Share

Bolehkah Makan dan Minum Pakai Tangan Kiri Menurut Islam?

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 14 Januari 2023 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 14 330 2746246 bolehkah-makan-dan-minum-pakai-tangan-kiri-menurut-islam-0Njk0fTMMU.jpg Ilustrasi hukum makan dan minum pakai tangan kiri menurut Islam. (Foto: Pixabay)

MAKAN adalah salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Di dalam ajaran Islam, makan memiliki adab-adab tersendiri. Hal ini sebagaimana dijelaskan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

"Setiap perbuatan Nabi Muhammad bisa dijadikan teladan. Termasuk bagaimana mengatur pola makan yang baik serta menjadikan makan dengan tangan bagian dari sunnah," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone.

BACA JUGA:Hukum Sholat Dhuha Berjamaah, Ini Kata Para Ulama 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS Al Ahzab Ayat 21)

Lebih lanjut, kata Ustadz Ainul Yaqin, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam selalu menggunakan tangan kanan ketika menyantap makanan. Kemudian sunnah lainnya ketika makan yaitu Nabi menggunakan tiga jari.

"Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam selalu makan dengan tangan kanan, mengunyah makanan dengan baik, tidak tergesa-gesa menelan makanan, makan dengan duduk tidak berdiri, berhenti sebelum kenyang, serta makanan yang halal tentunya," papar dia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya: "Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS Al A'raf: 31)

BACA JUGA:Abu Nawas Lolos dari Hukuman Berkat Buta Warna Gagal Tebak Janggut Tuan Menteri 

Kemudian dalam firman lainnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan:

فَكُلُواْ مِمَّا رَزَقَڪُمُ ٱللَّهُ حَلَـٰلاً۬ طَيِّبً۬ا وَٱشۡڪُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ

Artinya: "Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah." (QS An-Nahl: 114)

Namun jika dilihat seiring perkembangan zaman, sebagian orang sudah beralih menggunakan sendok sebagai alat makan dibandingkan dengan menggunakan tangan. Hal ini juga yang menjadi salah satu standar antara masyarakat kota dan desa. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Lalu bagaimana hukumnya makan dan minum menggunakan tangan kiri? Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan hal tersebut diperbolehkan dengan alasan adanya udzur yang membuatnya harus menggunakan tangan kiri.

الأكل باليد اليسرى بعذر لا بأس به، أما لغير عذر فهو حرام

Artinya: "Makan dan minum dengan tangan kiri ketika ada udzur hukumnya tidak mengapa, adapun jika tanpa udzur maka haram."

Dalam kitab Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyah (6/119) juga disebutkan:

فَإِنْ كَانَ عُذْرٌ يَمْنَعُ الأَْكْل أَوِ الشُّرْبَ بِالْيَمِينِ مِنْ مَرَضٍ أَوْ جِرَاحَةٍ أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ فَلاَ كَرَاهَةَ فِي الشِّمَال

Artinya: "Jika ada udzur yang menghalangi seseorang untuk makan atau minum dengan tangan kanan, semisal karena sakit atau luka atau semisalnya maka tidak makruh menggunakan tangan kiri."

Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah melanjutkan, "Makan dan minum dengan tangan kiri ketika ada udzur hukumnya tidak mengapa, adapun jika tanpa udzur maka haram."

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ وَمَنْ يَتَّبِعْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, sesungguhnya ia menyuruh kepada perbuatan buruk dan kemungkaran." (QS An-Nur: 21)

Wallahu alam bishawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini