THAIF - Jika Kota Jakarta punya Puncak, Kota Makkah juga punya Thaif. Ya, Thaif adalah dataran tinggi di Negara Arab Saudi yang cuacanya dingin atau berbanding terbalik dengan Kota Makkah yang suhunya relatif panas.
Cuaca dingin memang paling tepat minum minuman yang hangat. Jadi begitu diminum bisa menghangatkan badan atau menghilangkan rasa kembung di perut karena hembusan angin dingin.
Di sana ada minuman khas, yang jarang ditemui di Kota Makkah. Yakni, teh daun niknak. Daun niknak bentuknya seperti daun kemangi dan rasanya seperti daun mint.
Teh daun niknak dengan mudah ditemui di bahu sepanjang jalan kota Thaif yang berliku. Pengunjang tinggal menepi kemudian memilih lokasi sesuai selera. Menurut salah satu pedagang teh daun niknak, Miqdadh, daun tersebut memang khas Kota Thaif. Dalam satu hari dia bisa menjual 300 gelas teh, dengan harga 2 real per cup atau sekira Rp7.000 (Rp3.500 per real) .
Untuk bisa mengeluarkan aroma mint, kata dia, ada rahasia khusus, yakni air harus benar-benar mendidih. Biasanya, para pedagang merebusnya di teko warna emas. Lalu direbus menggunakan kayu bakar sehingga menghasilkan api yang benar-benar panas .
"Begitu mendidih, daun teh dimasukkan. Teh memang harus panas. Kalau tidak ya tidak keluar aromanya," ujar Miqdadh saat berbincang dengan Okezone.
Setelah benar-benar mendidih, kemudian tuangkan teh ke dalam gelas lalu dimasukan dua atau tiga lembar daun niknak. Aromanya langsung menyeruak bersama uap teh panas.
Minum teh daun niknak juga bisa sebagai ajang relaksasi para wisatawan di Kota Thaif, setelah lelah menempuh perjalanan sekira 1 jam dari Kota Makkah.
Sambil menikmati teh daun niknak, wisawatan bisa membeli jagung bakar atau berbelanja buah khas Thaif, antara lain buah delima, pear, plum, atau srikaya yang berjajar warna-warni dengan rapi. Tetapi yang terpopuler untuk oleh-oleh adalah buah delima.