Share

Apakah Sholat Khusuf Wajib Dikerjakan Orang yang Melihat Gerhana Bulan Total?

Hantoro, Jurnalis · Senin 07 November 2022 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 330 2702393 apakah-sholat-khusuf-wajib-dikerjakan-orang-yang-melihat-gerhana-bulan-total-pN2vg1VTGR.jpg Ilustrasi sholat khusuf atau sholat gerhana bulan total. (Foto: Hantoro/Okezone)

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) mengajak umat Islam Indonesia mengerjakan sholat khusuf atau sholat gerhana bulan total pada Selasa, 8 November 2022. Dilaporkan fenomena alam ini akan dapat disaksikan di semua wilayah Tanah Air.

Dikutip dari laman Rumaysho, dai muda asal Yogyakarta Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan, dalam ajaran agama Islam, bagi siapa saja yang melihat gerhana dengan mata telanjang, maka ia wajib melaksanakan sholat gerhana.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Awal Pekan Ini Senin 7 November 2022M/12 Rabiul Akhir 1444Hย 

Info grafis sholat gerhana bulan total 8 November 2022. (Foto: Okezone)

Dalilnya adalah sabda Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wassallam:

ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ูŽุง ููŽุงูู’ุฒูŽุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

Artinya: "Jika kalian melihat gerhana tersebut (matahari atau bulan), maka bersegeralah untuk melaksanakan sholat." (HR Bukhari nomor 1047)

Apabila di suatu daerah tidak tampak gerhana, maka tidak ada keharusan melaksanakan sholat gerhana. Sebab, sholat gerhana ini diharuskan bagi siapa saja yang melihatnya secara langsung sebagaimana disebutkan dalam hadits tersebut.

BACA JUGA:Kemenag Ajak Gelar Sholat Gerhana Bulan Total pada 8 November, Lengkap Beri Tahu Tata Caranyaย 

Adapun waktu pelaksanaan sholat gerhana dimulai ketika fenomena alam tersebut mulai muncul sampai hilang. Hal ini berdasarkan riwayat dari Al Mughiroh bin Syuโ€™bah, Rasulullah Shallallahu โ€™alaihi wassallam bersabda:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ุขูŠูŽุชูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ูƒูŽุณูููŽุงู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ูŽุง ููŽุงุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุตูŽู„ู‘ููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ุฌูŽู„ูู‰ูŽ

Artinya: "Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdoalah kepada Allah, lalu sholatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir)." (HR Bukhari nomor 1060 dan Muslim: 904)ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sholat gerhana juga boleh dilakukan pada waktu terlarang untuk sholat. Jadi jika gerhana muncul setelah Sholat Ashar, padahal waktu tersebut adalah waktu terlarang untuk sholat, maka sholat gerhana tetap boleh dilaksanakan.

Dalilnya adalah:

ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ูŽุง ููŽุงูู’ุฒูŽุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

Artinya: "Jika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan sholat." (HR Bukhari nomor 1047).

Dalam hadits tersebut tidak dibatasi waktunya. Kapan saja melihat gerhana, termasuk waktu terlarang untuk sholat, maka sholat gerhana tetap dilaksanakan.

Allahu a'lam bisshawab.ย 

Tata cara sholat gerhana. (Foto: Kemenag.go.id)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini