Share

10 Ibu Susuan Nabi Muhammad Sewaktu Kecil, Ada Tsuwaibah hingga Halimah

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 19 Desember 2022 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 19 330 2730132 10-ibu-susuan-nabi-muhammad-sewaktu-kecil-ada-tsuwaibah-hingga-halimah-yxKHaQnTQS.jpg Ilustrasi kisah para ibu susuan Nabi Muhammad sewaktu kecil. (Foto: Istimewa/mui.or.id)

DALAM sirah Nabawiyah diterangkan bahwa ada beberapa wanita yang menjadi ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sewaktu kecil dulu. Diketahui bahwa bangsa Arab pada masa lalu memiliki kebiasaan menyusukan anaknya kepada perempuan lain, terutama bagi orang Arab yang tinggal di kota.

Mereka sering menitipkan anak untuk disusui oleh penduduk kampung. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan anak dari pengaruh kehidupan kota, menguatkan fisik, dan menjaga kemurnian serta kefasihan berbahasa.

BACA JUGA:Kisah Nabi Yusuf Mimpi Melihat 11 Bintang, Matahari, Bulan Sujud Kepadanya 

Demikian pula Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kecil, tidak hanya disusui oleh satu perempuan. Selama ini yang populer dikenal sebagai ibu susuan Nabi Muhammad ada dua orang, yaitu Tsuwaibah Al-Aslamiyah dan Halimah As-Sa'diyah. Padahal sebenarnya bukan hanya mereka yang menjadi ibu susuan Nabi.

Dikutip dari nu.or.id, Ustadz Muhammad Masruhan, pengajar di PP Al-Inayah Wareng Tempuran dan Pengurus LBM NU Kabupaten Magelang, menerangkan ada 10 wanita yang menjadi ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Siapa saja? Berikut ini penjelasannya, sebagaimana keterangan Syekh Al-Burhan dalam kitab Syarh 'ala Al-Mawahib Al-Laduniyyah, Az-Zarqani:

BACA JUGA:Kisah Nabi Shaleh dan Mukjizat Unta Betina Besar Membuat Takjub Kaum Tsamud  

Info grafis sholawat Nabi. (Foto: Okezone)

1. Sayidah Aminah binti Wahb

Ibu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yaitu Sayyidah Aminah binti Wahb. Beliau adalah orang yang pertama menyusuinya. Ada yang mengatakan beliau menyusui Nabi selama sembilan hari. Menurut pendapat lain selama tujuh hari. Ada juga yang mengatakan selama tiga hari.

2. Tsuwaibah Al-Aslamiyah

Tsuwaibah Al-Aslamiyah menyusui Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam selama beberapa hari sebelum kedatangan Halimah. Ia adalah budak dari Abu Lahab yang dimerdekakan ketika memberitahukan kabar gembira atas kelahiran Nabi.

Dikarenakan kegembiraan Abu Lahab atas kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Allah Subhanahu wa Ta'ala meringankan siksanya di neraka, sebagaimana diriwayatkan Imam Al-Bukhari dalam hadits Mursal. (Sayyid Muhammad bin Alawy al Maliki, Tarikhul Hawadits wal Ahwal an Nabawiyah, [Hai'ah As-Shofwah Al-Malikiyah], halaman 9)

Dalam beberapa keterangan disebutkan bahwa Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib bermimpi bertemu Abu Lahab setahun setelah meninggalnya. Lalu Abu Lahab memberikan keterangan bila siksanya diringankan setiap malam Senin dan ia bisa menyesap air dari sela ibu jari dan telunjuknya.

Hal ini sebab ia memerdekakan Tsuwaibah ketika memberikan kabar kelahiran Nabi dan memerintahkannya untuk menyusui Nabi. (Az Zarqani, Syarh 'ala Al-Mawahib Al-Laduniyyah, [Beirut, Darul Kutub Ilmiyah], juz I halaman 259)

Para ulama berbeda pendapat mengenai keislaman Tsuwaibah. Ibnu Mandah memasukkannya sebagai sahabat. Begitu juga Al-Hafizh Abu Bakar bin Al-Arabi dalam kitab Sirajul Muridin yang menyebutkan bahwa tidak ada perempuan yang menyusui Nabi Shallallahu alaihi wassallam kecuali ia masuk Islam, sebagaimana dinukil Imam Suyuthi dari sebagian ulama. (Syarh Az-Zarqani, juz I halaman 258)

3. Halimah As-Sa'diyah

Nama beliau adalah Halimah binti Abi Dzu'aib dari kabilah Bani Sa'd. Mulanya Halimah enggan mengambil Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kecil untuk disusui karena anak yatim. Namun setelah membawa Rasulullah, Halimah justru menemukan banyak keberkahan.

Halimah menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sampai sempurna dua tahun. Namun Rasulullah tetap bersama Halimah hingga usia empat tahun. Hal ini karena ketika sudah sempurna masa menyusui, Halimah meminta kepada Sayyidah Aminah agar Nabi tetap bersamanya, karena melihat keberkahan yang diperoleh selama menyusuinya.

Halimah mengatakan, "Seandainya Anda mengizinkan ia tetap bersama kami hingga fisiknya besar dan kuat, karena kami khawatir ia terkena penyakit di Makkah." (Syarh Az-Zarqani, juz I halaman 279).

Halimah baru mengembalikan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kepada ibunya setelah peristiwa pembelahan dada oleh Malaikat Jibril ketika Nabi berusia empat tahun. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

4. Perempuan Bani Sa'd

Di samping Halimah, ada perempuan dari Bani Sa'd yang pernah menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Ia tersebut adalah perempuan yang juga menyusui Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib.

Ibn Sa'd meriwayatkan dari Ibnu Abi Mulaikah bahwa Hamzah disusui di suatu kaum dari Bani Sa'd. Kemudian ibu susuan Hamzah pernah menyusui Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam masih berada pada perawatan Halimah. (Muhammad bin Yusuf As-Shalihi As-Syami, Subulul Huda war Rasyad, [Beirut, Darul Kutub Ilmiyah], juz I halaman 377)

5. Ummu Aiman

Ummu Aiman bernama asli Barakah binti Tsa'labah Al-Habasyiyah. Awalnya Ia adalah budak dari Sayyid Abdullah yang kemudian diwaris oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam hingga di kemudian hari dimerdekakan.

Ummu Aiman adalah istri Zaid bin Haritsah dan ibu dari Usamah bin Zaid. Menurut penuturan Imam Al-Qurthubi, ia pernah menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Namun pendapat masyhur mengatakan bahwa ia adalah pengasuh Nabi dan tidak pernah menyusuinya.

6–8. Tiga Perempuan Bani Sulaim

Ibnu Abdil Barr dalam kitab Al-Isti'ab menyebutkan bahwa suatu ketika Rasulullah saw disusui oleh tiga perempuan dari Bani Sulaim. Ketika bertemu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, mereka mengeluarkan puting susunya kemudian memasukkan ke mulut Nabi. Seketika air susu mengalir deras.

9. Ummu Farwah

Sebagaimana keterangan Imam Al-Mustaghfiri dalam kitab Fadhailul Quran.

10. Khaulah binti Mundzir Al-Anshariyah

Sebagaimana keterangan Imam Ibnul Amin. Namun keterangan ini dinilai kurang tepat karena sebenarnya Khaulah menyusui putra Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang bernama Ibrahim, bukan menyusui Nabi.

Itulah 10 perempuan yang diceritakan pernah menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sewaktu kecil. Namun mengapa yang populer hanya Tsuwaibah dan Halimah?

Menurut Imam Az-Zarqani karena mereka berdua yang memang diamanahi secara resmi untuk menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Syarh Az-Zarqani, juz I, halaman 258–259)

Selain itu, ulama masih berbeda pendapat tentang persusuan Ummu Aiman dan Khaulah. Sementara tiga perawan Bani Sulaim, mereka menyusui secara kebetulan karena bertemu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Sedangkan Sayyidah Aminah menyusui sambil menunggu kedatangan perempuan kampung untuk diamanahi menyusui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini