Share

Cerita Lucu Kuburan Keledai Abu Nawas Dibilang Keramat, Diziarahi Ratusan Orang

Fini Nola Rachmawati, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 614 2708096 cerita-lucu-kuburan-keledai-abu-nawas-dibilang-keramat-diziarahi-ratusan-orang-g90T3NzOsH.jpg Ilustrasi cerita lucu kuburan keledai Abu Nawas didatangi ratusan orang. (Foto: YouTube Humor Sufi Official)

CERITA lucu Abu Nawas kali ini soal makam keledai yang disangka makam keramat. Kisahnya berawal ketika Abu Nawas silaturahmi ke rumah sahabatnya yang berada di kampung seberang.

Sepulang dari sana, Abu Nawas diberi hadiah seekor keledai sebagai kenang-kenangan. Beberapa hari kemudian Abu Nawas mendengar kabar bahwa sahabatnya itu meninggal dunia.

BACA JUGA:Dikerjai Tetangga, Abu Nawas Malah Dapat Makanan Gratis, Cerdik Banget! 

Abu Nawas pun sangat sedih. Ia tidak menyangka sahabatnya yang sangat dicintai pergi begitu cepat meninggalkan dunia ini. Untuk mengobati rasa kehilangannya, Abu Nawas merawat dengan baik keledai pemberian sahabatnya itu.

Abu Nawas memperlakukan si keledai dengan sepenuh hati layaknya memperlakukan sahabatnya yang telah meninggal tersebut. Kemudian tidak berselang lama, Abu Nawas kembali dirundung duka, keledai pemberian sahabatnya juga ikut mati. Ia lalu menguburkannya di kampung sahabatnya yang telah meninggal itu. 

Ilustrasi Abu Nawas. (Foto: YouTube Humor Sufi Official)

Setelah mengubur keledainya, Abu Nawas bersimpuh di pusara makam sambil meratapi keledainya untuk beberapa waktu. Abu Nawas terlihat khusus berdoa dengan bercucuran air mata.

Kemudian rombongan warga melintas di tempat itu. Mereka berpikir pasti itu adalah makam orang sakti, sebab Abu Nawas yang terkenal alim dan pintar saja sampai rela datang ke kampung mereka hanya untuk menziarahi makam itu.

BACA JUGA:Sembuhkan Penyakit Temannya, Abu Nawas Malah Ajak Makan-Makan 

Rombongan warga ini lalu berhenti dan ikut berdoa di makam tersebut. Tentu saja hal ini membuat Abu Nawas kaget.

"Hei, apa yang kalian lakukan?" tanya Abu Nawas keheranan, seperti dikutip dari kanal YouTube Humor Sufi Official.

"Kami juga ingin mendapatkan berkah seperti dirimu. Kami yakin makam ini bukan makam orang sembarangan," jawab mereka. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Abu Nawas kaget mendengarnya. Ia langsung memberi tahu bahwa kuburan tersebut bukanlah makam siapa-siapa, melainkan kuburan keledai miliknya. Tapi mereka tidak memercayainya.

"Mana mungkin ini makam keledai, buktinya kamu sampai sebegitu sedihnya, kamu pasti ingin mencari keuntungan dari makam ini hanya untuk dirimu sendiri," ujar para warga.

Abu Nawas sudah berkali-kali coba meyakinkan, tapi mereka tidak menghiraukannya, hingga akhirnya membuat Abu Nawas kewalahan. Ia akhirnya menyerah dan meninggalkan kampung tersebut.

Setelah bertahun-tahun kemudian, Abu Nawas diajak kawannya jalan-jalan mengunjungi kampung tempat keledai Abu Nawas dimakamkan. Sesampainya di sana, Abu Nawas dan kawannya merasa heran kenapa ada banyak orang mengunjungi sebuah makam.

Bahkan, ratusan orang terlihat antre bergantian menziarahi makam tersebut. Abu Nawas dan kawannya pun jadi penasaran. Mereka sangat ingin mengetahuinya.

"Makam siapa yang kau kunjungi?" tanya Abu Nawas kepada seseorang yang kebetulan melintas di hadapannya.

"Itu makam keramat," jawab orang itu singkat.

"Ayo Abu Nawas kita ke sana. Aku sangat penasaran," ajak kawannya.

Mereka berdua lalu mendekati makam keramat yang dimaksud dan ramai dikunjungi sampai ratusan orang itu. Ternyata makam tersebut adalah makam keledai Abu Nawas yang telah bertahun-tahun meninggal.

Melihat hal itu, spontan Abu Nawas tertawa terpingkal-pingkal. "Hei, Abu Nawas, kenapa kamu tertawa? Apa ada yang lucu?" ujar kawannya heran.

"Kamu tahu tidak, makam siapa itu?" tanya Abu Nawas.

"Memangnya kamu tahu?" kata kawannya balik bertanya.

"Tentu saja aku tahu. Aku sangat mengenali makam itu," jawab Abu Nawas. 

Abu Nawas lalu menceritakan kisah makam keledai pemberian sahabatnya itu. Mendengar cerita tersebut, sang kawan seketika ikut tertawa terpingkal-pingkal.

Tingkah Abu Nawas dan kawannya ini membuat ratusan peziarah merasa terganggu dan menganggap mereka mengolok-olok makam keramat. Orang-orang lalu menegur Abu Nawas agar menjaga sikap, tapi Abu Nawas justru malah tertawa lebih kencang.

Tentu saja hal ini membuat orang-orang emosi. Mereka segera menangkap Abu Nawas dan hendak memukulinya.

"Tunggu dulu. Kalian jangan cepat emosi. Kalian tahu tidak makam yang kalian anggap keramat itu bukan makam orang alim, tapi makam keledaiku yang mati? Aku sengaja menguburnya di situ. Kalau kalian tidak percaya, gali saja kuburan itu. Kalau Aku berbohong, silakan kalian bunuh aku," ucapnya.

Ratusan orang yang hadir saling tatap satu sama lain. Ada yang percaya, ada pula yang tidak percaya. Akhirnya untuk membuktikan ucapan Abu Nawas, mereka beramai-ramai menggali tanah makam tersebut.

Ternyata memang benar yang mereka temukan adalah tulang-belulang seekor keledai. Kemudian salah seorang warga bertanya kepada Abu Nawas.

"Kenapa bisa seperti ini Abu Nawas?"

Abu Nawas lalu menjelaskan awal mulanya dan kenapa keledainya dimakamkan di kampung mereka. Itu dikarenakan keledai miliknya adalah pemberian sahabatnya yang telah meninggal dunia yang juga merupakan penduduk kampung ini.

Sejak saat itulah akhirnya orang-orang menjadi sadar dan tidak lagi menganggap keramat makam tersebut. Wallahu a'lam bisshawab

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini