Share

4 Masjid Apung Indah di Indonesia, Menarik Dikunjungi Kaum Muslimin

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 615 2749488 4-masjid-apung-indah-di-indonesia-menarik-dikunjungi-kaum-muslimin-cEXffJ8c3e.jpg Masjid Amahami NTB salah satu masjid apung yang sangat indah. (Foto: Istimewa/Instagram)

INDONESIA sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim memiliki beragam bangunan masjid indah. Uniknya lagi terdapat masjid apung di sejumlah daerah.

Selain dijadikan tempat ibadah umat Islam, masjid apung di Indonesia juga sekaligus menjadi destinasi wisata religi. Arsitektur yang menarik dan cocok bagi Anda ingin melihat bangunan-bangunan masjid unik.

Berikut empat masjid terapung di Indonesia yang sangat menarik dikunjungi sebagai destinasi wisata religi, sebagaimana telah Okezone himpun.

BACA JUGA:Terungkap! Ternyata seperti Ini Kehidupan di Belakang Masjidil Haram  

Masjid Amirul Mukminin di Pantai Losari Makassar. (Foto: Instagram @farisfajri)

1. Masjid Amirul Mukminin di Makassar

Berlokasi tepat di timur laut Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Masjid Amirul Mukminin disebut-sebut sebagai masjid apung pertama di Indonesia. Dikenal sebagai masjid terapung karena lokasinya unik.

Masjid Amirul Mukminin berada tepat di atas air laut, sehingga tampak seolah-olah terapung di permukaan air saat laut pasang.

Mulanya pembangunan Masjid Amirul Mukminin merupakan gagasan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin untuk memperkaya khasanah landmark Kota Makassar juga sebagai wisata religius. Dibangun mulai 8 Mei 2009, masjid ini kemudian diresmikan pada 21 Desember 2012 oleh Muhammad Jusuf Kalla.

BACA JUGA:Viral Pria Bertato Jago Melukis Kaligrafi Arab di Masjid, Hasil Karyanya Bikin Takjub 

2. Masjid Amahami di Bima NTB

Masjid Terapung Amahami berlokasi Pantai Amahami di Jalan Sultan Muhamad Salahuddin, Belo, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Masjid satu ini cukup menarik perhatian karena menjadi salah satu bagunan yang sangat unik.

Desain masjid ini cukup unik, bagian atasnya berbentuk segitiga dan beberapa menaranya disertai kubah. Menariknya lagi, terdapat ornamen khas Bima, yaitu bunga satako yang artinya bunga setangkai.

Ada makna khusus di balik bunga satako, yaitu mencerminkan menebar kebaikan di dan keharmonisan di sekitarnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

3. Masjid Oesman Al Khair di Kalimantan Barat

Kemudian ada masjid apung bernama Masjid Oesman Al Khair. Lokasinya berada di atas permukaan laut di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Masjid ini dibangun pada 2012.

Bangunannya megah dengan mengadopsi arsitektur ala Timur Tengah. Masjid Oesman Al Khair didominasi warna serba-putih. Sementara untuk interiornya, masjid ala Maroko ini menambahkan kenyamanan bagi jamaah yang datang, khususnya ketika beribadah.

Masjid berkapasitas 3.000 jamaah ini berada di atas permukaan laut. Tidak hanya itu, Masjid Oesman Al dikelilingi kawasan Taman Nasional Gunung Palung.

4. Masjid Raya Al Munawwar di Ternate

Selanjutnya adalah masjid terpaung Masjid Raya Al Munawar yang berlokasi di Ternate, Maluku Utara. Dibangun oleh pemerintah kota setempat pada 2003. Masjid satu ini memberikan pemandangan yang memesona, yakni menghadap langsung ke laut di Ternate.

Masjid Raya Al Munawwar dibangun di lahan seluas 6 hektare dengan luas bangunan 9.512 meter persegi. Sebanyak 15.000 jamaah dapat ditampung di dalam masjid ini.

Arsitektur Masjid Raya Al Munawwar dilengkapi dengan empat menara setinggi 44 meter yang dua di antara dibangun di laut. Pembangunan masjid berlangsung selama tujuh tahun.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini