Share

Megahnya Masjid Al Serkal di Kamboja, Negara yang Dikalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 01 Januari 2023 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 31 615 2737823 megahnya-masjid-al-serkal-di-kamboja-negara-yang-dikalahkan-timnas-indonesia-di-piala-aff-2022-hMsPQ55YZj.jpg Masjid Al Serkal di Kamboja. (Foto: Istimewa/Mosqpedia.org)

KAMBOJA dikalahkan Timnas Indonesia dengan skor 2-1 pada laga penyisihan Grup A Piala AFF 2022, Jumat 12 Desember. Di luar dari itu, ternyata ada hal menarik dari Kamboja, yakni keberadaan Masjid Al Serkal yang menjadi masjid terbesar di negara tersebut.

Masjid Al Serkal terletak di ibu kota Phnom Penh. Masjid agung ini menjadi salah satu masjid terbaru di negara mayoritas Buddha itu dan merupakan yang terbesar.

BACA JUGA:Baru Diresmikan, Masjid Al Jabbar Bandung Miliki Konsep Ramah Lingkungan 

Masjid Al Serkal di Kamboja. (Foto: Istimewa/Mosqpedia.org)

Dilansir laman Mosqpedia, Masjid Al Serkal diresmikan pada Maret 2015 di lingkungan Boeng Kak di Phnom Penh. Dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Hun Sen, acara peresmian masjid ini dihadiri lebih dari 1.000 orang.

Di antara mereka yang hadir saat meresmikan Masjid Al Serkal adalah Eisa bin Nasser bin Abdul Latif Alserkal. Ia merupakan pengusaha dari Uni Emirat Arab (UEA) yang mendanai pembangunan masjid tersebut dengan biaya USD2,9 juta.

BACA JUGA:4 Masjid Bersejarah di Thailand, Negara Lawan Indonesia pada Piala AFF 2022 

Arsitektur masjid ini terbilang megah. Dinding dalamnya mengusung gaya Utsmaniyah. Kemudian berlantaikan dua, dilapisi dengan ubin mawar dan pirus, keramik yang dipesan dari perajin Aljazair.

Kemudian langit-langitnya dihiasi dengan mozaik, dan lampu gantung di kubah tengah. Supaya masjid ini tetap sejuk dan jamaah yang masuk menjadi nyaman, maka dilengkapi AC di dalamnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Terdapat 350 ribu Muslim di Kamboja atau sekira 2 persen dari populasi masyarakat Kamboja, terutama yang berada di ibu kota. Pembangunan masjid ini merupakan salah satu pencapaian besar, yakni bagi muslim di negara tersebut.

Mayoritas populasi Muslim Kamboja adalah etnis Cham. Sekira 70 ribu Muslim Cham meninggal di bawah Khmer Merah, dan sepanjang tahun 1980-an mereka diizinkan kebebasan beragama terbatas.

Namun tak lama setelah peresmian Masjid Al Serkal, keretakan mulai terbentuk di komunitas Muslim tempat masjid itu dibangun.

Pada tahun 2016, sebuah proyek pembangunan jalan yang direncanakan, di mana jika itu terealisasi akan membuat kegaduhan bagi jamaah masjid.

Banyak anggota komunitas Muslim Cham setempat menentang pembangunan tersebut. sementara beberapa pemimpin Cham mendukung pembangunannya dengan alasan bahwa jalan itu akan mengurangi kemacetan lalu lintas dan banjir, serta membawa peluang baru dan kesejahteraan yang lebih besar ke daerah tersebut.

Protes pun terjadi, politikus terlibat, tuduhan mulai menyebar, dan seluruh masalah itu cukup menggegerkan.

Kini perseteruan tersebut mulai meredam, dan keberadaan Masjid Al Serkal menjadi ikon serta pusat pembelajaran umat Islam di Kamboja.

Selain itu, jadi destinasi wisata religi bagi wisatawan mancanegara, bagi mereka yang ingin mengenal Islam lebih dalam.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini