Share

Indahnya Masjid Muhammad Cheng Ho, Desainnya Perpaduan China dan Indonesia

Hantoro, Jurnalis · Minggu 22 Januari 2023 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 614 2750723 indahnya-masjid-muhammad-cheng-ho-desainnya-perpaduan-china-dan-indonesia-Tua01Ugb0A.jpg Masjid Muhammad Cheng Ho di Surabaya. (Foto: Dok Okezone)

TOKOH Muslim Laksamana Cheng Ho cukup dikenal publik Indonesia. Ada beberapa literatur sejarah yang membahas sosok yang juga akrab disapa Zheng He ini.

Selain itu ada hal unik dari terkait sang laksamana, yakni adanya Masjid Muhammad Cheng Ho di Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini diresmikan penggunaannya pada 23 Mei 2003. Ada banyak sejarah terkait pembangunan masjid itu.

BACA JUGA:Kisah Laksamana Cheng Ho, Ahli Geografi Muslim Penemu Amerika Sebelum Columbus 

Agama Islam hadir di tanah Nusantara berkat peran sosok-sosok penting dari berbagai kalangan. Misalnya saja Laksamana Cheng Ho. Terkenal sebagai tokoh dari Negeri Tirai Bambu, ia ikut dalam misi dakwah Islam di Indonesia.

Sejarah mencatat Laksamana Cheng Ho ditunjuk sebagai ketua misi diplomasi kepada Kaisar China melalui ekspedisi laut dan perdagangan pada 1405 hingga 1433, 7 kali pelayaran dan berkunjung sampai 37 negara. 

Laksamana Cheng Ho. (Foto: Shutterstock)

Perjuangannya pun diwariskan dan diabadikan dalam bentuk Masjid Muhammad Cheng Ho. Masjid Muhammad ini berlokasi di Surabaya dan diresmikan pada 23 Mei 2003.

Masjid Muhammad Cheng Ho memiliki keunikan dari sisi arsitekturnya. Bangunannya merupakan hasil alkulturasi budaya China dan Indonesia.

BACA JUGA:Ponpes Ini Gedungnya Berarsitektur Mirip Masjid Laksamana Cheng Ho 

Keunikan tersebut dapat terlihat ketika memasuki halaman masjid. Patung yang dibuat menyerupai tokoh yang berjasa dalam penyebaran agama Islam tersebut.

Dibentuk sedemikian rupa sebagai penghargaan terhadap pengabdian Laksamana Cheng Ho dan dalam pengorbanannya terhadap agama Islam. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Terdapat pula patung kapal layar yang dahulu digunakan sebagai transportasi Laksamana Cheng Ho dalam melakukan ekspedisinya.

Atap bangunan Masjid Muhammad Cheng Ho berbentuk kelenteng dan bersusun layaknya pagoda. Kemudian pintu depannya terdapat beduk sebagai pelengkap masjid.

Sementara pada sisi bangunan kanan-kirinya dihiasi ornamen serta kaligrafi Arab. Tentunya pemandangan ini dapat dinikmati oleh pengunjung atau turis mancanegara.

Takmir Masjid Cheng Ho, Ahmad Hariyono, mengungkapkan bahwa pada masa pandemi covid-19 aktivitas di sana sempat menjadi sepi. Bahkan, ada kegiatan yang ditiadakan sejak Maret lalu.

"Saat kegiatan digelar dapat menampung jamaah sebanyak 600–700," tuturnya dalam tayangan di kanal YouTube Official iNews.

Masjid Muhammad Cheng Ho pun kini dilengkapi fasilitas kebersihan seperti pencuci tangan dan sabun, hand sanitizer, hingga penyemprotan area masjid secara berkala. Sehingga bagi para turis yang ingin berkunjung harap bersabar terlebih dahulu dengan adanya situasi tersebut.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini