MADINAH - Petugas Haji Indonesia menjamin kelanjutan pengawasan terhadap jamaah yang sakit pascaberakhirnya operasional haji. Operasioanal haji selesai seiring berakhirnya masa kepulangan jamaah haji pada Kamis, 29 November.
Sekretaris Daker Madinah, Sofwan Abdul Djani, menyatakan, pengawasan jamaah yang sakit akan dilakukan oleh tim dari kantor teknis urusan haji Konjen RI serta Kementerian Kesehatan. “Nanti jamaah yang masih tertinggal di Arab Saudi, setelah kami pulang ke Indonesia itu akan diurus oleh kantor teknis urusan haji. Memang ada petugas yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan dua atau satu orang guna memonitor jamaah yang sakit itu,” ungkap Sofwan.
Pengawasan akan dilakukan dari mulai berakhirnya operasional haji hingga jamaah dinyatakan sembuh. “Kalau jamaah itu sudah sembuh biasanya nanti akan dievakuasi ke Indonesia. Nantinya ada pendampingan dari kawan-kawan yang bertugas di sini untuk mengantarkan ke Jakarta,” jelas sofwan.
Setibanya di Jakarta, jamaah akan didampingi petugas Kementerian Agama ke embarkasi masing-masing. “Setelah diterima oleh kanwil kemudian jamaah akan langsung diserahterimakan ke pihak keluarga,” tambahnya.
Sofwan menjamin selama proses perawatan di rumah sakit Arab Saudi hingga pemulangan ke Tanah Air tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh jamaah.
“Gratis, tidak ada biaya apa pun dari jamaah, kami yang nanggung. Termasuk petugas yang antarkan ke Tanah Air kami juga yang akan bayar,’” tegas Sofwan.
Sofwan juga menambahkan bagi keluarga jamaah yang ingin mengetahui kabar dari jamaah sakit di Tanah Suci, khususnya di Madinah, bisa menghubungi telefon Kementerian Agama Jakarta; Eda Yanti di nomor 081586738388 dan di Madinah ke nomor +966503471022.
Sejauh ini terdapat 22 jamaah yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Mereka dirawat dibeberapa rumah sakit seperti di Jeddah, Madinah, dan Makkah.
Di Jeddah terdapat satu jamaah yang dirawat di RS King Fahd, yakni Sulani Ahmad Kasbi (58), Kloter MES-18 Embarkasi Medan. Sulani menderita diabetes.
Sementara pasien yang masih dirawat di rumah sakit di Madinah adalah:
1. Yatty Umanah Sunardjo binti Surya pemilik paspor A 0340070 (PIHK).
2. Siti Fatimah binti Abdullah Sumhudi A 3053930.
3. Hapiyeh binti Pusidin U852186.
4. Karnoto bin Kasmuri A3063036.
5. HJ Sukijan bin Darmo A3026338.
6. Umar Hasnan bin H Anang Imtan A2840415.
7. Morahman bin Sahrun A3007223.
8. Aminah binti Sahuri A2167333.
Jamaah yang masih dirawat di rumah sakit di Makkah:
1. Abdullah Toyib Coreng A3256357.
2. Suroto Cokro Darmojo A2893083.
3. Choirudin Wahab Idris A2583652.
4. Mari Sakira Darman A3170112.
5. Makiah Asnawi Hadad A3324755.
6. Ahmad Syarwani V668032.
7. Misiri bin Masrikun A3003667.
8. Nikmatun Sholihun Sarbini A3681174.
9. Moeflichah A Rifa'i A3060986.
10. Hamamah Badai Musa A2733321.
11. M Idris Reniat A3224613.
12. Abdul Djari A3234069.
13. Tasminatun binti Madkusen A2689331.
(Dian AF)