Share

7 Sahabat Paling Banyak Meriwayatkan Hadits Nabi, Ada yang Ingat hingga 5.374 Hadits

Nurul Amanah, Jurnalis · Senin 14 November 2022 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 614 2706826 7-sahabat-paling-banyak-meriwayatkan-hadits-nabi-ada-yang-ingat-hingga-5-374-hadits-eUe47x7rC5.jpg Ilustrasi sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits Nabi. (Foto: Istimewa/Baztab)

PARA sahabat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam diketahui banyak meriwayatkan hadits. Hal itu dikarenakan kedekatan mereka dengan Nabi sehingga meriwatkan banyak hal tentang Nabi secara langsung.

Sahabat adalah periwayat hadits di tingkat pertama dan orang-orang yang dianggap paling mengerti tentang Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Fungsi hadits adalah sebagai penjelas, penguat, dan bahkan menjadi sumber syariat yang tidak tertera secara detail dalam Alquran.

Lalu siapa saja sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits Nabi? Berikut daftarnya, sebagaimana dikutip dari nu.or.id.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Awal Pekan Ini Senin 14 November 2022M/19 Rabiul Akhir 1444H 

Info grafis sholawat Nabi. (Foto: Okezone)

BACA JUGA:Sembuhkan Penyakit Temannya, Abu Nawas Malah Ajak Makan-Makan 

1. Abu Hurairah (5.374 hadits) 

Sahabat asal Yaman ini seluruh hidupnya diwakafkan untuk mengabadikan semua perkataan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dalam hafalannya yang sangat kuat. Nama aslinya yang populer di kalangan ulama adalah Abdurrahman bin Shakhr.

Tempat tinggalnya yang berada di Masjid Nabawi memungkinkan Abu Hurairah meriwayatkan sampai 5.374 hadits. Beliau wafat di Kota Madinah pada era kekhalifahan Muawiyah bin Abi Sufyan.

2. Abdullah bin Umar bin Al Khattab (2.630 hadits) 

Hadits yang diriwayatkan oleh putra dari Umar bin Al Khattab ini mencapai 2.630 hadits. Abdullah bin Umar bin Al Khattab di masa itu adalah salah satu pemuda yang sangat gemar mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan meneladaninya secara saksama.

Hal-hal yang dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wassallam dan diketahui oleh Ibnu Umar, pasti diikuti dengan persis, bahkan mulai dari hal-hal terkecil.

Selain tangkas di bidang hadits, tafsir dan fikih, Abdullah bin Umar juga andal di medan tempur, bahkan mencapai penaklukan Afrika.

Usianya yang muda dan intensitas pertemuan dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam membuat riwayat haditsnya banyak. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Anas bin Malik (2.286 hadits)

Anas bin Malik ini adalah asisten Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Ia mengetahui banyak hal yang dilakukan Nabi di rumah dan dalam berbagai kesempatan.

Sebagaimana diakui oleh Anas bin Malik bahwa ia membantu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam tidak kurang dari sepuluh tahun sejak masa awal kedatangan Nabi di Madinah.

Anas bin Malik dikenal pula sebagai pemanah ulung di peperangan melawan nabi palsu. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menganggapnya seperti anak sendiri selama hidupnya. Sepeninggal Rasulullah, Anas bermukim di Kota Bushra hingga wafatnya.

4. Aisyah binti Abu Bakar (2.210 hadits)

Dari sekian istri Nabi Shallallahu alaihi wassallam, Aisyah binti Abu Bakar yang paling banyak meriwayatkan hadits. Jumlahnya mencapai 2210 hadits.

Kisah-kisah mengenai kehidupan pribadi Nabi Shallallahu alaihi wassallam, terkait rumah tangga serta peran Nabi di rumah sebagai suami banyak diriwayatkan Aisyah.

Beliau terhitung sebagai wanita paling paham tentang ajaran Islam di era sahabat. Pengetahuannya mencakup hadits, tafsir, dan fikih; terlebih tentang rumah tangga dan wanita.

Usia yang masih muda disebutkan menjadi salah satu sebab Aisyah meriwayatkan hadits tentang urusan pribadi Nabi Shallallahu alaihi wassallam dan keluarga beliau secara gamblang.

5. Abdullah bin Abbas (1.660 hadits)

Abdullah bin Abbas merupakan putra dari paman Nabi yakni Al Abbas bin Abdul Muthalib. Dirinya pernah didoakan Nabi "Allahumma ‘allimhul hikmah" (Ya Allah, ajarkanlah kepadanya –yaitu Abdullah bin Abbas– hikmah).

Hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas mencapai 1.660 hadits. Fatwa-fatwa darinya paling banyak diriwayatkan generasi setelahnya.

Umar bin Khattab sering menghadirkan Ibnu Abbas dalam musyawarah kenegaraan, karena ide-ide dan ilmu Ibnu Abbas memahamkan para sahabat. Beliau wafat di Kota Thaif di usia 71 tahun. 

6. Jabir bin Abdullah (1.540 hadits)

Hadits yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah ini mencapai 1.540 hadits. Sosok ini adalah seorang pemuda di masa Anshar yang bersama bapaknya mengikuti bai'at Aqabah. Jabir ini menurut para sejarawan dicatat sebagai sahabat yang paling akhir meninggal di Madinah.

Sahabat Anshar ini adalah pembela Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sejak langkah pertama Rasul di Kota Madinah. Seringnya beliau menghadiri majelis Rasulullah di Masjid Nabawi dengan ingatannya yang kuat membuat beliau meriwayatkan banyak hadits.

Sepeninggal Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, Jabir meneruskan perjuangan dengan mengikuti Pembebasan Syam di bawah kepemimpinan Khalid bin Walid. Beliau wafat di Kota Madinah setelah menjadi mufti di sana.

7. Abu Said Al Khudri (1.170 hadits)

Abu Said Al Khudri berusia 10 tahun ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam datang ke Madinah. Di usia 12 tahun, beliau ingin ikut dalam Perang Uhud, namun Rasulullah melarangnya karena usianya masih terlalu muda.

Meski begitu, Abu Said Al Khudri kemudian mengikuti semua pertempuran yang dipimpin Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Sahabat ini wafat di Kota Madinah dan dimakamkan di Baqi' dekat Masjid Nabawi.

Wallahu a'lam bisshawab

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini