Ali bin Abi Thalib adalah khalifah keempat yang berkuasa pada tahun 656. Termasuk golongan pemeluk Islam pertama dan salah satu sahabat utama Nabi Muhammad SAW.
Ali bin Abi Thalib juga merupakan sepupu dari Nabi Muhammad sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW. Seperti yang diketahui, Ali menikah dengan putri dari Nabi Muhammad yaitu Fatimah Az Zahra.
(Foto: About Islam)
Ali bin Abu Thalib dijuluki oleh Nabi Muhammad SAW sebagai 'Mustawda’ul ilmi' gudangnya ilmu pengetahuan. Tidak salah jika banyak nasehatnya diamalkan oleh semua umat Islam. Beliau pernah berpesan kepada anaknya Hasan sebelum beliau meninggal.
Pesan Ali bin Abi Thalib bisa kita jadikan pegangan hidup sebagai umat Muslim. Berikut 8 pesan Ali bin Abi Thalib yang disampaikan kepada anaknya. Dikutip dari beberapa sumber, Selasa (25/6/2019).
1. Wahai anakku, kekayaan sesungguhnya yang dimiliki oleh manusia ialah akal. Manusia yang tidak memiliki akal dia tidak akan berarti dan sama kedudukannya dengan binatang. Akal adalah harta yang paling berharga. Gunakanlah akalmu untuk mengamati keajaiban ciptaan Allah dan manfaatkanlah akalmu demi kebahagiaanmu di dunia maupun di akhirat.
2. Wahai anakku, kemiskinan yang sesungguhnya dimiliki oleh manusia adalah kebodohan. Hal yang paling berbahaya dalam hidup ialah kebodohan. Mereka yang bodoh tidak akan mampu untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
Orang bodoh juga tidak akan tahu apa yang harus dilakukannya dan apa yang harus ditinggalkannya sehingga dia akan selalu terjerumus dalam keburukan. Jangan biarkan kebodohan ada di hidupmu karena itu bisa membahayakan hidupmu.
3. Wahai anakku, seburuk-buruknya sifat yang dimiliki manusia adalah sombong. Orang sombong akan selalu merasa dirinya paling benar sehingga dia tidak akan pernah mendengar nasehat orang lain. Lepaskanlah sifat-sifat sombong dalam dirimu, agar orang yang ada di dekatmu tidak menjauhimu.