Share

Megah dan Indah, Masjid Sheikh Zayed Jadi Ikon Baru Kota Solo

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 615 2708485 megah-dan-indah-masjid-sheikh-zayed-jadi-ikon-baru-kota-solo-SmwJBJmRl0.jpg Masjid Sheikh Zayed jadi ikon baru di Kota Solo. (Foto: Instagram @kotasolo_surakarta)

MASJID Sheikh Zayed Solo baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Masjid ini dibangun dengan ornamen mirip salah satu masjid termegah di dunia yakni Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA).

Masjid Sheikh Zayed Solo juga merupakan rangkaian panjang dari lobi internasional antara Pemerintah Indonesia dengan UEA. Pembangunan masjid ini berawal saat Pangeran UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan mengunjungi Indonesia.

BACA JUGA:Unik, Karpet Masjid Sheikh Zayed Solo Bermotif Batik Khas Indonesia 

Dalam pertemuan tersebut, selain meneken beberapa kerja sama dua negara, Pangeran MBZ juga berjanji menghadiahi atau memberi hibah kepada Presiden Jokowi sebuah masjid yang rencananya dibangun di kota kelahiran Kepala Negara di Kota Solo, Jawa Tengah.

Pemerintah kemudian mulai melakukan pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo yang merupakan simbol persahabatan Indonesia dengan UEA di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Desember 2020. 

 

Pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo berkonstruksi dan ornamen bangunan Negara Timur Tengah di Jalan Ahmad Yani Gilingan kini telah selesai. Masjid yang menempati lahan sekira 3 hektare itu telah diresmikan oleh kedua pemimpin negara.

Masjid Sheikh Zayed Solo yang sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi melalui penandatangan kedua negara dan kini milik Pemerintah Indonesia. Pengelolaan masjid ditangani oleh pemerintah melalui Kementerian Agama, sehingga Kota Solo kini memiliki ikon baru, yakni Masjid Raya Sheikh Zayed.

BACA JUGA:Usai Diresmikan, Masjid Sheikh Zayed Solo Akan Dikelola secara Profesional 

Bahkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang hadir acara peresmian mengaku baru pertama kali masuk Masjid Sheikh Zayad di Solo menyatakan sangat indah.

"Saya masuk baru pertama Masjid Sheikh Zayed Solo sangat indah dan Jawa Tengah sangat bangga memiliki masjid yang megah ini," kata Ganjar, seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/11/2022).

Masjid Sheikh Zayed Solo diharapkan selain bisa menjadi tempat ibadah juga sebagai pusat memoderasi segala hal, termasuk untuk berdiskusi, mengobrol, dan fungsi utama ibadah. Masjid Sheikh Zayed Solo memiliki kapasitas untuk menampung sekira 4.000 orang. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menyampaikan Masjid Sheikh Zayed Solo bisa menjadi salah satu tujuan wisata religi di sana.

Hadiah masjid megah itu ada konsekunsinya bagi pemerintah dan masyarakat, yakni harus bisa merawat masjid seperti aslinya di Abu Dhabi UEA, yang tentunya membutuhkan biaya tidak murah. Hal itu termasuk kesadaran masyarakat dalam menjaga perilaku agar masjid bisa terawat dengan baik.

Sebagai wisata religi maka biasanya akan ada orang yang berjualan makanan dan lainnya. Maka itu, Pemerintah Kota Solo berharap tempat untuk ibadah ini tidak boleh ada yang berjualan makanan.

Masjid Sheikh Zayed Solo merupakan tempat ibadah sehingga masyarakat yang datang ke tempat itu harus menaati aturan, termasuk mematuhi aturan mana yang boleh untuk semua orang dan yang tidak boleh. 

Peresmian Masjid Raya Syekh Zayed Kota Solo. (Foto: Setkab.go.id)

Masjid ini terbuka untuk umum dan pemerintah daerah tidak bisa melarang siapa pun yang mau masuk yang tujuannya tidak hanya melaksanakan ibadah. Bisa jadi pengunjung hanya datang untuk swafoto dan sebagainya.

Hal tersebut tentu dipikirkan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, soal struktur yang lain, termasuk transformasi orang-orang ahlinya terkait merawat taman, listrik, keamanan dan sumber daya manusia (SDM) lainnya harus dipersiapkan.

Pemerintah Kota Solo dan masyarakat secara umum merasa terima kasih dan bangga dengan pemerintah pusat yang sudah mewujudkan hadiah untuk Presiden Jokowi ini di Kota Solo.

Pemerintah daerah bersama masyarakat akan merawat Masjid Sheikh Zayed Solo yang sangat megah ini. Diharapkan masjid ini menjadi bagian tujuan wisata baru dan berdampak menambah pendapatan asli daerah (PAD) di luar yang sudah ada.

Kehadiran masjid ini tentu akan berdampak pada aspek di Solo, seperti makin banyak orang yang berkunjung. Apalagi jika ada kegiatan-kegiatan keagamaan di Masjid Sheikh Zayed Solo.

"Saya sebagai warga Solo sangat bangga memiliki Masjid Sheikh Zayed yang indah ini, dan banyak dikagumi," kata Teguh.

Masjid Sheikh Zayed Solo indahnya bukan main, apalagi pada malam hari tata cahaya lampu itu, mencerminkan bentuk seni bangunan masjid, dengan suasana di Timur Tengah. Masjid berdiri di tanah Jawa tetapi suasananya di Timur Tengah sangat indah. 

Yenny Wahid, putri presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menyampaikan Indonesia bangga sekali ada masjid semegah ini di Kota Solo yang menjadi tanda persahabatan antara Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed dengan Presiden Jokowi.

Yenny yang pernah berkesempatan datang ke masjid aslinya yakni Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi UEA mengakui memang sangat indah, sehingga senang sekali ada replika Masjid Sheikh Zayed di Kota Solo.

Kemegahan masjid tersebut diharapkan berdampak pada kualitas ibadah, orang bisa lebih khusyuk mengagumi ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala, lebih tenang dalam beribadah dan menjadi pusat keramaian, bukan hanya wisata religi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial.

Bahkan dengan adanya Masjid Sheikh Zayed Solo bisa menambah devisa daerah karena orang dari daerah lain akan datang ke Solo untuk melihat mampir dan diharapkan ada putaran ekonomi di daerah.

Selain itu, masjid tersebut diharapkan terbuka untuk semua orang, bukan hanya untuk yang Muslim. Masjid aslinya di Abu Dhabi juga terbuka masuk untuk kalangan non-Muslim. 

Masjid Raya Syekh Zayed Kota Solo. (Foto: Instagram @agendasolo)

Tokoh toleransi itu berharap masjid ini bisa memakmurkan masyarakat, bisa menampung semua golongan, dan menjadi salah satu tempat persemaian dari toleransi menjadi salah satu ciri khas negara kita.

Selain itu, Islamic center di Masjid Sheikh Zayed Solo diharapkan juga menjadi pusat kajian Islam di Asia Tenggara. Sebab, Islam di Asia Tenggara mempunyai corak yang berbeda. Islam sangat inklusif atau terbuka dan disebarkan melalui dagang, sehingga mereka terbuka dengan semua kalangan.

Menggaungkan Islam Asia Tenggara juga penting karena secara jumlah, umat Muslim di Asia Tenggara jauh lebih banyak dibanding dengan di negara-negara Timur Tengah.

Penyebaran Islam di Asia Tenggara tersebut penting untuk dikaji, bagaimana coraknya dan bagaimana beradaptasi dengan budaya lokal, termasuk bagaimana penyebarannya.

Penyebaran Islam di Tanah Jawa dan Nusantara melalui ajakan bersahabat dan perdagangan, maka coraknya sangat inklusif dan sangat bersahabat serta tidak menolak budaya lokal atau sangat toleran.

Wallahu a'lam bisshawab

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini