرُّ وَاَنۡتَ اَرۡحَمُ الرّٰحِمِيۡنَ

Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, '(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang'."

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini