Share

Ini Kalimat yang Dibenci Allah Menurut Hadits, Jangan Ucapkan!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 06 Januari 2023 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 06 614 2741280 ini-kalimat-yang-dibenci-allah-menurut-hadits-jangan-ucapkan-rZlQzZuohf.jpg Kalimat yang dibenci (Foto:Entrepreneur)

TERNYATA ada kalimat-kalimat yang sangat dibenci Allah menurut hadits. Setiap orang diingatkan untuk tetap menjaga perbuatan dan lisan.

Misalnya menghindari ghibah atau mengucapkan cacian, menghina, atau kata-kata kotor serta menyakitkan, baik dalam keadaan sadar maupun tidak.

ย diam

Sebagaimana telah Okezone himpun, ternyata ada kalimat yang sangat dibenci Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

"Kalimat yang paling Allah benci, seseorang menasihati temannya, 'Bertakwalah kepada Allah', namun dia menjawab: Urus saja dirimu sendiri'." (HR Baihaqi dalam Syu'abul Iman, HR An-Nasa'i dalam kitab Amal al-Yaum wa al-Lailah dan dishahihkan Syekh Al Albani dalam As-Shahihah)

Allah Subhanahu wa Ta'ala membenci perbuatan tersebut karena termasuk bentuk kesombongan, serta dapat menyakiti perasaan orang lain yang mengajak dirinya untuk berbuat baik.

ย BACA JUGA:Doa yang Sebaiknya Diamalkan di Pagi Hari, Dibaca Yuk!

Sikap sombong tersebut juga pernah juga dialami oleh Nabi Nuh 'Alaihi salam. Beliau pun mengadu kepada Allah Azza wa Jalla terkait kesombongan kaumnya yang tidak mau menyembah Allah Ta'ala.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Nuh:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุฅูู†ู‘ููŠ ุฏูŽุนูŽูˆู’ุชู ู‚ูŽูˆู’ู…ููŠ ู„ูŽูŠู’ู„ู‹ุง ูˆูŽู†ูŽู‡ูŽุงุฑู‹ุง (5) ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฒูุฏู’ู‡ูู…ู’ ุฏูุนูŽุงุฆููŠ ุฅูู„ู‘ูŽุง ููุฑูŽุงุฑู‹ุง (6) ูˆูŽุฅูู†ู‘ููŠ ูƒูู„ู‘ูŽู…ูŽุง ุฏูŽุนูŽูˆู’ุชูู‡ูู…ู’ ู„ูุชูŽุบู’ููุฑูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฌูŽุนูŽู„ููˆุง ุฃูŽุตูŽุงุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุขุฐูŽุงู†ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ุดูŽูˆู’ุง ุซููŠูŽุงุจูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุตูŽุฑู‘ููˆุง ูˆูŽุงุณู’ุชูŽูƒู’ุจูŽุฑููˆุง ุงุณู’ุชููƒู’ุจูŽุงุฑู‹ุง (7) ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฏูŽุนูŽูˆู’ุชูู‡ูู…ู’ ุฌูู‡ูŽุงุฑู‹ุง.

Artinya: "Nuh berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan sangat menyombongkan diri'." (QS Nuh: 5โ€“7)

Oleh karena itu, umat Islam diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menjaga kalimat-kalimat. Menahan ucapan dari segala sesuatu yang dapat menyakiti hati seseorang, sehingga mengingatkan satu sama lain sesama Muslim adalah suatu kewajiban guna menghindari kemunkaran.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini