Share

Kisah Nabi Sulaiman Mendengar Lamaran Gombal Burung Pipit, Isinya Bikin Tersenyum-senyum!

Wiwie Heriyani, Jurnalis · Jum'at 11 November 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 614 2705504 kisah-nabi-sulaiman-mendengar-lamaran-gombal-burung-pipit-isinya-bikin-tersenyum-senyum-lmYdj9SVyO.jpg Ilustrasi kisah Nabi Sulaiman mendengar lamaran gombal burung pipit. (Foto: Reuters)

KISAH tentang keistimewaan Nabi Sulaiman Alaihissallam sudah banyak diketahui umat manusia. Ia merupakan nabi yang terkenal paling kaya dengan kemampuan menundukkan jin sebagai buruh bangunan kerajaannya.

Bahkan saking tunduknya jin, Nabi Sulaiman Alaihissallam bisa memindahkan singgasana Ratu Bilqis hanya dalam kedipan mata.

BACA JUGA:Apakah Benar Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam? 

Salah satu keistimewaan lain dari Nabi Sulaiman Alaihissallam adalah kemampuannya mendengar dan mengerti bahasa hewan. Termasuk ada kisah menarik Nabi Sulaiman yang mendengar lamaran burung.

Dikutip dari laman Laduni, kisahnya berawal pada suatu hari sepasang burung pipit terlihat sedang berduaan. Rupanya mereka sedang jatuh cinta dan dimabuk asmara.

Burung pipit jantan lantas merayu pipit betina dengan melantukan banyak syair-syair cinta dan pujian. 

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Mereka sedang mabuk cinta di samping singgasana Nabi Sulaiman Alaihissallam, hingga mereka lupa kalau Nabi Sulaiman mengerti apa yang sedang mereka bincangkan.

"Wahai kekasihku, aku cinta padamu, aku benar-benar cinta kepadamu. Apabila aku harus membuktikan cintaku kepadamu dengan meruntuhkan kerajaan Sulaiman ini, akan aku runtuhkan kerajaan ini, dan akan aku rebut mahkotanya, kupersembahkan kepadamu sebagai tanda cintaku kepadamu," ujar sang burung jantan kepada betina.

Ternyata Nabi Sulaiman Alaihissallam merasa perlu memanggil kedua burung tersebut. Dikarenakan memahami rayuan dari burung jantan tersebut, Nabi Sulaiman lantas melontarkan pertanyaan.

"Kenapa kau berkata begitu?" tanyanya.

BACA JUGA:Kisah Nabi Idris Dicabut Nyawanya untuk Pergi ke Neraka hingga Terkejut Hampir Pingsan 

Burung pipit jantan menjawab sambil tertunduk malu dan minta maaf kepada Nabi Sulaiman Alaihissallam.

"Maafkan hamba ya Nabi. Ini karena terlalu besarnya rasa cinta hamba. Hamba telanjur berkata demikian," katanya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Nabi Sulaiman Alaihissallam hanya tersenyum-senyum kecil, lalu berkata, "Jika dia bertanya padamu lagi, apa bukti cintamu, katakan saja Allah buktinya kalau aku benar-benar mencintaimu," ucapnya.

Suatu hari diriwayatkan pula dari Imam Al Baihaqi, suatu ketika Nabi Sulaiman bin Daud Alaihissallam berjalan melewati seekor burung pipit jantan yang sedang mengitari burung pipit betina.

Nabi Sulaiman bertanya kepada sahabat-sahabatnya, "Apakah kalian tahu apa yang dikatakan burung pipit jantan tersebut?"

Mereka menjawab, "Apa yang dikatakannya wahai Nabiyallah?"

Nabi Sulaiman Alaihissallam menjawab, "Dia sedang meminang burung pipit betina tersebut untuk dirinya seraya berkata: Menikahlah denganku, niscaya akan aku tempatkan engkau di sangkar mana pun yang engkau inginkan di Damaskus."

Kemudian Nabi Sulaiman Alaihissallam kembali melanjutkan, "Sedangkan semua sangkar yang ada di Damaskus itu terbuat dari batu yang tiada seekor burung pun mampu menempatinya, akan tetapi (begitulah adanya) semua yang meminang itu (gombal)."

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini