Share

5 Keutamaan Membangun Masjid, Salah Satunya Mendapat Rumah Megah di Surga

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 330 2713731 5-keutamaan-membangun-masjid-salah-satunya-mendapat-rumah-megah-di-surga-vT5NUPDkbg.jpg Ilustrasi keutamaan membangun masjid. (Foto: MNC Portal)

KEUTAMAAN membangun masjid sangatlah luar biasa besar. Masjid merupakan rumah Allah Subhanahu wa Ta'ala yang digunakan untuk sholat maupun ibadah lainnya. Ibadah ini untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Masjid juga salah satu simbol kebesaran agama Islam. Allah Subhanahu wa ta'ala bahkan menjanjikan kepada siapa saja yang membangun masjid di muka bumi dan dilandasi niat karena Allah semata, maka Allah akan membangunkan rumah baginya di surga.

Hal tersebut sebagaimana hadits 'Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, "Barang siapa yang membangun masjid karena Allah, (niscaya) Allah akan membangunkan baginya yang semacamnya di dalam surga."

Selain itu terdapat beberapa keutamaan membangun masjid. Berikut ini beberapa di antaranya, sebagaimana telah Okezone himpun:

BACA JUGA:Megahnya Masjid Raya Syekh Zayed di Kota Solo, Mampu Menampung hingga 12.000 Jamaah 

 

BACA JUGA:Foto-Foto Masjid Raya Syekh Zayed Kota Solo yang Baru Saja Diresmikan, Sangat Megah dan Indah! 

1. Masuk golongan orang beriman

"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS At-Taubah (9): 18)

2. Dibangunkan rumah megah di surga

Dalam suatu riwayat dijelaskan bahwa keutamaan membangun masjid lainnya adalah dibangunkannya rumah megah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala di surga.

"Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga." (HR Ibnu Majah nomor 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan sanad hadits ini shahih)

Hadits ini menggambarkan betapa maha baiknya Allah yang tidak menilai kuantitas hamba-Nya dalam bersedekah asalkan melakukannya dengan rasa tulus dan ikhlas. Hal ini mengingatkan bahwa sekecil atau sesedikit apa pun amalan yang dilakukan tetap akan mendapat ganjaran pahala besar. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Pahala yang terus mengalir

Membangun masjid menjadi salah satu ladang pahala bagi umat Islam dan termasuk amal atau sedekah jariyah. Meskipun orang tersebut telah meninggal dunia, pahalanya akan terus mengalir bagi orang yang membangun masjid.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Pahala amalan dan kebaikan yang bakal menghampiri seorang mukmin sepeninggalnya –beliau menyebutkan di antaranya– (yakni) mushaf yang ia tinggalkan, masjid yang ia bangun, rumah untuk orang yang dalam perjalanan yang ia bangun, sungai yang ia alirkan, atau sedekah yang ia keluarkan dari hartanya dikala sehat dan hidupnya, maka ia akan bakal menghampirinya sepeninggalnya." (Sunan Ibnu Majah 1/88, nomor 242. Disebutkan juga di kitab Az-Zawa'id. Dihasankan oleh Ibnu Mundzir. Dihasankan oleh Al-Albani dalam kitab Shahih Al-Jami’ 1/443, nomor 2231)

4. Sebagai naungan di akhirat

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskannya perkara-perkara di antara manusia." (Al-Musnad, karya Ahmad 28/568, nomor 17333. Dishahihkan Ibnu Khuzaimah 4/94 nomor 2431; Ibnu Hibban 8/104 nomor 3310; dan Hakim 1/416)

5. Memudahkan jalan menuju surga

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menginfakkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (QS Ali ‘Imran (3): 133–134)

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini