Share

Keutamaan Menyayangi dan Menyatuni Anak Yatim Bakal Disandingkan dengan Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 14 Januari 2023 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 14 330 2746256 keutamaan-menyayangi-dan-menyatuni-anak-yatim-bakal-disandingkan-dengan-rasulullah-8og3srC2gg.jpg Ilustrasi keutamaan menyayangi dan menyantuni anak yatim. (Foto: Istimewa/Okezone)

WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan terdapat keutamaan yang sangat besar ketika menyayangi dan menyantuni anak yatim.

Ia menuturkan seseorang yang menyantuni anak yatim, bahkan secara istikamah, maka akan mendapatkan keutamaan luar biasa dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, salah satunya pahala melimpah.

"Orang yang menyantuni anak yatim akan mendapat keutamaan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebab, pertama perilakunya adalah cerminan tingginya keimanan dan ketakwaan kepada Allah Ta'ala," katanya saat dihubungi Okezone.

BACA JUGA:Viral Pria Jadi Yatim sejak Kecil, Kini Sukses dan Bisa Bahagiakan Ibunya 

Lebih lanjut diterangkan, seseorang yang menyantuni anak yatim akan disandingkan dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Ini dikarenakan Nabi Muhammad juga merasakan berada di posisi yang sama, yakni sebagai yatim piatu, sejak kecil sudah ditinggal meninggal dunia oleh kedua orangtuanya.

Hal ini karena Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam merupakan seorang nabi yang merasakan betul suasana kebatinan sebagai anak yatim. Beliau pernah di posisi sebagai anak tanpa kehadiran orangtua.

BACA JUGA:12 Amalan Muharram Miliki Pahala Luar Biasa Besar, Puasa hingga Sedekah untuk Anak Yatim 

Selain itu, seseorang yang selalu menghormati, mengasihi, dengan cara menyatuni anak yatim maka Insya Allah akan meninggal dalam keadaan baik atau husnulkhatimah.

إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَتَدْفَعُ مِيتَةَ السُّوءِ

Artinya: "Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan mencegah dari keadaan mati yang jelek." (HR Tirmidzi nomor 664)

Oleh karena itu, kebaikan dan kasih sayang serta perhatian anak yatim merupakan spirit dan kekuatan yang mereka butuhkan, sebagai kekuatan menghadapi kehidupan sehari-hari. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sangat menghargai dan menyukai orang-orang yang menyantuni anak yatim. Bentuk perhatian yang diberikan tidak hanya melulu soal materi, tetapi perlakuan kasih sayang, serta menganggap mereka adalah ada dan bagian dari kehidupan setiap umat Islam.

"Kelak di hari kiamat ada posisi istimewa yang akan disandingkannya bersebelahan dengan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, tidak main-main," terangnya.

Ungkapan ini juga dijelaskan berdasarkan salah satu riwayat hadits, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berkata:

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً

Artinya: "Dari Sahl bin Sa’ad dia berkata: Rasulullah bersabda, 'Aku dan orang yang menanggung anak yatim yaitu kedudukannya di surga seperti ini.' Kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya." (HR Bukhari)

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini