Share

Siapa Saja Orang yang Bangkrut di Hari Kiamat? Ini Penjelasan Hadits Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 15 Desember 2022 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 15 330 2727713 siapa-saja-orang-yang-bangkrut-di-hari-kiamat-ini-penjelasan-hadits-rasulullah-QMy6RuMqp3.jpg Ilustrasi orang-orang yang bangkrut di hari kiamat kelak. (Foto: Shutterstock)

BANGKRUT berarti seseorang yang dulunya memiliki sesuatu kelebihan, di akhirnya malah harus mengalami hal yang sangat merugikan. Ini juga berlaku bagi orang yang nantinya kelak sudah di akhirat. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sendiri sudah mengingatkan golongan manusia yang merugi atau bangkrut di hari kiamat kelak.

Sebagaimana telah Okezone himpun, terdapat kisah ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sedang duduk bersama para sahabat. Kemudian secara spontan, Nabi menyampaikan pertanyaan satu per satu kepada para sahabat, yakni tentang orang yang bangkrut di hari kiamat.

BACA JUGA:6 Surat Alquran tentang Hari Kiamat Beserta Keutamaan Memahaminya 

Info grafis keutamaan membaca Surat Al Kahfi. (Foto: Okezone)

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ (رواه مسلم)

Artinya: "Tahukah kalian, siapakah orang yang mengalami bangkrut berat di antara kalian? Para sahabat menjawab pertanyaan Nabi: Mereka adalah orang yang tidak memiliki suatu harta apa pun. (HR Muslim)

Itu adalah jawaban apa adanya dari para sahabat. Mereka masih menafsirkan sesuatu yang bangkrut itu adalah soal dunia, yakni terkait dengan harta.

BACA JUGA:10 Tanda Kiamat Berdasarkan Hadits dan Alquran 

Akan tetapi Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjelaskan apa yang dimaksud dengan bangkrut itu. Bukan perkara dunia, tapi ada kaitannya dengan akhirat. Nabi bersabda:

فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ (رواه مسلم)

Artinya: "Orang yang menderita bangkrut berat dari umatku adalah orang yang dibangkitkan di hari kemudian dengan membanggakan amal ibadahnya yang banyak, ia datang dengan membawa pahala sholatnya yang begitu besar, pahala puasa, pahala zakat, sedekah, amal dan sebagainya. Tetapi kemudian datang pula menyertai orang itu, orang yang dulu pernah dicaci maki, pernah dituduh berbuat jahat, orang yang hartanya pernah dimakan olehnya, orang yang pernah ditumpahkan darahnya. Semua mereka yang dianiaya orang tersebut, dibagikan amal-amal kebaikannya, sehingga amal kebaikannya habis. Setelah amal kebaikannya habis, maka diambilah dosa dan kesalahan dari orang-orang yang pernah dianiaya, kemudian dilemparkan kepadanya kemudian dicampakkannya orang itu ke dalam neraka." (HR Muslim) 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam riwayat hadits itu menjelaskan bahwasanya orang yang merugi di akhirat adalah seseorang semasa hidupnya ahli ibadah, namun zalim kepada orang lain. Sehingga amalan sholat, puasa, zakat, sedekah dan amal salih lainnya Allah Subhanahu wa Ta'ala pindahkan kepada orang yang dizalimi. Sehingga pada akhirnya dia tidak memiliki bekal apa pun saat di akhirat kelak.

Dai muda Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA mengatakan hadits tersebut mengingatkan kepada seluruh manusia agar tidak berbuat zalim kepada orang lain.

"Ini hadits yang luar biasa. Orang yang bangkrut di hari kiamat sebenarnya adalah orang ini (zalim)," jelas Ustadz Khalid Basalamah dalam kanal YouTube-nya Khalid Basalamah Official.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini