MADINAH – Jamaah haji dari Embarkasi Ujung Pandang (UPG) Kloter 14 mengalami penundaan pemberangkatan hingga 10 jam dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari menjelaskan, jamaah haji dari kloter tersebut seharusnya terbang pukul 19.00 Wita.
Pada jam itu, pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi jamaah haji tersebut memang telah terbang, tapi kemudian kembali lagi karena alasan teknis pesawat. Alhasil, jamaah haji baru bisa berangkat pukul 06.00 Wita.
"Sesuai laporan (pesawat) sempat terbang dan kembali lagi, dan (pesawat) baru diterbangkan 10 jam kemudian," jelas Jauhari di Kantor Urusan Haji Madinah, Rabu (17/7/2019).
Baca juga: Jamaah Haji yang Sakit Berangkat ke Makkah Naik Ambulans
Keterlambatan keberangkatan ini, kata dia, telah dikomunikasikan dengan baik antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang berada di Tanah Air dan di Arab Saudi.
Ia mengatakan, paling tidak ada beberapa hal yang yang harus diantisipasi terkait penundaan keberangkatan tersebut, yakni akomodasi, katering, dan transportasi.
Petugas layanan konsumsi terkait, kata Jauhari, langsung melakukan koordinasi dengan perusahaan katering yang akan menyediakan makanan selamat datang kepada jamaah tersebut.
"Kita cancel layanan konsumsi kedatangan," kata Jauhari.
Baca juga: 7.388 Jamaah Haji Digeser ke Makkah, Sudah 68.947 Calhaj Tiba di Tanah Suci
Selain itu, layanan transportasi juga harus dikoordinasikan. Jangan sampai bus sudah datang, tapi jamaah ternyata terlambat datang.