Share

Hari Pahlawan, MUI: Arek-Arek Suroboyo dengan Teriakan "Allahu Akbar" Memorak-morandakan Musuh

Hantoro, Jurnalis · Kamis 10 November 2022 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 614 2704756 hari-pahlawan-mui-arek-arek-suroboyo-dengan-teriakan-allahu-akbar-memorak-morandakan-musuh-l1rDReuwcG.jpg Ilustrasi perjuangan Arek-arek Suroboyo melawan penjajah. (Foto: Istimewa/Okezone)

WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas mengatakan di momen Hari Pahlawan 10 November 2022 ini bangsa Indonesia diingatkan kepada perjuangan anak-anak bangsa, terutama mereka yang biasa disebut "Arek-arek Suroboyo". Mereka berjuang dengan gigih dan gagah berani melawan tentara sekutu untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Kita melihat bagaimana heroiknya mereka sebelum dan pada tanggal 10 November 1945 tersebut. Di mana dengan teriakan 'Allahu Akbar' yang telah menggumpal di dalam dada, mereka dengan senjata seadanya bergerak menyongsong musuh serta memorak-morandakannya," ungkap Buya Anwar –sapaan akrabnya– dalam keterangan yang diterima Okezone, Kamis (10/11/2022).

BACA JUGA:Wamenag Bacakan Doa Ziarah Nasional Hari Pahlawan: Eratkan Kami dalam Persatuan 

Waketum MUI KH Anwar Abbas. (Foto: Istimewa/Sindonews)

BACA JUGA:Hari Pahlawan: 5 Ulama Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Pantang Takut Mengusir Penjajah 

Ia melanjutkan, sebelumnya mereka juga berhasil membunuh Brigadir Jenderal Mallaby yang menjadi pimpinan tentara sekutu tersebut. Oleh karena itu, sebagai warga bangsa yang baik, tidak boleh melupakan peristiwa bersejarah ini, apalagi akibat dari peristiwa tersebut ribuan rakyat Surabaya menjadi korban.

"Sebagian besar korban adalah warga sipil, dan puluhan ribu penduduk Surabaya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di pihak musuh sendiri juga ada sekitar 1.600 prajurit Inggris tewas, hilang, dan luka-luka, serta puluhan alat perang mereka rusak dan hancur," jelas ketua PP Muhammadiyah ini. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Buya Anwar pun menerangkan masyarakat Indonesia bisa memetik banyak pelajaran dari peristiwa Hari Pahlawan ini. Di antaranya:

Pertama, ternyata peran dari para pemuka agama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan di kalangan umat dan warga bangsa adalah sangat besar.

Kedua, peran dari para pemuka agama dalam mengerakkan umat dan warga bangsa untuk melawan penjajah serta membela kepentingan bangsa dan negara adalah sangat tinggi.

Ketiga, ternyata dengan semangat persatuan dan kesatuan yang telah ditanamkan oleh para pemuka agama tersebut bisa mengatasi semua masalah yang mengancam eksistensi bangsa dan negara.

"Untuk itu dari peringatan Hari Pahlawan ini kita berharap agar nilai-nilai yang terdapat di dalam peristiwa tersebut dapat kita ambil dan gunakan dengan sebaik-baiknya bagi kemashlahatan dan kemajuan umat, bangsa, dan negara kita ke depannya," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini