Pada 2019, sejak MoU ditandatangani pada Desember 2018, Januari mulai bergerak tim katering, transportasi dan akomodasi.
"Biasanya bekerja 3-4 bulan, me-list akomodasi, dapur, me-list pemilik transportasi dengan lebih khusus lagi," kata dia.
Sebelumnya, kata dia, pihak eksekutif dan legislatif memantau kegiatan. Yakni, ada tim pengawas BPK hingga Itjen Kemenag.
Fase kedua, setelah sarana prasana all set, baru masuk ke persiapan SDM, yakni penentuan pemilihan petugas haji di Tanah Air. Di Arab Saudi juga dilakukan penyiapan SDM, yakni petugas pendukung PPIH yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Tahun ini, melibatkan mahasiwa dari 8 negara.